• Home
  • /
  • Cegah Molluscum Contagiosum dengan Lakukan 8 Hal Ini

Cegah Molluscum Contagiosum dengan Lakukan 8 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
cegah-molluscum-contagiosum-dengan-lakukan-8-hal-ini-halodoc

Halodoc, Jakarta – Gatal-gatal pada kulit ternyata tidak hanya disebabkan oleh kuman atau bakteri saja, tetapi juga infeksi virus. Moluscum contagiosium adalah infeksi virus pada kulit yang dapat menyebabkan munculnya bintil-bintil yang terasa gatal. Meskipun tidak berbahaya, tetapi rasa gatal yang disebabkan oleh moluskum kontagiosum bisa terasa sangat mengganggu. Karena itu, jangan sampai kamu mengalami penyakit kulit ini. Simak cara mencegah molluscum contagiosum di sini.

Mengenal Molluscum Contagiosum

Molluscum contagiosum merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi virus dengan nama yang sama. Penyakit ini menimbulkan benjolan kecil yang jinak atau disebut juga bintil pada lapisan atas kulit pengidap. Benjolan ini biasanya tidak terasa nyeri, tetapi menimbulkan rasa gatal. Meski demikian, molluscum contagiosum merupakan kondisi yang tidak memerlukan penanganan khusus. Sebab, bintil biasanya dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu 6–12 bulan. Namun, pada pengidap yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, penyakit ini bisa bertahan lebih lama dan memerlukan pengobatan intensif.

Baca juga: Ketahui Gejala untuk Mendeteksi Virus Molluscum

Penyebab dan Cara Penyebaran Molluscum Contagiosum

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyebab molluscum contagiosum adalah virus molluscum contagiosum. Namun, penyakit kulit ini juga menular. Seseorang bisa terkena virus tersebut bila bersentuhan langsung dengan lesi pada kulit pengidap. Penularan molluscum contagiosum dengan cara kontak langsung biasanya lebih sering terjadi pada anak-anak saat berada di lingkungan sekolah.

Sedangkan remaja dan orang dewasa, lebih mungkin tertular virus molluscum contagiosum melalui hubungan seksual. Kamu juga bisa terinfeksi saat melakukan olahraga yang banyak melibatkan kontak langsung dengan kulit telanjang, seperti gulat atau sepakbola

Virus molluscum contagiosum juga dapat bertahan hidup pada permukaan barang-barang yang telah disentuh oleh kulit pengidap. Karena itu, berbagi barang-barang pribadi dengan pengidap, seperti pakaian atau handuk juga bisa menyebabkan seseorang terinfeksi molluscum contagiosum. Hal ini juga termasuk beberapa peralatan olahraga yang dipakai secara pribadi, seperti sarung tangan baseball, tikar gulat, dan helm sepakbola.

Perlu diketahui, bila kamu terinfeksi virus molluscum contagiosum, dapat menyebarkan virus tersebut ke seluruh tubuh. Kamu dapat memindahkan virus dari satu bagian tubuh ke bagian lain ketika menyentuh, menggaruk, atau mencukur bintitan, lalu menyentuh bagian lain dari tubuh kamu.

Baca juga: Bahaya Infeksi Molluscum Contagiosum Mengenai Ibu Hamil

Faktor Risiko Molluscum Contagiosum

Molluscum contagiosum sebenarnya bisa menyerang siapa saja, tetapi beberapa kelompok orang berikut lebih berisiko terinfeksi daripada yang lain:

  • Anak-anak berusia antara 1–10 tahun.

  • Orang yang tinggal di daerah beriklim tropis.

  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah yang disebabkan oleh faktor-faktor, seperti akibat menjalani transplantasi organ atau pengobatan kanker.

  • Orang yang mengidap dermatitis atopik, yaitu jenis eksim yang paling umum yang  menyebabkan timbulnya ruam bersisik dan gatal pada kulit.

  • Orang-orang yang sering melakukan olahraga, seperti gulat dan sepakbola yang banyak melibatkan kontak langsung dari kulit ke kulit.

Cara Mencegah Molluscum Contagiosum

Cara terbaik untuk mencegah molluscum contagiosum sebenarnya adalah dengan tidak menyentuh kulit orang lain yang terinfeksi. Berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari penyebaran infeksi virus molluscum contagiosum

  1. Rajin mencuci tangan dengan menggunakan air hangat dan sabun.

  2. Ingatkan anak-anak untuk mencuci tangan dengan baik, terutama setelah bermain atau berinteraksi dengan orang lain.

  3. Hindari berbagi barang pribadi dengan orang lain, termasuk handuk, pakaian, sisir, atau sabun batangan.

  4. Hindari berbagi perlengkapan olahraga yang mungkin sering terkena sentuhan kulit langsung oleh pemiliknya.

Baca juga: Penting untuk Kesehatan, Inilah Cara Mencuci Tangan yang Benar

Sedangkan bagi kamu yang sudah terinfeksi dengan molluscum contagiosum, berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah infeksi virus menyebar ke seluruh tubuhmu maupun menularkannya ke orang lain:

  1. Hindari mencabut atau menyentuh area kulit di mana terdapat bintil-bintil.

  2. Jaga agar benjolan tetap bersih dan tertutup untuk mencegah kamu maupun orang lain menyentuh dan menyebabkan penyebaran virus.

  3. Hindari mencukur di tempat bintil-bintil berada.

  4. Hindari berhubungan seksual bila kamu memiliki bintil-bintil di area genital.

Itulah 8 cara untuk mencegah penyakit kulit molluscum contagiosum yang mengganggu. Bila kamu mengalami masalah kulit yang gejalanya mirip dengan gejala molluscum contagiosum, coba bicarakan saja pada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui fitur Chat with A Doctor dan berbicara melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2019. Molluscum Contagiosum.