Diet Keto Sebabkan Flu Keto, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Diet Keto Sebabkan Flu Keto, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Diet keto menjadi salah satu metode diet yang semakin populer dan banyak dilakukan. Sebab, jenis diet yang satu ini disebut ampuh menurunkan berat badan dalam waktu yang paling singkat jika dibandingkan dengan metode diet lainnya. Namun hati-hati, diet keto yang tidak dilakukan dengan cara benar ternyata bisa memicu efek samping bagi tubuh, salah satunya adalah flu keto. 

Metode diet yang satu ini dilakukan dengan menerapkan pola makan rendah karbohidrat namun tinggi lemak. Konsumsi makanan tinggi lemak dilakukan untuk membuat tubuh sampai pada titik ketosis, yaitu kondisi di mana tubuh memanfaatkan pembakaran lemak untuk diubah menjadi sumber energi utama.

Lemak juga akan diubah menjadi keton pada hati serta memberi suplai energi untuk otak. Namun perlu diketahui, ketosis sebenarnya adalah kondisi ringan dari ketoasidosis, yaitu kondisi berbahaya yang banyak terjadi pada pengidap diabetes tipe 1. Diet keto hanya boleh dilakukan dalam jangka waktu tertentu dan sebaiknya di bawah pantauan dokter.

Baca juga: Jalani Diet Keto? Hati-Hati Flu Keto

Mengenal Flu Keto sebagai Efek Diet 

Meski disebut-sebut cepat menurunkan berat badan, hingga kini diet keto masih menjadi perdebatan. Pasalnya, diet keto yang tidak dilakukan dengan tepat disebut bisa membahayakan kesehatan dan membawa dampak buruk. Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah flu keto, tetapi tidak semua orang yang menjalani diet pasti akan mengalami hal ini.  

Istilah flu keto digunakan untuk menggambarkan beragam gejala yang muncul akibat menjalani metode diet keto. Umumnya, gejala-gejala ini akan muncul saat seseorang baru mulai menjalani diet, yaitu pada hari pertama hingga hari kedua. Kondisi ini terjadi karena tubuh masih berusaha untuk beradaptasi dengan pola makan yang baru. Dalam hal ini, tubuh sedang berusaha untuk beradaptasi dengan pola makan yang rendah asupan karbohidrat.

Proses adaptasi yang terjadi akibat pola makan baru dianggap oleh tubuh sebagai sebuah perubahan besar. Hal itu yang kemudian membuat tubuh menunjukkan respon dan gejala yang menyerupai penyakit flu. Kondisi ini menyebabkan munculnya gejala, seperti mual dan muntah, diare, sembelit, sakit kepala, mudah merasa lelah, sulit berkonsentrasi, sakit perut, nyeri otot, hingga gangguan tidur di malam hari alias insomnia. 

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diketahui sebelum Memulai Diet Keto

Namun perlu diingat, tidak semua orang akan mengalami gejala yang sama. Pada beberapa kasus, diet keto bisa saja tidak menyebabkan efek samping yang signifikan. Dengan kata lain, flu keto atau efek samping diet lainnya cenderung akan dialami orang dengan kondisi tubuh yang sulit beradaptasi dengan perubahan pola makan. 

Apakah flu keto bisa dicegah? Bisa saja. Hal-hal yang tidak diinginkan atau efek samping berbahaya dari sebuah metode diet nyatanya bisa dihindari. Caranya adalah dengan menerapkan diet dengan cara yang paling benar serta tidak sembarangan. Jika ingin mencoba diet keto, sebaiknya kurangi asupan karbohidrat secara perlahan. Sambil mengurangi asupan karbohidrat, mulainya meningkatkan jumlah konsumsi makanan sumber lemak dan protein.  

Baca juga: 5 Fakta yang Harus Diketahui Tentang Diet Keto

Rencanakan diet dengan matang dan pastikan metode yang dipilih sesuai dengan kondisi tubuh. Cobalah untuk selalu berkonsultasi dengan ahli gizi sebelum memulai diet. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan ahli dan mendapatkan rekomendasi terbaik. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi kesehatan dan tips diet terbaik dari ahlinya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi: 
Healthline (Diakses pada 2019). The Keto Flu: Symptoms and How to Get Rid of It
Women’s Health (Diakses pada 2019). What Is The Keto Flu And Why Does It Make Me Feel Horrible?