• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dialami Troy Kotsur, Ketahui Berbagai Jenis Gangguan Pendengaran
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dialami Troy Kotsur, Ketahui Berbagai Jenis Gangguan Pendengaran

Dialami Troy Kotsur, Ketahui Berbagai Jenis Gangguan Pendengaran

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 29 Maret 2022

“Kemenangan Troy Kotsur dalam perhelatan Piala Oscar 2022 ini membuktikan bahwa dunia perfilman kini berusaha untuk menjadi tempat yang inklusif. Jadi siapa pun boleh mengejar mimpi mereka tanpa perlu takut lagi mengalami diskriminasi, bahkan untuk mereka yang mengalami gangguan pendengaran atau tuli.”

Dialami Troy Kotsur, Ketahui Berbagai Jenis Gangguan Pendengaran

Halodoc, Jakarta – The Academy Award atau yang biasa disebut sebagai ajang Piala Oscar baru saja dilaksanakan pada 27 Maret 2022. Ajang ini pun terus mencetak sejarah, seperti tahun ini aktor Troy Kotsur yang merupakan penyandang disabilitas tuli berhasil memenangkan kategori Best Actor in Supporting Role. 

Troy meraih penghargaan ini berkat aksinya dalam film musikal CODA. Ia juga tidak lupa menyebutkan bahwa kemenangannya tersebut didedikasikan untuk seluruh komunitas penyandang disabilitas. Ia juga sangat berterima kasih kepada The Academy Award telah menerima dan mengapresiasi aktor tuli seperti dirinya di industri perfilman.

Mengenal Jenis-Jenis Gangguan Pendengaran

Tuli atau sebutan untuk mereka yang terlahir dengan ketidakmampuan untuk mendengar adalah salah satu bentuk disabilitas yang cukup umum. Gangguan ini menyebabkan seseorang tidak dapat mendengar suara secara sebagian atau keseluruhan pada salah satu atau kedua telinga. Seseorang bisa dikatakan mengalami gangguan ini apabila tidak dapat mendengar lebih dari 40 desibel (dB) pada orang dewasa, dan lebih dari 30 dB pada anak-anak.

Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention, berikut ini jenis gangguan pendengaran yang perlu kamu ketahui:

  • Gangguan Pendengaran Konduksi/Konduktif

Ini adalah jenis gangguan yang menyebabkan seseorang tidak bisa mendengarkan suara dengan sempurna. Pasalnya, transmisi gelombang suara yang tidak masuk ke dalam telinga secara efektif. Akibatnya, suara yang kamu dengar akan lebih pelan dan tidak terlalu jelas.

Beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya gangguan jenis ini adalah adanya cairan di telinga bagian tengah, terlalu banyak kotoran telinga, masuknya benda asing ke saluran telinga bagian luar, atau terjadinya infeksi pada telinga bagian tengah. Pengobatan gangguan ini bisa dilakukan melalui serangkaian tes fisik, seperti penggunaan garputala.

  • Gangguan Pendengaran Sensorineural

Ini adalah gangguan yang terjadi pada telinga bagian dalam lebih tepatnya pada saraf telinga bagian dalam yang terhubung langsung ke otak. Gangguan sensorineural adalah gangguan pendengaran yang paling fatal karena kondisi ini menyebabkan tuli permanen. Seseorang yang mengalami tuli permanen tidak dapat diobati dengan obat-obatan, berbagai tes fisik, atau pembedahan.

Pengidap gangguan ini hanya mampu mendengar suara dalam volume rendah, meski sebenarnya volume sumber suara telah ditinggikan. Beberapa hal yang menyebabkan gangguan jenis ini, yaitu trauma kepala, malformasi di telinga bagian dalam, faktor usia, sampai faktor genetik.

  • Gangguan Pendengaran Campuran

Jenis gangguan pendengaran ini adalah campuran dari gangguan pendengaran konduksi dan sensorineural. Gejala awalnya ditandai dengan tuli konduksi yang kemudian berkembang menjadi tuli sensorik. Meskipun begitu, gangguan telinga ini bisa terjadi secara bersamaan, misalnya pengidap mengalami trauma kepala yang sekaligus mengenai telinga bagian tengah dan dalam. Saat dilakukan tes fisik, akan ditemukan beberapa tanda-tanda yang mirip dengan gangguan sensorineural dan konduksi. 

  • Gangguan Simetris dan Asimetris

Gangguan ini terjadi ketika kedua telinga mengalami derajat penurunan kemampuan mendengar yang sama. Sedangkan, tuli asimetris terjadi ketika derajat penurunan kemampuan mendengar terdapat perbedaan antara kedua telinga. Kondisi ini sangat memungkinkan, terlebih jika pengidap pernah mengalami benturan yang cukup keras pada salah satu sisi telinga.

  • Gangguan Progresif dan Mendadak

Jika kamu mengalami gangguan pendengaran yang kondisinya semakin lama semakin memburuk, artinya kamu mengidap penyakit gangguan pendengaran jenis progresif. Gangguan telinga ini terjadi secara bertahap, mulai dari tahap ringan hingga akut.

Itulah beberapa gangguan pendengaran yang kamu perlu tahu. Namun, jika kamu mengalami gangguan pendengaran yang masih ringan, sebaiknya segera lakukan perawatan. Kamu pun bisa cek kebutuhan kesehatan di Halodoc untuk membeli obat untuk telinga yang diresepkan dokter. Pesan obat di Halodoc jadi lebih mudah karena kamu tidak perlu lagi keluar rumah. Praktis bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
American Speech-Language-Hearing Association. Diakses pada 2022. Types of Hearing Loss.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Types of Hearing Loss. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Hearing Loss.