Cek Fakta: Rutin Bangun Pagi Bikin Lebih Bahagia

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   19 Oktober 2021
Cek Fakta: Rutin Bangun Pagi Bikin Lebih BahagiaCek Fakta: Rutin Bangun Pagi Bikin Lebih Bahagia

Bangun pagi tidak hanya bisa memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan mental seseorang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bangun pagi bisa mengurangi risiko depresi. Hal itu karena adanya hubungan antara preferensi fisiologis seseorang dengan suasana hati.

Halodoc, Jakarta – Kebanyakan orang biasanya bangun pagi pada hari biasa atau weekdays karena adanya tuntutan pekerjaan atau sekolah, dan cenderung bangun siang pada akhir pekan. Namun, membiasakan diri untuk bangun pagi setiap hari ternyata bisa memberikan manfaat baik, lho. Salah satunya adalah membuat kamu lebih bahagia.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Psychiatry, menyesuaikan jadwal tidur bisa memberi pengaruh baik untuk kesehatan mental kamu. Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa bangun satu jam lebih awal dari biasanya bisa menurunkan risiko depresi sebesar 23 persen. Berikut ulasannya.

Baca juga: Intip Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari

Alasan Bangun Pagi Bikin Lebih Bahagia

Para peneliti di University of Colorado Boulder (CU Boulder) dan Broad Institute of MIT dan Harvard menganalisis data genetik dari hampir 840.000 orang dewasa keturunan Eropa. Data tersebut meliputi 85.000 orang yang memakai pelacak tidur yang bisa dipakai selama 7 hari dan 250.000 yang mengisi kuesioner preferensi tidur. Dari penelitian tersebut didapati bahwa semakin awal kamu bangun pagi, semakin baik manfaatnya.

Melansir dari CNBC Make It, penelitian sebelumnya sudah menunjukkan bahwa ada hubungan antara kronotipe, atau preferensi fisiologis seseorang di pagi atau malam hari dengan suasana hati. Contohnya, orang yang memiliki jam tidur seperti burung hantu, memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami depresi, dibandingkan dengan orang yang punya kebiasaan bangun pagi atau morning person.

Celine Vetter, penulis studi dan asisten profesor fisiologi integratif di University of Colorado, Boulder mengatakan bahwa ada beberapa penjelasan yang masuk akal untuk hubungan antara kronotipe dan suasana hati ini. 

Secara fisiologi, orang yang bangun lebih awal bisa mendapatkan paparan cahaya yang lebih tinggi yang bisa meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Selain itu, Vetter juga menambahkan bahwa orang-orang pagi cenderung memiliki keseimbangan yang lebih baik dengan jadwal kerja dan istirahat yang khas. Sementara orang-orang yang tidur di malam hari mungkin lebih sulit beradaptasi pada jadwal aktivitas sehari-hari.

Memang, tidak dipungkiri bahwa tuntutan pekerjaan yang begitu tinggi seringkali membuat banyak orang tidak bisa memiliki jam tidur yang ideal. Penulis penelitian di Inggris yang menemukan bahwa bangun pagi bisa melindungi dari depresi dan meningkatkan kesejahteraan, juga mengakui bahwa tidak sinkronnya rutinitas harian dengan jam internal merupakan alasan potensial mengapa orang-orang malam cenderung tidak memiliki jam biologis yang selaras. Pekerjaan yang menumpuk yang harus dilakukan mengharuskan beberapa orang untuk kerja lembur, bahkan sampai pagi, sehingga akhirnya mengacaukan rutinitas, termasuk jadwal tidur.

Meskipun kronotipe bersifat genetik, tetapi Vetter mengungkapkan bahwa ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk “meretas” jam tubuh kamu agar kamu bisa bangun lebih pagi. Jadi, bukan berarti tidak ada solusi bagi jadwal tidur yang sudah terlanjur berantakan akibat tuntutan pekerjaan, masih ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya.

Baca juga: Pentingnya Jam Tidur Ideal bagi Kesehatan

Tips Agar Bisa Bangun Pagi

Menurut Vetter, cahaya adalah faktor penting agar kamu bisa bangun pagi. Jadi, usahakan lah untuk membuat pagi hari kamu secerah mungkin, dan malam hari kamu lebih gelap. Pada pagi hari, cobalah untuk menikmati waktu di luar rumah. Misalnya, kamu bisa menikmati kopi di teras rumah agar bisa terpapar sinar matahari. Selain itu, berolahraga di luar rumah pada pagi hari juga bisa memberikan sinyal lebih kuat pada tubuh bahwa sudah waktunya untuk bangun. 

Sedangkan pada malam hari, minimalkan penggunaan elektronik sebelum tidur. Terakhir, hindarilah ngemil larut malam, karena bisa berdampak pada pencernaan kamu dan akhirnya mengganggu jadwal tidur kamu.

Baca juga: 7 Tips Agar Bangun Pagi dengan Bugar

Itulah penjelasan mengenai manfaat bangun pagi yang bisa bikin kamu lebih bahagia. Yuk, coba kebiasaan baik ini mulai dari sekarang. Bila kamu punya keluhan kesehatan tertentu akibat jadwal tidur yang tidak teratur, coba cek kebutuhan obat yang bisa mengatasi keluhan tersebut lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
CNBC Make It. Diakses pada 2021. Here’s why morning people are happier — and how to ‘hack’ your body clock to be one

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan