• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Trombositopenia dengan Berhenti Minum Alkohol

Cegah Trombositopenia dengan Berhenti Minum Alkohol

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Alkohol adalah salah satu kandungan yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh saat dikonsumsi terlalu banyak. Kandungan tersebut dapat memengaruhi banyak bagian tubuh yang penting, seperti jantung dan ginjal. Selain itu, konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menimbulkan gangguan pada trombosit sehingga tubuh kekurangan sel darah tersebut. Gangguan ini disebut juga dengan trombositopenia.

Tubuh membutuhkan trombosit guna mengobati luka dengan cara membekukan darah sehingga perdarahan berhenti. Pada seseorang yang mengidap trombositopenia, perdarahan yang terjadi mungkin sulit untuk dihentikan. Namun, benarkah jika berhenti mengonsumsi alkohol dapat mencegah gangguan yang berhubungan dengan trombosit tersebut? Berikut ulasan selengkapnya!

Baca juga: Mengidap Trombositopenia, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Hentikan Kebiasaan Konsumsi Alkohol untuk Cegah Trombositopenia

Trombositopenia adalah penurunan jumlah trombosit di bawah 150.000 dalam satu mikroliter darah, yaitu di bawah batas normal yang sebesar 150.000–400.000 mikroliter. Saat tubuh kekurangan trombosit, seseorang rentan untuk mengalami perdarahan di luar bahkan di dalam tubuh. Dalam kasus yang jarang dan sangat parah, seseorang yang mengidap gangguan trombosit ini dapat mengalami gangguan fatal, seperti perdarahan otak.

Memang, trombositopenia adalah salah satu penyakit yang sangat berhubungan dengan minuman keras di tahun 1960–1970an. Hal ini dapat terjadi saat seseorang sangat kecanduan terhadap minuman keras yang menimbulkan kerusakan pada beberapa organ tubuh, terutama hati. Hal tersebut menyebabkan penurunan produksi trombosit sehingga trombositopenia terjadi. Maka dari itu, berhenti mengonsumsi miras sedini mungkin dapat mencegah gangguan tersebut.

Selain itu, terdapat penelitian yang menyebutkan jika mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menimbulkan efek langsung dan tidak langsung pada sumsum tulang dan mampu menyebabkan pansitopenia. Sumsum tulang juga berfungsi untuk menghasilkan trombosit dan jika bagian tersebut terganggu, maka kemungkinan jumlah sel darah yang berguna untuk menyebabkan pembekuan dapat menurun drastis.

Baca juga: Yang Terjadi Jika Trombosit Darah di Tubuh Rendah

Lalu, apa saja cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya trombositopenia selain berhenti mengonsumsi alkohol?

Gangguan ini dapat dicegah tergantung dari penyebab spesifiknya, meskipun seringnya sulit untuk dicegah. Namun, terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan agar kamu tidak mudah mengidap masalah ini. Berikut ini beberapa caranya:

  • Pastikan untuk menghindari kontak dengan bahan kimia beracun, seperti pestisida, arsen, dan benzena yang dapat memperlambat produksi trombosit di dalam tubuh jika terhirup atau masuk ke tubuh.
  • Hindari konsumsi obat-obatan yang dapat menurunkan jumlah trombosit, terlebih lagi jika kamu pernah mengalaminya. Beberapa obat mungkin dapat memengaruhi trombosit dan meningkatkan risiko perdarahan, seperti aspirin dan ibuprofen. Obat ini bisa saja terlalu banyak mengencerkan darah di dalam tubuh.
  • Tanyakan pada dokter terkait vaksinasi yang dapat memengaruhi jumlah trombosit di dalam tubuh. Beberapa vaksin untuk penyakit, seperti gondok, campak, rubella, dan cacar air memiliki kemungkinan menyebabkan hal tersebut. Maka dari itu, cobalah untuk bertanya terlebih dahulu sebelum mendapatkannya.

Itulah pembahasan mengenai trombositopenia yang dapat dicegah dengan berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Selain dapat mencegah gangguan terkait trombosit tersebut, kamu juga dapat melindungi beberapa organ penting lainnya dari pengaruh zat tersebut. Dengan begitu, kesehatan tubuh secara keseluruhan tetap terjaga dengan mengubah kebiasaan yang kerap dilakukan.

Baca juga: Proses Kemoterapi Bisa Picu Trombositopenia, Ini Faktanya

Apabila kamu masih memiliki pertanyaan yang berhubungan dengan trombositopenia, dokter dari Halodoc siap menjelaskan dengan selengkap-lengkapnya. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc dan dapatkan kemudahan terkait kemudahan mendapatkan akses kesehatan!

Referensi:
Science Direct. Diakses pada 2020. Alcohol-induced thrombocytopenia: Current review.
HOACNY. Diakses pada 2020. Screening and Prevention of Thrombocytopenia.