Cegah Hipertensi agar Tidak Menyebabkan Gangguan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
cegah hipertensi

Halodoc, Jakarta - Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang seringkali telat untuk diatasi. Akibatnya, hipertensi dapat menimbulkan berbagai penyakit kronis lainnya, seperti gangguan pada jantung. Hal ini dapat terjadi karena tingginya tekanan darah yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Untuk menghindarinya, cegah hipertensi dengan 5 langkah berikut ini.

Baca juga: 7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Hipertensi

  • Ubah Pola Makan

Pola makan yang tidak baik menjadi awal naiknya tekanan darah. Untuk menghindari hal ini terjadi, kurangi makanan tinggi kandungan natrium, yang sering ditemukan pada garam dapur, serta makanan olahannya. Kamu juga dapat memilih makanan dengan tinggi kalium, untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Makanan dengan kandungan kalium tinggi dapat kamu temukan pada pisang, alpukat, kentang, susu, dan ikan. Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi makanan rendah lemak yang mengandung tinggi serat, seperti sayur-mayur, buah-buahan, serta biji-bijian. 

  • Olahraga Secara Rutin

Olahraga rutin dapat menghindari tubuh dari beragam penyakit berbahaya, salah satunya hipertensi. Untuk menjaga tekanan darah agar tetap normal, minimal lakukan olahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu. Dalam hal ini, kamu tidak perlu melakukan olahraga rutin yang memforsir seluruh tenagamu. Cukup lakukan jalan santai, joging, atau bersepeda. 

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi Membahayakan Kesehatan, Ini Buktinya

  • Jaga Berat Badan Ideal

Seseorang yang obesitas atau kelebihan berat badan akan memiliki risiko 26 kali lebih besar mengalami tekanan darah tinggi. Untuk mencegahnya, salah satu cara yang dapat kamu lakukan adalah menjaga berat badan ideal dengan melakukan diet sehat.

Masing-masing orang tentu memiliki kemampuan diet yang berbeda. Jadi, sebelum melakukan diet, diskusikan terlebih dulu dengan dokter gizi pada aplikasi Halodoc, ya. Menurunkan berat badan sebanyak 45 kilogram dari berat badan berlebih sudah menurunkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi.

  • Kelola Stres dengan Baik

Stres dapat dengan mudah membuat tekanan darah naik secara cepat. Jika kamu tidak pandai dalam mengelola stres dengan baik, maka tekanan darah yang terus melonjak naik akan mengakibatkan tekanan darah tinggi. Stres sangat wajar terjadi, saat hal ini datang, lakukan hal-hal yang dapat membuat pikiran menjadi rileks kembali. Dalam hal ini, kamu dapat melakukan yoga, mendengarkan musik, meditasi, menonton film, atau membaca buku kesukaan.

  • Berhenti Merokok dan Konsumsi Minuman Beralkohol

Merokok dan mengonsumsi alkohol merupakan kebiasaan yang dapat membuat tekanan darah melonjak naik. Meskipun rokok tidak menyebabkan hipertensi secara langsung, tetapi rokok bisa membuat arteri menyempit, sehingga meningkatkan risiko gangguan jantung, seperti stroke, dan serangan jantung. Sedangkan alkohol, memiliki kandungan kalori tinggi yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi Membahayakan Kesehatan, Ini Buktinya

Tekanan darah tinggi dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan darah. Untuk itu, pemeriksaan darah rutin penting dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat hipertensi. Hal ini penting dilakukan karena hipertensi seringkali muncul tanpa gejala dan lebih sering dialami oleh lansia.

Bagi seseorang yang berusia di atas 40 tahun, disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah sebanyak satu kali dalam setahun. Jika hasil pemeriksaan berada pada angka 120139/8089 mmHG, kondisi ini disebut dengan prehipertensi, yaitu kondisi yang menjadi pemicu terjadinya hipertensi. Namun, kamu tidak perlu khawatir hal ini terjadi, karena tekanan darah tinggi masih dapat dicegah dengan dengan melakukan sejumlah pencegahan di atas.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2019. 6 Ways to Prevent Hypertension.
WebMD. Diakses pada 2019. High Blood Pressure Prevention.