• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Disetujui WHO, Ini yang Perlu Diketahui Tentang Tes Antigen COVID-19

Disetujui WHO, Ini yang Perlu Diketahui Tentang Tes Antigen COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Tes antigen untuk mendeteksi COVID 19 telah disetujui oleh World Health Organization (WHO) untuk digunakan oleh negara-negara pengguna tes polymerase chain reaction (PCR) yang rendah. Tes antigen ini dinilai solusi yang efektif dengan harga terjangkau dan hasil yang cepat. Beberapa daerah juga belum memiliki fasilitas kesehatan yang mumpuni untuk mengolah hasil tes PCR. Selain itu, tes PCR menjadi pilihan terakhir karena harganya yang relatif mahal. Lantas bagaimana dengan tes antigen?

Tes Antigen COVID-19 Kurang Sensitif Dibanding PCR

Tes antigen adalah pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu, yang menunjukkan adanya infeksi virus. Tes antigen bisa digunakan untuk semua kalangan usia dan harganya relatif murah berkisar U$ 5 atau Rp 74.000 dan memberikan hasil kurang lebih 15 menit. 

Tes antigen lebih dapat memberikan hasil yang akurat ketika orang tersebut berada pada tahap awal infeksi COVID-19. Tes ini direkomendasikan untuk melakukan mengidentifikasi orang yang diduga terinfeksi COVID-19 secara cepat, guna mencegah penularan. 

Baca juga: Ini 6 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin Corona di Indonesia

Meski begitu, menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention, disebutkan bahwa tes antigen memiliki kelemahan yaitu sensitivitas lebih rendah ketimbang tes PCR. Profesional medis yang melakukan uji antigen ini juga harus memahami faktor-faktor yang memengaruhi akurasi pengujian antigen untuk mendapatkan hasil yang akurat. Beberapa faktor pertimbangannya adalah karakteristik alat tes, serta tanda, gejala dan riwayat klinis orang yang hendak melakukan tes. 

Untuk beberapa kondisi, setelah melakukan tes ini direkomendasikan untuk melakukan tes PCR untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Jika kamu ingin melakukan mengetahui lebih lanjut mengenai COVID-19, tanyakan saja langsung ke dokter di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Tes Antigen COVID-19 Lebih Akurat Ketimbang Tes Antibodi

Walaupun tes antigen COVID-19 dinilai kurang sensitif untuk kondisi tertentu, tes ini masih dianggap memberikan hasil yang lebih akurat ketimbang tes antibodi. Rapid test antigen juga diprediksi akan menggantikan tes antibodi ke depannya.

Kalau dari segi waktu untuk hasil pemeriksaan, kedua tes ini memang sama-sama memberikan hasil yang relatif cepat dibanding PCR. Namun, tes antigen memang fokus untuk mendeteksi infeksi COVID-19. Berbeda dengan rapid test antibodi yang mendeteksi antibodi bukan COVID-19. 

Baca juga: Social Distance, Cara Efektif Cegah Penyebaran Corona

Itulah mengapa tes antigen dinilai lebih akurat karena terkadang antibodi belum tentu muncul di awal-awal gejala. Jadi hasil tes antibodi bisa saja salah. Cara kerja tes ini pun juga dinilai lebih efektif ketimbang tes antibodi, soalnya yang dideteksi adalah bagian luar virus COVID-19. Sehingga, hasilnya memang lebih spesifik ketimbang hanya pendeteksian antibodi saja. 

Sejauh ini pakar kesehatan masih menganggap PCR sebagai pemeriksaan yang memberikan akurasi tinggi. Tes PCR tidak hanya mendeteksi bagian luar virus, tetapi juga keseluruhan virus, makanya hasilnya jauh lebih akurat ketimbang tes-tes lainnya.

Baca juga: WHO Resmi Nyatakan Corona sebagai Pandemi

Sebagai tindakan pencegahan dan penularan untuk situasi dan kondisi yang membutuhkan waktu ringkas, tes antigen dianggap sebagai solusi untuk saat ini. Selain itu, Korea Selatan sejak pandemi dimulai juga telah menerapkan tes antigen untuk mendeteksi dan menekan penularan corona. 

Referensi:
Kontan.co.id. Diakses pada 2020. Harga mulai Rp 1,7 juta, ini biaya rapid test dan swab test di Indonesia
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Interim Guidance for Rapid Antigen Testing for SARS-CoV-2
CNN Indonesia. Diakses pada 2020. Mengenal Swab Antigen Covid-19, Lebih Cepat dari Tes PCR
Kompas.com. Diakses pada 2020. Tes Antigen Covid-19 Disetujui WHO, Pakar Desak Pemerintah Agresif