Dapatkah Dermatitis Numularis Menular?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Dapatkah Dermatitis Numularis Menular?

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan abaikan perubahan yang terjadi pada kulit, apalagi sampai muncul ruam kemerahan pada kulit. Banyak gangguan kulit yang ditandai dengan munculnya ruam kemerahan, salah satunya adalah dermatitis numularis, dikenal juga dengan istilah eksim numularis.

Baca juga: Harus Tahu, 5 Fakta Penting Seputar Dermatitis Numularis

Dermatitis numularis merupakan gangguan kesehatan pada kulit yang ditandai dengan kondisi perih atau nyeri pada kulit yang mengalami kondisi ini. Umumnya, bagian kulit yang mengalami rasa nyeri atau perih berbentuk bulat atau oval berbentuk bulat seperti koin (coin shaped).

Apakah Dermatitis Numularis Menular?

Dermatitis numularis lebih banyak dialami oleh laki-laki dibandingkan wanita. Bercak yang muncul pada kulit memiliki jumlah lebih dari satu dan memiliki ukuran yang beragam. Umumnya, bercak sering muncul pada bagian kaki, lengan dan batang tubuh. 

Namun, apakah dermatitis numularis dapat menular? Nyatanya, penyakit ini tidak dapat menular. Dermatitis numularis merupakan salah satu peradangan pada kulit yang disebabkan berbagai faktor dan sensitivitas terhadap bahan kimia, seperti logam, obat-obatan, dan formaldehida.

Baca juga: Bagian Tubuh yang Rentan Terkena Dermatitis Numularis

Ketahui apa saja faktor yang meningkatkan seseorang alami dermatitis numularis, yaitu:

  1. Seseorang yang memiliki kondisi kulit sangat kering atau xerosis;

  2. Memiliki riwayat penyakit dermatitis atopic atau dermatitis statis;

  3. Adanya gangguan aliran darah yang kurang baik sehingga alami pembengkakan pada bagian kaki;

  4. Adanya cedera pada bagian kulit akibat gigitan serangga, gesekan kulit hingga paparan bahan kimia;

  5. Infeksi kulit yang disebabkan bakteri juga meningkatkan risiko seseorang alami dermatitis numularis;

  6. Penggunaan obat-obatan seperti isotretinoin dan interferon meningkatkan permasalah yang terjadi pada kulit;

  7. Seseorang yang tinggal pada daerah dengan cuaca yang terlalu dingin atau terlalu panas.

Tidak hanya itu, ada beberapa faktor lain yang meningkatkan seseorang alami kondisi ini, seperti perubahan suhu yang terlalu cepat dan tingkat stres seseorang. Tidak ada salahnya untuk mengelola stres yang dialami agar terhindar dari kondisi ini. 

Ketahui Tanda dari Dermatitis Numularis

Tanda yang cukup khas dari kondisi dermatitis numularis adalah munculnya bercak kemerahan pada kulit yang berukuran kecil namun munculnya berkelompok. Bercak terisi cairan dan berkumpul membentuk bulat atau oval. Sebaiknya amati gejala lain yang terjadi ketika seseorang alami dermatitis numularis, seperti ukuran bercak dermatitis yang bervariasi mulai dari 2 cm hingga 10 cm. 

Baca juga: Kenali Cara Diagnosis Dermatitis Numularis

Tidak hanya itu, warna pada bercak yang muncul bervariasi mulai dari merah, merah mudah hingga cokelat. Bercak yang muncul terasa gatal hingga panas terbakar. Biasanya rasa gatal terasa lebih parah pada malam hari. Hindari menggaruk rasa gatal yang muncul pada bagian kulit yang mengalami dermatitis numularis untuk mencegah iritasi pada kulit. Tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika mengalami beberapa perubahan pada kulit. Kini kamu bisa membuat janji dengan dokter secara online di rumah sakit pilihan, caranya hanya melalui aplikasi Halodoc.

Selain tidak menggaruk bagian yang gatal, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk merawat kondisi kulit yang mengalami dermatitis numularis, seperti menjaga kebersihan kuku tangan dan tangan, hindari menggunakan sabun yang mengiritasi kulit dan membuat kulit semakin kering.

Sebaiknya jaga kelembapan kulit untuk mencegah munculnya faktor penyebab gangguan kesehatan pada kulit ini. Segera atasi kondisi ini, dermatitis numularis yang tidak segera ditangani dapat sebabkan gejala yang menahun dan hilang timbul.

Referensi:
American Academy of Dermatology. Diakses pada 2019. Nummular Dermatitis
Healthline. Diakses pada 2019. Nummular Eczema