• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cuaca Dingin Rentan Timbulkan Bronkiolitis

Cuaca Dingin Rentan Timbulkan Bronkiolitis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cuaca Dingin Rentan Timbulkan Bronkiolitis

Halodoc, Jakarta - Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tangan atau tubuh saat akan menjaga Si Kecil. Paparan virus atau bakteri nyatanya menjadi penyebab terbesar anak-anak mengalami gangguan kesehatan. Salah satunya adalah Respiratory syncytial virus (RSV) yang dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru, yaitu bronkiolitis pada anak.

Baca juga: Kenali 4 Fakta Penting Mengenai Bronkiolitis

Bronkiolitis merupakan kondisi di mana terjadi infeksi saluran pernapasan yang menyebabkan radang dan penyumbatan pada bronkiolus. Bahayanya, penyakit ini lebih sering dialami oleh bayi hingga anak-anak yang berusia 2 tahun. Penyakit ini merupakan penyakit menular. Selain kurang menjaga kebersihan tangan, cuaca dingin juga rentan timbulkan bronkiolitis. Yuk, simak alasannya dalam artikel ini!

Inilah Alasan Cuaca Dingin Rentan Timbulkan Bronkiolitis

Bronkiolitis sering terjadi ketika virus menyerang bronkiolus dan menyebabkan infeksi. Hal ini dapat membuat bronkiolus meradang dan membengkak. Kondisi ini juga akan memicu munculnya lendir yang membuat udara sulit mengalir bebas menuju dan keluar dari paru-paru. 

Respiratory syncytial virus merupakan penyebab utama penyakit bronkiolitis. Kondisi ini sangat umum dialami oleh anak bayi hingga usia 2 tahun. Perlu diketahui, bronkiolitis merupakan penyakit yang mudah menular

Penularan akan terjadi melalui percikan air liur pengidap saat batuk, bersin, atau berbicara. Bahkan, benda-benda yang terpapar virus melalui percikan air liur pun dapat menjadi perantara penyebaran virus. Selain itu, virus ini juga semakin mudah menyebar saat cuaca dingin. 

Mengapa hal ini terjadi? Hal ini disebabkan virus akan lebih mudah berkembangbiak saat memasuki cuaca dingin. Cuaca dingin juga akan membuat udara menjadi lebih kering. Nah, kondisi ini memudahkan penyebaran virus.

Selain itu, cuaca dingin juga dapat memengaruhi imunitas tubuh seseorang. Paparan cuaca dingin yang cukup panjang membuat imun tubuh menurun. Kondisi ini membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi. Dengan begitu, anak-anak akan lebih mudah terpapar oleh virus penyebab bronkiolitis.

Bagi orangtua, tidak ada salahnya kenali kondisi anak-anak yang rentan terpapar virus penyebab bronkiolitis, seperti:

  1. Lahir secara prematur.
  2. Tidak mendapatkan ASI sejak lahir.
  3. Tinggal di pemukiman yang padat.
  4. Sering melakukan kontak langsung dengan anak-anak lain.
  5. Sering terpapar asap rokok.
  6. Memiliki gangguan kesehatan paru-paru atau jantung.

Baca juga: 7 Alasan Anak-Anak Lebih Rentan Terkena Bronkiolitis

Kenali Gejala Bronkiolitis pada Anak

Ada beberapa gejala terkait bronkiolitis pada anak. Awalnya, pengidap bronkiolitis akan mengalami gejala seperti penyakit flu. Mulai dari hidung yang berair, batuk, penurunan nafsu makan, hingga demam ringan. Beberapa gejala terbilang ringan dan dapat hilang dengan perawatan di rumah selama beberapa hari.

Meskipun begitu, perhatikan jika kondisi anak tidak membaik dan disertai dengan gejala, seperti:

  1. Kesulitan bernapas;
  2. Napas lebih cepat;
  3. Mengi;
  4. Kesulitan minum;
  5. Muntah;
  6. Kelelahan;
  7. Mengalami tanda dehidrasi. 

Segera kunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan anak. Jika ibu mendapatkan resep dari dokter, jangan ragu untuk gunakan Halodoc dan gunakan layanan beli obat melalui aplikasi. Dengan begitu, ibu tinggal menunggu obat diantarkan ke rumah dari apotek terdekat.

Bronkiolitis Picu Berbagai Komplikasi

Perawatan di rumah bisa dilakukan dengan memberikan anak waktu istirahat dan cairan yang cukup. Selain itu, hindari anak dari paparan polusi udara. Jangan lupa berikan anak obat sesuai dengan saran dokter. Bronkiolitis perlu diatasi karena dapat memicu berbagai komplikasi pada kesehatan anak. 

Baca juga: Jangan Dianggap Remeh, Bronkiolitis Sebabkan 4 Komplikasi

Dehidrasi, gagal pernapasan, cyanosis, hingga apnea menjadi komplikasi yang cukup berbahaya. Lakukan pencegahan dengan rutin mencuci tangan sebelum menyentuh anak-anak. Hindari anak-anak dari pengidap bronkiolitis, hingga pastikan kebersihan lokasi bermain dan alat makan dalam keadaan yang bersih.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Bronchiolitis.
Web MD. Diakses pada 2021. What is Bronchiolitis?
Medical News Today. Diakses pada 2021. What’s The Link Between Cold Weather and The Common Cold?