07 June 2018

Cicip 3 Jenis Teh untuk Berbuka Puasa

Cicip 3 Jenis Teh untuk Berbuka Puasa

Halodoc, Jakarta – Salah satu menu favorit untuk berbuka puasa adalah teh manis, baik disajikan dalam keadaan hangat atau dingin. Nyatanya, teh manis mampu menggantikan rasa haus dan lapar setelah seharian menjalani ibadah puasa. Namun perlu diingat, jangan berlebihan dalam mengonsumsi teh saat berbuka puasa karena kadar kafein dalam teh bisa membuat lambung kamu yang kosong menjadi sakit.

(Baca juga: Buka Puasa Jangan Ditunda, Ini Akibatnya)

Namun tentu berbeda dengan kopi, teh juga memiliki manfaat yang cukup baik untuk kesehatan, misalnya sebagai antioksidan. Teh dalam jenis –jenis tertentu nyatanya juga bisa membantu kita dalam menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, manfaatnya dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan dapat mencegah kantuk juga menjadi beberapa alasan banyak orang menyukai minum teh.

Bahkan di Jepang, minuman teh digunakan sebagai upacara kebudayaan yang cukup penting dan upacara minum teh sendiri sudah berlangsung lebih dari seribu tahun lamanya.

Berikut adalah jenis-jenis teh yang perlu kamu tahu dan manfaatnya untuk kesehatan:

 

  • Teh Jahe

 

Terkadang saat menjalani ibadah puasa, kamu kamu suka merasa pusing atau masuk angin karena tubuh yang tidak diisi dengan makanan dan minuman selama satu hari penuh. Nah, untuk mengembalikan tubuh kamu kembali segar dan bugar, kamu bisa mencoba menikmati teh jahe sebagai salah satu menu berbuka puasa kamu.

Jangan lupa pilih teh jahe yang hangat dan tambahkan madu untuk mendapatkan rasa manis. Selain bisa mengembalikan energi kamu, mual-mual yang kamu rasakan juga bisa hilang dengan mengonsumsi teh madu saat berbuka puasa.

 

  • Teh Putih atau White Tea

 

Teh putih merupakan satu-satunya teh yang paling sedikit mengalami proses. Sehingga, teh putih ini menjadi teh yang paling murni dan memiliki antioksidan yang lebih banyak dibanding jenis teh yang lainnya. Teh putih memiliki rasa yang ringan dan sedikit manis jadi cukup banyak disukai oleh pecinta teh, khususnya untuk berbuka puasa.

Teh putih juga memiliki manfaat yang baik untuk kulit. Setelah berpuasa satu hari, kulit akan kering karena mengalami dehidrasi. Dengan mengonsumsi teh putih untuk berbuka puasa, kesehatan kulit kamu tentu akan terjaga.

 

  • Teh Oolong

 

Dibandingkan dengan teh hijau atau teh merah, teh oolong sepertinya belum terlalu dikenal di Indonesia. Padahal, jika dilihat dari manfaat untuk kesehatan, teh oolong memiliki manfaat yang tidak kalah dengan jenis teh lainnya.

Teh oolong memiliki kadar antioksidan cukup banyak jika dibanding dengan teh hijau atau teh merah. Selain itu, teh oolong merupakan salah satu teh yang cukup aman di lambung. Jadi, jika kamu memilih teh oolong sebagai salah satu menu untuk berbuka puasa, kamu tidak perlu khawatir lambung kamu akan sakit atau nyeri. Pasalnya, dalam teh oolong ada kandungan antioksidan L-theanine yang dapat digunakan sebagai proteksi untuk dinding lambung. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat memperkecil terjadinya kembung akibat kelebihan produksi asam lambung.

(Baca juga: Konsumsi 3 Makanan Sehat Ini Saat Sahur dan Buka Puasa)

Perlu diingat untuk tidak berlebihan mengonsumsi teh saat berbuka puasa, ya. Jika kamu ingin tahu lebih banyak mengenai makanan sehat yang tepat untuk berbuka puasa, kamu bisa tanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!