Cegah Akantosis Nigrikans dengan Mengubah Gaya Hidup

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Cegah Akantosis Nigrikans dengan Mengubah Gaya Hidup

Halodoc, Jakarta - Meski tidak menular dan tidak juga berbahaya, kelainan pigmentasi kulit akantosis nigrikans dapat menjadi tanda gangguan kesehatan ringan hingga berat. Penyakit ini membuat pengidapnya memiliki lipatan-lipatan kulit yang menghitam, menebal, dan bertekstur seperti kain beludru. Bagaimana cara mencegah akantosis nigrikans?

Penyakit akantosis nigrikans bukanlah kelainan kulit biasa. Oleh karena itu, untuk mencegahnya seseorang perlu menghindari faktor risiko serta mengubah gaya hidup. Perubahan gaya hidup yang perlu diterapkan untuk mencegah akantosis nigrikans adalah:

  • Mengurangi berat badan yang berlebih atau obesitas. Misalnya dengan menjalani pola makan yang baik dan olahraga teratur.

  • Mengganti obat-obatan tertentu yang dapat memicu timbulnya akantosis nigrikans. Konsultasi kepada dokter mengenai penggantian obat-obatan.

Baca juga: Kelainan Hormon Picu Akantosis Nigrikans, Benarkah?

Sekarang, diskusi dengan dokter spesialis kulit yang kamu inginkan juga bisa dilakukan di aplikasi Halodoc, lho. Lewat fitur Talk to a Doctor, kamu bisa obrolkan langsung tentang cara mencegah akantosis nigrikans melalui Chat atau Voice/Video Call.

Ketahui Hal-Hal yang Dapat Menyebabkan Akantosis Nigrikans

Penyebab pasti dari akantosis nigrikans memang belum diketahui. Namun, kelainan kulit ini diduga berkaitan dengan resistensi insulin. Berikut ini beberapa hal dan kondisi medis yang dapat menjadi penyebab akantosis nigrikans:

  1. Obesitas. Akantosis nigrikans biasanya muncul akibat dari obesitas. Semakin berat, semakin tinggi risiko mengidap akantosis nigrikans.

  2. Resistensi insulin. Kondisi ini menyebabkan tubuh tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya. Kebanyakan orang dengan akantosis nigrikans juga memiliki resistensi insulin.

  3. Pemakaian obat-obatan dan suplemen. Akantosis nigrikans bisa disebabkan oleh pemakaian obat dan suplemen seperti obat kontrasepsi oral (pil KB), kortikosteroid seperti prednisone, dan niacin dalam dosis tinggi.

  4. Kelainan hormon. Akantosis nigrikans dapat terjadi pada pengidap kelainan hormon seperti hipotiroidisme (kelenjar tiroid kurang aktif), kista ovarium, dan pada pasien dengan berkurangnya produksi hormon di kelenjar adrenal (Penyakit Addison).

  5. Kanker. Akantosis nigrikans bisa terjadi pada pasien kanker seperti limfoma atau tumor lainnya pada organ-organ internal. Umumnya tumor daerah lambung, hati, dan usus besar (kolon).

  6. Kelainan kelenjar hipofisis (pituitary) di otak.

Baca juga: Ini Alasan Pengidap Obesitas Bisa Kena Akantosis Nigrikans

Lakukan Ini Jika Terkena Akantosis Nigrikans

Jika mengalami gejala akantosis nigrikans, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan diagnosis. Dokter biasanya akan mengenali akantosis nigrikans melalui pengamatan langsung ke kulit. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Jadi, pastikan kamu sudah download aplikasinya di ponselmu, ya.

Selanjutnya, dokter akan memeriksa apakah pasien mengalami diabetes atau resistensi insulin, melalui tes gula darah atau tes insulin dengan berpuasa terlebih dahulu. Selain itu, riwayat kesehatan pasien juga diperiksa, termasuk riwayat konsumsi suplemen vitamin dan mineral, atau suplemen pembentuk massa otot. 

Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter akan mengambil sedikit sampel dari potongan kulit (biopsi) yang terkena akantosis nigrikans untuk diperiksa di laboratorium. Pada akantosis nigrikans yang belum diketahui pasti penyebabnya, dokter menganjurkan tes darah dan sejumlah tes lain untuk memastikan penyebabnya.

Setelah diagnosis dipastikan, barulah dilakukan langkah pengobatan. Tujuan dari pengobatan akantosis nigrikans adalah untuk menangani penyebabnya. Dokter umumnya akan menyarankan penanganan berupa:

  • Penurunan berat badan.

  • Konsumsi obat untuk memperbaiki level hormon dalam tubuh jika akantosis nigrikans disebabkan oleh kelainan hormon.

  • Diberikan obat-obatan penurun gula darah bila mengalami diabetes.

  • Operasi, kemoterapi, atau radioterapi bagi pengidap penyakit kanker.

Baca juga: Bisakah Akantosis Nigrikans Ditangani dengan Operasi?

Selain mengatasi penyebabnya, untuk memperbaiki tampilan kulit, dapat diberikan pengobatan seperti:

  • Krim pencerah kulit yang mengandung asam alfa hidroksi, asam salisilat, dan urea.

  • Krim antibiotik.

  • Sabun antibakteri.

  • Obat jerawat minum seperti isotretinoin dan antibiotik.

  • Terapi laser yang memfokuskan sinar yang ditembakkan untuk memperbaiki penampilan kulit.

Referensi:

Healthline (Diakses pada 2019). Acanthosis Nigricans

Medical News Today (Diakses pada 2019). What to know about acanthosis nigricans

Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Acanthosis nigricans