• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dokter Spesialis Apakah yang Menangani Hernia?

Dokter Spesialis Apakah yang Menangani Hernia?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Dokter Spesialis Apakah yang Menangani Hernia?

Halodoc, Jakarta - Hernia dapat terjadi ketika organ dalam atau bagian tubuh lain menonjol melalui dinding otot atau jaringan yang biasanya menampungnya. Kebanyakan hernia ini bisa terjadi di dalam rongga perut, antara dada dan pinggul. Ada beberapa jenis hernia yang bisa terjadi, seperti hernia inguinalis, hernia femoralis, hernia umbilikalis dan hernia hiatus. Jika kamu mengidap salah satu di antaranya, penting untuk segera mengobatinya.

Jika kamu merasakan gejala hernia, maka pengobatan akan dilakukan oleh dokter umum. Namun, jika dirasa perlu dilakukan pembedahan untuk memperbaiki hernia, kamu akan dirujuk ke dokter spesialis bedah umum. Ingat, jika kamu merasa mengidap hernia, jangan menunggu sampai gejalanya makin parah. Hernia yang terabaikan dapat tumbuh lebih besar dan lebih menyakitkan dan hal ini dapat menyebabkan komplikasi dan kemungkinan pembedahan darurat.

Baca juga: Alami Hernia, Haruskah Dioperasi? 

Seperti Apa Gejala Hernia?

Hernia di perut atau selangkangan dapat menghasilkan benjolan atau tonjolan nyata yang dapat didorong kembali ke dalam, atau menghilang saat berbaring. Aktivitas seperti tertawa, menangis, batuk, mengejan saat buang air besar, atau aktivitas fisik dapat membuat benjolan muncul kembali setelah didorong masuk. 

Selain itu, beberapa gejala hernia lainnya meliputi:

  • Bengkak atau tonjolan di selangkangan atau skrotum (kantung yang berisi buah pelir).
  • Meningkatnya rasa sakit di lokasi tonjolan.
  • Nyeri saat mengangkat.
  • Meningkatnya ukuran tonjolan dari waktu ke waktu.
  • Sensasi nyeri yang tumpul.
  • Rasa kenyang atau tanda-tanda obstruksi usus.

Pada kasus hernia hiatus tidak ada tonjolan di luar tubuh. Sebaliknya, gejala mungkin termasuk mulas, gangguan pencernaan, kesulitan menelan, dan nyeri dada.

Jika kamu merasakan salah satu gejala di atas, segera hubungi dokter di Halodoc untuk memastikan apakah gejala tersebut karena hernia atau bukan. Dokter di Halodoc bisa membantu memberikan saran mengenai pengobatan yang tepat untuk dilakukan. 

Baca juga: Kenali Perbedaan Hernia pada Wanita dan Pria

Pengobatan Hernia

Untuk hernia tanpa gejala, tindakan yang biasa dilakukan adalah memperhatikan gejalanya dan menunggu tanda bahaya. Namun, ini bisa berisiko untuk jenis hernia tertentu, seperti hernia femoralis. Dalam 2 tahun setelah hernia femoralis didiagnosis, 40 persen menyebabkan pencekikan usus.

Masih belum jelas apakah operasi non-darurat bermanfaat untuk perbaikan hernia pada kasus hernia inguinalis tanpa gejala yang dapat didorong kembali ke perut. American College of Surgeons dan beberapa badan medis lainnya menganggap pembedahan elektif tidak diperlukan dalam kasus seperti itu, sebaliknya mereka merekomendasikan kursus menunggu dengan waspada.

Sementara yang lain merekomendasikan perbaikan bedah untuk menghilangkan risiko pencekikan di kemudian hari pada usus. Sebab komplikasi bisa menyebabkan suplai darah terputus ke area jaringan sehingga memerlukan prosedur darurat.

Baca juga: Hernia Tidak Ditangani, Waspada Komplikasi Ini 

Meskipun pilihan pembedahan bergantung pada keadaan seseorang, termasuk lokasi hernia, ada dua jenis intervensi bedah utama untuk hernia:

  • Operasi Terbuka

Ini adalah bedah terbuka menutup hernia menggunakan jahitan, jaring, atau keduanya, dan luka bedah di kulit ditutup dengan jahitan, staples, atau lem bedah.

  • Operasi Laparoskopi (Operasi Lubang Kunci)

Pembedahan ini digunakan untuk operasi berulang untuk menghindari bekas luka sebelumnya, dan meskipun biasanya lebih mahal, kecil kemungkinannya menyebabkan komplikasi seperti infeksi. Perbaikan bedah hernia yang dipandu oleh laparoskop memungkinkan penggunaan sayatan yang lebih kecil, memungkinkan pemulihan yang lebih cepat dari operasi. 

Hernia diperbaiki dengan cara yang sama seperti pada operasi terbuka, tetapi dipandu oleh kamera kecil dan cahaya yang dimasukkan melalui tabung. Instrumen bedah dimasukkan melalui sayatan kecil lainnya. Perut dipompa dengan gas untuk membantu ahli bedah melihat lebih baik dan memberi mereka ruang untuk bekerja. Seluruh operasi juga dilakukan dengan anestesi umum.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Hernia.
Healthline. Diakses pada 2021. Hernia.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Hernia.