Demam saat Medical Check Up, Apa Dampaknya?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Demam saat Medical Check Up, Apa Dampaknya?

Halodoc, Jakarta - Pemeriksaan fisik atau medical check up adalah evaluasi tubuh dan fungsinya menggunakan inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi. Penilaian kesehatan lengkap juga termasuk mengumpulkan informasi tentang riwayat medis dan gaya hidup seseorang, melakukan tes laboratorium, dan skrining penyakit.

Pemeriksaan fisik tersebut dilakukan tergantung dari usia, jenis kelamin, dan faktor risiko penyakit dari orang yang akan diperiksa. Pemeriksaan ini berguna untuk memberikan kesempatan pada ahli medis untuk mendapatkan informasi awal tentang orang yang diperiksa.

Hal tersebut juga berguna untuk melakukan pencegahan terhadap sebuah risiko dari penyakit yang mungkin terjadi di masa depan. Mendeteksi masalah dan risiko yang mungkin terjadi pada tahap awal akan menghasilkan kesehatan tubuh jangka panjang yang baik.

Baca Juga : Harus Tahu, Anak-Anak Juga Butuh Medical Check Up

Persiapan Medical Check Up

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mempersiapkan dilakukannya pemeriksaan fisik adalah dengan membuat janji temu dengan dokter kamu. Selain itu, persiapan yang tepat terhadap pemeriksaan fisik dapat membantu kamu untuk memaksimalkan kegiatan tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan ketika dilakukan medical check up:

  • Daftar obat-obatan saat ini yang kamu gunakan, termasuk obat bebas dan suplemen herbal.

  • Daftar gejala atau rasa sakit yang dialami.

  • Hasil dari tes terbaru atau yang relevan.

  • Riwayat medis dan bedah.

  • Nama dan informasi kontak untuk dokter lain yang telah ditemui baru-baru ini.

  • Jika kamu memiliki perangkat implan seperti alat pacu jantung atau defibrillator, bawalah salinan bagian depan dan belakang kartu perangkatnya.

  • Pertanyaan tambahan yang membutuhkan jawaban.

Selain itu, kamu direkomendasikan mengenakan pakaian yang nyaman dan menghindari perhiasan, makeup, atau hal-hal lain yang berlebihan yang akan menyulitkan ahli medis untuk memeriksa tubuh kamu sepenuhnya.

Baca Juga : Begini Cara Cek Kesehatan Pakai BPJS

Dampak Demam saat Medical Check Up

Demam adalah sebuah kondisi yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat lebih dari 38 derajat Celcius. Jika kamu sudah memastikan apabila suhu tubuh kamu sudah melewati batas tersebut, cobalah untuk menurunkan demam yang terjadi terlebih dahulu sebelum dilakukan medical check up.

Salah satu cara untuk menurunkan demam yang terjadi adalah dengan mengatasi hal yang menyebabkannya. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang demam, yaitu terpapar sinar matahari secara berlebih, infeksi oleh virus atau bakteri, dan lainnya.

Beberapa hal dapat memengaruhi hasil dari medical check up, seperti infeksi. Jika hal tersebut terjadi, mungkin saja akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan lainnya untuk mengetahui jenis bakteri yang menyerang tubuh kamu.

Apabila demam yang terjadi sudah lebih dari 3 hari, sebaiknya demam tersebut diobati terlebih dahulu. Untuk demam yang ringan, kamu dapat menanganinya dengan banyak meminum air putih dan mengonsumsi obat parasetamol untuk meredakannya jika terpaksa.

Jika kamu meminum obat yang mengandung parasetamol saat akan dilakukan pemeriksaan, kamu harus memberitahu dokter tentang hal tersebut sebelum dilakukan tes. Hal tersebut agar dokter mengetahui dengan jelas keadaan tubuh kamu yang terkini.

Pun kamu dapat mendapatkan demam setelah dilakukan vaksinasi oleh dokter. Hal tersebut karena tubuh kamu akan berusaha untuk melawan penyakit yang telah dilemahkan agar tidak terserang lagi oleh penyakit tersebut di masa depan.

Baca Juga : 5 Pekerjaan Ini Perlu Pemeriksaan Fisik untuk Tes Masuk

Itulah pembahasan tentang dampak mengalami demam saat medical check up. Jika kamu ingin melakukan medical check up, kamu dapat membuat janji dengan rumah sakit pilihan Halodoc. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!