Dari Batuk Sampai Perubahan Warna Kulit, Ketahui 5 Gejala Cystic Fibrosis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Dari Batuk Sampai Perubahan Warna Kulit, Ketahui 5 Gejala Cystic Fibrosis

Halodoc, Jakarta –  Cystic fibrosis memengaruhi banyak bagian tubuh dengan gejala bervariasi. CF terjadi saat ada mutasi gen yang mengubah protein pengatur keluar masuknya garam ke dalam tubuh. Hasilnya, muncul lendir yang kental dan lengket di sistem pernapasan, pencernaan, organ reproduksi, dan meningkatnya garam dalam keringat.

Baca Juga: Kenalan dengan Cystic Fibrosis, Penyakit Langka dalam Film Five Feet Apart

Gejala Cystic Fibrosis (CF)

Pengidap cystic fibrosis rentan terhadap berbagai infeksi yang berisiko mengurangi fungsi paru-paru. Itu sebabnya, CF memiliki dampak besar pada kesehatan. Berikut gejala CF berdasarkan organ yang terinfeksi:

  1. Sistem Pernapasan

Lendir yang tebal dan lengket dapat menyumbat tabung pembawa masuk dan keluarnya udara dari paru-paru. Akibatnya, pengidap CF mengalami batuk dengan lendir kental (dahak). Gejala lainnya meliputi sesak napas dan hidung tersumbat.

  1. Sistem Pencernaan

CF menyebabkan berbagai masalah di sistem pencernaan. Ini terjadi saat lendir yang tebal menyumbat tabung pembawa enzim pencernaan dari pankreas ke usus kecil. Tanpa enzim pencernaan, usus tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan dengan baik. Hasilnya, tinja akan berminyak dan berbau busuk.  Peradangan dan jaringan parut yang muncul di pankreas juga dapat mencegah produksi insulin. Kondisi ini bisa menimbulkan penyakit diabetes terkait CF.

  1. Organ Hati

CF berpotensi menyumbat saluran kecil di hati. Jaringan parut atau fibrosis  dapat berkembang pada hati pengidap CF. Pada kasus yang parah, kondisi ini dapat berkembang menjadi sirosis, yaitu bentuk jaringan parut yang lebih parah hingga tidak dapat dipulihkan dan memengaruhi fungsi normal hati.

  1. Tulang

Pengidap CF cenderung mengalami penyakit tulang akibat hilangnya nutrisi dalam makanan karena pankreas rusak.

Baca Juga: 3 Penanganan Medis untuk Mengatasi Cystic Fibrosis

  1. Organ Reproduksi

Kebanyakan pria pengidap CF rentan mengalami infertilitas. Ini karena tabung pembawa sperma dari testis ke Mr P (disebut vas deferens) hilang atau tersumbat. Sedangkan pada wanita, menstruasi mungkin menjadi tidak teratur dan memiliki lendir Miss V yang lebih tebal. Akibatnya, sel sperma akan sulit untuk mencapai sel telur dan menyebabkan infertilitas.

Pengobatan Cystic Fibrosis (CF)

Hingga kini, belum ada obat untuk menyembuhkan cystic fibrosis. Namun, terdapat serangkaian perawatan yang dapat membantu mengendalikan gejala, serta mencegah dan mengurangi komplikasi. Pengidap CF mungkin perlu konsumsi obat yang bekerja untuk masalah paru-paru. Aktivitas fisik dan penggunaan teknik pembersihan jalan napas juga direkomendasikan untuk membantu membersihkan lendir di paru-paru.

Pencegahan Cystic Fibrosis (CF)

Tes genetik sebelum merencanakan kehamilan dianjurkan untuk mencegah cystic fibrosis. Tes ini menggunakan sampel darah untuk membantu menentukan risiko CF. Jika sudah telanjur hamil dan tes genetik menunjukkan bahwa bayi mungkin berisiko terkena CF, dokter akan melakukan tes tambahan pada anak janin yang sedang berkembang.

Baca Juga: Awas, 3 Penyakit Genetik Ini Bisa Menyerang Bayi ketika Lahir

Itulah sedikit informasi seputar gejala cystic fibrosis yang perlu diketahui. Jika punya pertanyaan lain terkait penyakit ini, tanyakan langsung ke dokter Halodoc. Gunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!