• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cemas Bikin Insomnia, Bagaimana Mengatasinya?

Cemas Bikin Insomnia, Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Rasa cemas merupakan hal normal yang dapat dirasakan oleh siapa saja. Apalagi jika ada suatu kondisi yang tidak berjalan dengan sesuai rencana. Namun, perhatikan jika rasa cemas yang kamu rasakan menyebabkan gangguan lainnya, seperti munculnya pikiran berlebihan atau mengalami rasa kelelahan terus-menerus.

Baca juga: Mengidap Gangguan Kecemasan, Ini Dampaknya pada Tubuh

Kondisi tersebut bisa menandakan kamu sedang mengalami gangguan kecemasan. Kondisi yang dikenal juga sebagai anxiety disorder ini terjadi ketika seseorang memiliki rasa cemas dan khawatir secara berlebihan terhadap suatu hal. Bukan itu saja, kondisi ini juga bisa memicu pengidapnya mengalami gangguan tidur, yaitu insomnia.

Nah, tidak ada salahnya kenali lebih banyak kaitan antara gangguan cemas dan insomnia dalam artikel ini. Dengan begitu, kamu dapat melakukan beberapa cara tepat untuk mengatasi kondisi tersebut.

Inilah Kaitan Gangguan Cemas dan Insomnia

Pernah mengalami rasa cemas? Tenang, nyatanya rasa cemas bisa dirasakan oleh siapa saja. Apalagi jika terdapat situasi yang tidak sesuai dengan harapan atau keinginan. Normalnya, rasa cemas akan segera pulih saat pemicunya menghilang atau dapat diatasi. 

Namun, pada beberapa orang rasa cemas yang dirasakan begitu mengganggu. Perasaan cemas ini menyebabkan kesulitan berkonsentrasi, rasa lelah, merasa gelisah, ketakutan dan cemas berlebihan, hingga menjadi lebih emosional atau mudah tersinggung. Bahkan, tidak jarang kondisi ini dirasakan dalam waktu yang cukup panjang. 

Nah, kondisi inilah yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda adanya gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Tidak hanya itu, bahkan kondisi ini juga dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia. 

Namun, bagaimana kaitannya antara rasa cemas dan insomnia? Gangguan cemas dan insomnia adalah dua hal yang sangat berkaitan erat. Saat kamu mengalami gangguan cemas, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko stres dan depresi. Kedua gangguan inilah yang dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia.

Kondisi insomnia yang tidak diatasi dengan baik, nyatanya juga dapat memperburuk gejala gangguan cemas. Tidak jarang, gangguan cemas yang disertai dengan insomnia dapat menyebabkan pengidapnya mengalami mimpi buruk saat tertidur. 

Baca juga: Hati-Hati, Stres Bisa Sebabkan Gangguan Insomnia

Lakukan Cara Ini untuk Mengatasi Gangguan Cemas dan Insomnia

Jika kamu mengalami beberapa gejala terkait gangguan kecemasan yang disertai insomnia, sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan mental kamu pada psikolog di rumah sakit terdekat. Penanganan tepat yang dilakukan oleh medis dapat membuat kondisi kesehatan fisik maupun mental kamu akan semakin membaik.

Selain pengobatan dan terapi, kamu juga bisa melakukan beberapa cara untuk mengatasi gangguan cemas maupun insomnia di rumah. 

1.Rutin Olahraga

Olahraga menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental. Dengan berolahraga, kamu bisa meredakan gejala gangguan cemas yang dirasakan. Bahkan, olahraga cukup efektif untuk menurunkan tingkat stres dan depresi. 

Bukan hanya kesehatan mental, olahraga juga bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga menurunkan risiko insomnia. Jadi, tidak ada alasan untuk menunda melakukan olahraga.

2.Hindari Alkohol dan Kafein

Selain menjaga kesehatan paru-paru dan jantung, nyatanya menghindari mengonsumsi alkohol juga bisa menurunkan risiko gangguan cemas. Selain itu, meskipun alkohol dapat memberikan efek rileks, tetapi terlalu banyak mengonsumsi alkohol justru dapat meningkatkan risiko insomnia. 

Selain itu, minuman atau makanan yang mengandung kafein juga dapat memicu gejala gangguan kecemasan dan insomnia semakin memburuk. Pilihlah berbagai makanan sehat yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi.

3.Carilah Dukungan Kerabat Dekat atau Keluarga

Tentunya, kondisi kesehatan mental akan semakin optimal dengan dukungan kerabat dekat atau keluarga. Tidak ada salahnya untuk bertukar cerita saat gangguan cemas muncul. Dengan begitu, kamu dapat mengeluarkan perasaan mengenai hal yang kamu cemaskan.

4.Konsisten

Tidak ada salahnya membuat jadwal tidur atau catatan kecil terhadap setiap situasi dan kondisi yang memicu gangguan cemas. Menjalani jadwal tidur secara konsisten membuat kamu terbiasa untuk memenuhi jam tidur yang dibutuhkan. 

Dengan menuliskan setiap hal yang memicu gangguan cemas, juga membuat tim medis atau psikolog lebih mudah mengatasi penyebab gangguan cemas yang kamu alami. Namun, lakukan terapi dan pengobatan secara konsisten.

5.Teknik Relaksasi

Jangan lupa untuk melakukan teknik relaksasi agar tingkat stres dapat menurun. Dengan begitu, kamu bisa memiliki kualitas tidur dan menurunkan gejala gangguan cemas. Caranya? Kamu bisa mendengarkan musik yang santai sebelum tidur dan lepaskan pikiran sejenak. 

Pastikan kamu tidur di kamar yang nyaman dan bersih agar situasi tidur semakin tenang. Jangan lupa untuk gunakan cahaya lampu yang tidak terlalu terang agar suasana rileks semakin terbangun.

Baca juga: 4 Aktivitas yang Bisa Mengurangi Rasa Cemas Berlebihan

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi gangguan cemas yang disertai insomnia. Penanganan yang tepat tentunya membuat kondisi kesehatan mental maupun fisik menjadi lebih baik.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. 11 Signs and Symptoms of Anxiety Disorders.
Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know About Anxiety.
Sleep Foundation. Diakses pada 2021. Anxiety and Sleep.
Healthline. Diakses pada 2021. What is The Link Between Anxiety and Insomnia.
Sleep Foundation. Diakses pada 2021. Insomnia and Sleep.
Sleep Foundation. Diakses pada 2021. Alcohol and Sleep.
Web MD. Diakses pada 2021. Learn to Relax and Sleep Like a Baby.