• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cek Fakta: Beras Merah Lebih Sehat daripada Beras Putih

Cek Fakta: Beras Merah Lebih Sehat daripada Beras Putih

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cek Fakta: Beras Merah Lebih Sehat daripada Beras Putih

“Beras merah sudah sejak lama dianggap lebih menyehatkan daripada beras putih. Ini karena beras merah tergolong sebagai biji-bijian utuh dan mengandung serat yang lebih tinggi. Ia juga kaya akan nutrisi dan sangat cocok untuk dijadikan menu diet untuk menurunkan berat badan.”

Halodoc, Jakarta –  Kamu pasti sudah sering mendengar bahwa alangkah lebih baik untuk segera beralih ke beras merah dan mengurangi konsumsi beras putih. Beras merah memang sumber karbohidrat berenergi yang kaya nutrisi. Namun, apakah benar ia adalah pilihan yang lebih menyehatkan daripada beras putih yang bisa dimakan? 

Jika kamu ingin tahu apakah beras merah terbukti lebih sehat atau tidak dibandingkan beras putih, kamu harus simak ulasannya berikut! 

Baca juga: Untuk Anak, Pilih Beras Merah atau Putih? 

Beras Merah vs Beras Putih

Beras merah adalah gandum utuh dan biji-bijian dianggap ‘utuh’ jika tiga bagian aslinya—dedak, benih, dan endosperm—tetap utuh. Karena beras ini menyimpan semua bagian aslinya, ia menyediakan lebih dari dua kali lipat serat dibandingkan dengan beras putih. 

Itu karena nasi putih bukanlah gandum utuh. Beras putih itu halus, artinya bagian lainnya dibuang dan hanya menyisakan endosperm. Sebagai gandum utuh, beras ini juga mengandung nutrisi penting yang lebih tinggi.

Dalam satu cangkir beras merah long grain yang dimasak mengandung 248 kalori, 5,5 gram protein, 52 gram karbohidrat dengan 3 gram serat, dan kurang dari 2 gram lemak. Beras ini juga secara alami kaya akan vitamin dan mineral. Dalam porsi yang sama, yakni seukuran bola tenis, ia bisa memenuhi 88 persen kebutuhan harian akan mangan, mineral yang dibutuhkan untuk fungsi kekebalan tubuh, produksi kolagen, dan tulang yang kuat, dan lebih dari 20 persen kebutuhan harian akan magnesium, yang dibutuhkan untuk otot. dan fungsi saraf, produksi DNA, dan pengaturan gula darah dan tekanan darah.

Beras jenis ini yang dimasak juga memasok antara 10 dan 27 persen dari kebutuhan harian untuk selenium, tembaga, fosfor, dan beberapa vitamin B, nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.

Gandum utuh ini juga penuh dengan antioksidan yang melindungi kesehatan. Sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Antioksidan menyimpulkan bahwa beras ini mengandung banyak jenis senyawa fenolik. Kelompok antioksidan umum ini diketahui melindungi sel dari kerusakan yang terkait dengan risiko diabetes tipe 2, obesitas, kanker, dan penyakit jantung yang lebih besar.

Jika kamu hendak beralih ke beras merah, alangkah lebih baik kamu bertanya dahulu ke dokter. Terutama jika kamu memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, ada baiknya kamu mengunjungi dokter gizi di rumah sakit terlebih dahulu. Kamu bisa buat janji dahulu di Halodoc supaya lebih mudah dan praktis.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Nasi Merah Bisa Turunkan Kolesterol

Beras yang Ampuh Menurunkan Berat Badan

Mengganti biji-bijian yang lebih halus dengan beras merah dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Biji-bijian olahan seperti nasi putih, pasta putih, dan roti putih memiliki lebih sedikit serat dan nutrisi jika dibandingkan dengan biji-bijian utuh seperti beras merah.

Misalnya, satu cangkir (158 gram) beras merah mengandung 3,5 gram serat, sedangkan beras putih mengandung kurang dari 1 gram. Serat membantu tubuh tetap kenyang dalam jangka waktu yang lebih lama, jadi memilih makanan kaya serat dapat membantu kamu mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan. 

Baca juga: 8 Kebiasaan untuk Tetap Sehat Tanpa Olahraga 

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 74.000 wanita menemukan bahwa mereka yang makan lebih banyak biji-bijian memiliki berat badan yang lebih rendah secara konsisten daripada mereka yang makan lebih sedikit biji-bijian. Selain itu, wanita yang memiliki asupan serat tertinggi memiliki risiko 49% lebih rendah mengalami kenaikan berat badan dibandingkan wanita yang memiliki asupan serat terendah. 

Mengganti nasi putih dengan nasi merah juga dapat membantu mengurangi lemak perut. Dalam sebuah penelitian, 40 wanita kelebihan berat badan yang makan 2/3 cangkir (150 gram) beras merah per hari selama enam minggu mengalami penurunan berat badan dan lingkar pinggang yang signifikan dibandingkan dengan wanita yang makan nasi putih dalam jumlah yang sama.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Health. Diakses pada 2021. Is Brown Rice Healthy, and Should You Choose It Over White Rice? Here’s What a Nutritionist Says.
Healthline. Diakses pada 2021. Is Brown Rice Good for You?