Dikira Sehat, 6 Makanan Ini Bisa Berbahaya untuk Tubuh (Bagian 1)

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Dikira Sehat, 6 Makanan Ini Bisa Berbahaya untuk Tubuh (Bagian 1)

Halodoc, Jakarta – Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk bisa sehat dan terhindar dari berbagai risiko penyakit adalah memiliki pola makan sehat. Makan makanan sehat yang mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh memang sangat penting. Apalagi jika disertai dengan tidur yang cukup, aktif bergerak, dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Sekadar informasi, pemeriksaan kesehatan yang kadang terkesan ribet dan membutuhkan waktu seharian, kini bisa dilakukan di rumah, lho. Caranya, download aplikasi Halodoc, lalu temukan fitur Pemeriksaan Laboratorium di dalamnya. Pilih jenis pemeriksaan yang kamu inginkan, tentukan tanggalnya, dan petugas labnya akan datang ke alamatmu pada waktu yang sudah ditentukan. Mudah, bukan?

Baca juga: Sering Sarapan Sereal, Baik untuk Kesehatan Tubuh?

Nah, kembali lagi ke makanan sehat. Beberapa makanan yang akan dibahas setelah ini merupakan makanan yang digadang-gadang menyehatkan. Bahkan mungkin kamu sering mendengar anjuran untuk mengonsumsinya setiap hari. Padahal, makanan-makanan berikut tidak sesehat yang kamu bayangkan, dan malah berbahaya bagi tubuhmu. Makanan apa sajakah itu?

1. Garam

Dalam jumlah yang tepat, garam mengandung banyak manfaat bagi tubuh, yaitu membantu produksi hormon tiroid, menjaga keseimbangan cairan tubuh, dan memelihara fungsi organ tubuh. Namun jika dikonsumsi berlebihan, garam dapat membawa efek buruk bagi tubuh, salah satunya adalah menyebabkan hipertensi yang memicu berbagai penyakit serius lainnya.

2. Susu Berperisa

Susu merupakan salah satu minuman dengan nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh. Itulah sebabnya anak-anak yang dalam masa pertumbuhan dianjurkan untuk banyak mengonsumsinya. Namun, bagaimana dengan susu kemasan berperisa yang banyak dijumpai di supermarket?

Perlu diketahui bahwa biasanya susu berperisa itu sudah ditambahkan berbagai bahan tambahan, seperti gula, pewarna, penambah rasa dan aroma. Jika dikonsumsi dalam batas yang wajar, mungkin bisa menjadi alternatif bagi anak-anak yang sulit minum susu tanpa rasa. Namun jika berlebihan, bisa jadi asupan gula yang masuk ke tubuh malah menimbulkan efek buruk.

3. Smoothies Buah

Smoothies buah, kedengarannya sehat betul, bukan? Namun tunggu dulu, minuman ini juga bisa jadi punya efek buruk, lho. Jika kamu membeli smoothies buah kemasan, bisa jadi sudah ada tambahan gula yang berlebihan di dalamnya. Pun kalau kamu mengolahnya sendiri, apakah kamu memperkirakan berapa banyak buah yang kamu gunakan?

Baca juga: Anak Lebih Suka Makan Fast Food, Ibu Harus Apa?

Perlu diingat bahwa meskipun menyehatkan, buah juga mengandung kalori dalam jumlah kecil. Kalau kamu mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat, tidak masalah. Namun jika dijadikan smoothies dan kamu tidak memperhatikan jumlah buah yang kamu masukkan, bisa jadi kamu menelan banyak sekali kalori dalam satu tegukan, lho. 

Lagipula, dengan meminum buah dalam bentuk smoothies atau jus, kamu kehilangan serat esensial yang dapat membantu menormalkan lemak dalam darah. Jadi, minum smoothies buah boleh-boleh saja, asal kamu memperhatikan kalori dan mengimbanginya dengan aktif bergerak, ya.

4. Sayuran Kalengan

Sayuran yang dikemas dalam kaleng mungkin sangat praktis bagi kamu yang super sibuk, tetapi ingin tetap bisa makan makanan sehat. Namun, tahukah kamu, sayuran dan makanan lainnya yang dikemas dalam kaleng biasanya diberi tambahan garam yang cukup banyak. 

Jika kamu mengolahnya bersama bahan-bahan lainnya dan menambahkan bumbu, asupan garam ke dalam tubuhmu akan menjadi sangat berlebihan. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu berbagai penyakit serius yang berkaitan dengan hipertensi. 

Baca juga: Alasan Nanas Bisa Jadi Penyebab Keguguran

5. Daging Merah

Daging merah mengandung zat besi, protein, dan berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh. Pada jumlah yang tepat, daging merah memang disarankan untuk dikonsumsi. Namun, lain halnya jika kamu mengonsumsinya berlebihan. Ada banyak sekali peningkatan risiko penyakit serius yang mengintai. Jadi, konsumsilah dalam jumlah kecil dan imbangi dengan makanan bergizi lainnya, ya.

6. Granola

Beberapa tahun belakangan granola menjadi tren makanan sehat yang digemari. Terdiri dari beberapa komponen seperti oat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan kering, granola kerap disajikan dengan mencampurkannya pada susu atau madu.

Meski tinggi serat, granola belum tentu bisa dikatakan sehat. Sebab kebanyakan produk granola yang dijual di pasaran mengandung gula tambahan seperti anhydrous dextrose, corn syrup solids, dekstrosa, fruktosa, high-fructose corn syrup (HFCS), madu, laktosa, malt syrup, maltosa, maple syrup, molases, nektar, dan sukrosa. Bayangkan jika kamu mengonsumsinya semangkuk penuh, lalu dicampur susu dan madu, apakah granola masih bisa dibilang sehat?

Referensi:
Prevention. Diakses pada 2019. 40 Worst Foods for Your Heart, According to Cardiologists and Dietitians.