• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cek Fakta: Minum Kopi Dapat Atasi Pengar
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cek Fakta: Minum Kopi Dapat Atasi Pengar

Cek Fakta: Minum Kopi Dapat Atasi Pengar

2 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 Maret 2022

“Mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan menyebabkan munculnya gejala pengar keesokan harinya. Istilah pengar yang dimaksud adalah kondisi habis mabuk. Ada yang menyebutkan bahwa kopi dapat mengatasi sejumlah gejala tersebut. Lantas, bagaimana kebenarannya?”

Cek Fakta: Minum Kopi Dapat Atasi Pengar

Halodoc, Jakarta – Pengar ditandai dengan sejumlah kondisi, termasuk sakit kepala, mual, dan rasa gelisah. Sejauh ini, satu-satunya cara untuk mengatasi pengar adalah dengan menghindari konsumsi alkohol, atau mengonsumsi dalam jumlah sedang saja. Apakah pengar dapat diatasi dengan segelas kopi?

Apa Itu Pengar?

Sebelum mengetahui fakta mengatasi pengar dengan kopi, sebaiknya kamu lebih dulu mengetahui maksudnya. Pengar adalah kondisi yang terjadi setelah seseorang mengonsumsi alkohsol berlebihan. Kondisi ini biasanya terjadi keesokan harinya atau beberapa jam setelah mengonsumsi alkohol.

Hingga kini, belum diketahui tentang penyebab pasti dari pengar. Namun, faktor biologis, seperti dehidrasi, iritasi gastrointestinal, peradangan, paparan bahan kimia, dan gangguan tidur berkontribusi pada gejala yang muncul. Selain mual, sakit kepala, dan rasa gelisah, pengar ditandai dengan:

  • Rasa kelelahan.
  • Rasa lemah atau lemas.
  • Sakit kepala.
  • Peningkatan rasa haus.
  • Sensitivitas terhadap cahaya dan suara.
  • Berkeringat.
  • Sifat cepat marah.
  • Rasa cemas berlebihan.
  • Bibir kering.
  • Mual dan muntah.
  • Peningkatan asam lambung.
  • Peningkatan tekanan darah.

Berkaitan dengan dehidrasi, konsumsi alkohol akan memperlambat pelepasan hormon antidiuretik yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kafein dalam kopi juga tidak baik untuk sakit kepala akibat pengar. Pasalnya, kafein dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah dalam tubuh.

Gejala sendiri akan bervariasi tergantung pada kondisi masing-masing orang. Meskipun jumlah alkohol yang dikonsumsi sama, dampaknya dapat memengaruhi orang secara berbeda. Hal tersebut membuat gejala pengar tidak dapat memprediksi dari berapa banyak jumlah alkohol yang dikonsumsi.

Faktanya, Kopi Tidak Dapat Mengatasi Pengar

Hingga kini, tidak ada obat atau minuman yang dapat mengatasi pengar, termasuk kopi. Mirip dengan alkohol, kafein dalam kopi bersifat diuretik. Oleh karena itu, konsumsi kopi setengah alkohol dapat memicu tubuh mengalami dehidrasi, sehingga berpotensi memperpanjang atau memperburuk gejala pengar.

Dari jurnal berjudul Alcohol and Caffeine: The Perfect Storm, orang yang mencampur alkohol dan kafein lebih cenderung terlibat dalam perilaku berisiko ketimbang mereka yang minum alkohol saja. 

Sedangkan hasil studi yang dituangkan dalam jurnal Effects of Caffeinated vs. Non-Caffeinated Alcoholic Beverage on Next-day Hangover Incidence and Severity, Perceived Sleep Quality, and Alertness, juga mencatat bahwa mencampur alkohol dan kafein tidak mencegah pengar.

Itulah sejumlah fakta jika kopi tidak dapat dikonsumsi untuk mengatasi pengar. Ingat, tidak ada obat atau minuman yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi pengar. Jadi, satu-satunya cara untuk mencegahnya adalah tidak mengonsumsi alkohol berlebihan. Jika ada yang ingin ditanyakan, diskusikan dengan dokter di Halodoc.

Jika kamu ingin membaca informasi lain seputar kesehatan, download Halodoc sekarang juga, ya!

Referensi:

Medical News Today. Diakses pada 2022. Can drinking coffee treat a hangover?
Center for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Alcohol and Caffeine.
J Caffeine Res. 2011 Sep; 1(3): 153–162. Diakses pada 2022. Alcohol and Caffeine: The Perfect Storm.
Addict Behav. Diakses pada 2022. Effects of Caffeinated vs. Non-Caffeinated Alcoholic Beverage on Next-day Hangover Incidence and Severity, Perceived Sleep Quality, and Alertness