Cuma Mitos, 4 Hal Ini Tidak Sebabkan Keguguran

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Cuma Mitos, 4 Hal Ini Tidak Sebabkan Keguguran

Halodoc, Jakarta - Seorang ibu dikatakan mengalami keguguran apabila janin yang berada di dalam kandungan meninggal ketika usia kandungan ibu belum mencapai 20 minggu. Penyebabnya beragam, bisa karena adanya masalah kesehatan pada tubuh ibu, kelainan rahim, janin yang tidak bertumbuh dengan baik selama berada di dalam kandungan, hingga pola hidup ibu yang tidak sehat. 

Namun, sayangnya masih banyak ibu yang percaya pada beberapa hal yang sebabkan keguguran, padahal itu hanya mitos belaka. Hal ini berdampak pada kehamilan ibu, meningkatkan stres, dan turut berdampak pada perkembangan janin di dalam rahim. Seharusnya, ibu mencari tahu dulu informasi yang tepat, bukan langsung percaya pada semua berita atau perkataan orang lain yang belum tentu benar. 

Apa Saja Mitos Penyebab Keguguran?

Ketika hamil, ibu harus menjaga kesehatan dengan baik. Pasalnya, tidak hanya tubuh ibu, janin yang ibu kandung di dalam rahim bergantung pada ibu, jadi ibu harus benar-benar memperhatikan kesehatan. Begitu pula pola makan, jangan sampai ibu tidak memenuhi asupan nutrisi untuk sang buah hati yang sedang berkembang. 

Baca juga: 5 Fakta Tentang Keguguran yang Wajib Diketahui

Ketika hamil, ibu juga rawan terserang penyakit karena imunitas tubuh yang rendah. Inilah mengapa ibu perlu mengonsumsi vitamin agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Jangan sembarang minum obat kalau sakit kepala, karena bisa berdampak pada janin. Supaya lebih aman, tanyakan saja pada dokter ahli kandungan di aplikasi Halodoc. Ibu bisa bertanya seputar kehamilan kapan saja dan di mana saja. Nah, apa saja sih mitos seputar penyebab keguguran yang masih dipercaya sampai sekarang?

  • Makan Pedas

Selama hamil, ibu suka makan pedas? Katanya, makan pedas bisa membuat ibu rentan alami kontraksi dan keguguran. Faktanya, tidak demikian. Makanan pedas tetap aman dikonsumsi selama porsinya tidak berlebihan. Mengonsumsi makanan pedas berlebihan bisa membuat perut ibu terasa nyeri dan ibu rentan alami diare. 

Baca juga: 3 Jenis Keguguran yang Perlu Diwaspadai

  • Melakukan Hubungan Intim

Siapa bilang melakukan hubungan intim bisa menyebabkan keguguran? Faktanya, keinginan ibu untuk berhubungan intim asal tidak menyebabkan trauma sebenarnya aman untuk dilakukan dan tidak membahayakan janin. Selain itu, hubungan intim pada trimester ketiga boleh dilakukan dengan proteksi kondom untuk mencegah persalinan prematur.

  • Olahraga

Olahraga membuat tubuh menjadi sehat. Lalu, bagaimana jika sedang hamil? Bolehkah berolahraga? Kenapa tidak? Olahraga ketika hamil tetap dianjurkan. Bahkan, rutin olahraga ketika hamil akan menurunkan risiko keguguran. Meski begitu, hindari olahraga terlalu berat, ya. Cukup lakukan olahraga ringan seperti yoga, pilates, atau berjalan kaki. 

  • Mengangkat Beban Berat

Boleh-boleh saja mengangkat beban berat ketika ibu sedang hamil, asalkan tetap sesuai dengan panduan yang dianjurkan. Tidak mengangkat beban lebih dari 9 kilogram, tidak mengangkat beban yang membuat perut kencang atau ibu mengejan, dan hindari mengangkat beban dengan membungkuk. Sebaliknya, awali dengan menekuk lutut. 

Baca juga: Waspada Komplikasi yang Diakibatkan Keguguran

Tidak boleh lupa, ibu tetap harus rutin memeriksakan kondisi kandungan ke dokter untuk mengetahui apakah janin dalam keadaan sehat dan membantu mengidentifikasi jika ada masalah terkait dengan kondisi kehamilan ibu. 

Referensi: 
Parents. Diakses pada 2019. What Does and Doesn’t Cause Miscarriage.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Miscarriage.
Verywell Family. Diakses pada 2019. Truths and Myths About Causes of Miscarriage.