Diet Golongan Darah, Seberapa Efektif untuk Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Diet Golongan Darah, Seberapa Efektif untuk Dilakukan?

Halodoc, Jakarta – Belakangan ini, ada banyak metode diet yang populer dan dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan. Mulai dari diet keto, diet mayo, hingga diet golongan darah. Masing-masing metode diet memiliki aturan, kelebihan, serta kekurangan tersendiri. Dalam artikel ini, akan dibahas seputar diet golongan darah dan seberapa efektif metode ini dalam menurunkan berat badan. 

Seperti namanya, diet golongan darah adalah jenis diet yang dilakukan berdasarkan golongan darah seseorang. Sebagai contoh, orang yang memiliki golongan darah O biasanya akan memiliki metode diet yang berbeda dengan golongan darah A. Hal itu kemudian membuat jenis makanan dan asupan yang dianjurkan pun akan berbeda pula. Sayangnya, hingga kini belum ada bukti bahwa jenis diet yang satu ini lebih ampuh dalam menurunkan berat badan. 

Baca juga: Sebelum Mulai Diet Golongan Darah, Ketahui 4 Hal Ini

Tips Diet Agar Tubuh Tetap Sehat 

Selain belum terbukti secara ilmiah, diet golongan darah juga dikhawatirkan malah bisa memberi efek samping pada tubuh. Sebab, asupan nutrisi yang disarankan umumnya hanya berdasarkan golongan darah dan mungkin saja tidak sesuai dengan kondisi medis tertentu. Ada beberapa jenis makanan yang nyatanya tidak disarankan untuk dikonsumsi orang dengan penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, serta kolesterol tinggi. 

Memiliki berat badan yang ideal bisa jadi merupakan mimpi sebagian orang. Untuk mencapainya, beberapa orang bahkan rela melakukan apa saja, termasuk mengikuti tren diet yang sedang populer. Padahal, tidak semua metode diet bisa dijalankan dan pasti cocok dengan kondisi tubuh. Setiap orang memiliki sistem metabolisme dan kondisi tubuh yang berbeda-beda. Memaksakan diri untuk mengikuti salah satu metode diet, misalnya diet golongan darah, hanya akan menyiksa tubuh.

Ada beberapa gejala yang bisa menjadi tanda bahwa metode diet yang dijalani tidak cocok dengan tubuh, di antaranya adalah mudah merasa lelah, lemas, hingga gangguan kesehatan, seperti sakit kepala dan sulit berkonsentrasi. Terkait diet golongan darah, sejauh ini masih belum ada bukti ilmiah yang menyebut bahwa diet ini merupakan metode paling efektif dalam menurunkan berat badan. 

Baca juga: Diet Golongan Darah, Ini Caranya

Diet golongan darah juga disebut bisa meningkatkan kinerja sistem pencernaan, tetapi lagi-lagi hal itu masih belum bisa dibuktikan. Perlu diingat, prinsip dasar diet untuk menurunkan berat badan adalah dengan memastikan bahwa kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak lebih besar dibandingkan dengan kalori yang keluar atau dibakar. Maka dari itu, cara paling baik untuk menurunkan berat badan adalah dengan membatasi asupan kalori serta meningkatkan aktivitas fisik untuk membakar kalori. 

Cara menurunkan berat badan yang dianjurkan adalah mengatur pola makan, jenis makanan yang dikonsumsi, cukup beristirahat, serta rutin berolahraga. Selain itu, pola diet yang sehat juga dilakukan dengan membuat rencana penurunan berat badan yang ideal, yaitu sebesar 1 kilogram dalam satu minggu. 

Penurunan berat badan yang terjadi terlalu cepat juga tidak baik dan bisa meningkatkan risiko efek samping berbahaya bagi tubuh. Menurunkan berat badan juga bisa dilakukan dengan mengurangi camilan, hindari makanan manis, dan perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Meningkatkan jumlah konsumsi buah dan sayuran sangat dianjurkan, sebab bisa membantu memenuhi kebutuhan serat dan baik untuk melancarkan pencernaan.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Golongan Darah

Masih penasaran tentang diet golongan darah dan apa saja dampaknya pada kesehatan tubuh? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. The Blood Type Diet.
Healthline. Diakses pada 2019. The Blood Type Diet: an Evidence-Based Review.
WebMD. Diakses pada 2019. Move to Lose Weight.