Efektif Turunkan Berat Badan, Perhatikan 7 Tips Zumba Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Efektif Turunkan Berat Badan, Perhatikan 7 Tips Zumba Ini

Halodoc, Jakarta - Zumba, olahraga asal Kolombia ini sedang cukup digandrungi, lantaran gerakan-gerakannya yang ceria dan efektifitasnya dalam menurunkan berat badan. Pada dasarnya, zumba merupakan rangkaian olahraga atau senam jantung yang menyenangkan dan mudah diikuti. Gerakan-gerakannya menyerupai aerobik, tetapi berbasis tarian yang diiringi paduan musik Latin, dengan kombinasi irama yang cepat dan pelan. 

Meski dapat dilakukan oleh semua orang dari berbagai kalangan usia, zumba tetap harus dilakukan sesuai tahapan dan cara yang tepat, guna meminimalisasi cedera yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum dan saat melakukan zumba:

  1. Sebelum mulai melakukan zumba, berkonsultasilah kepada dokter, terutama jika memiliki penyakit tertentu. Sekarang, diskusi dengan dokter juga bisa dilakukan di aplikasi Halodoc di mana saja dan kapan saja, lewat fitur Chat atau Voice/Video Call.

  2. Ikuti kelas zumba dengan instruktur yang telah bersertifikasi atau berpengalaman.

  3. Sebagai permulaan, ikuti kelas yang menawarkan gerakan zumba untuk pemula. Seperti jenis Aqua Zumba dengan irama yang lebih lambat dan Gold Zumba untuk para lansia.

  4. Pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum dan pendinginan sesudah melakukan zumba.

  5. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk bergerak, karena zumba melibatkan banyak gerakan berputar.

  6. Cegah dehidrasi dengan mengonsumsi air saat jeda.

  7. Hindari mengenakan perhiasan untuk mencegah risiko jatuh, tersangkut, atau tergores.

Baca juga: 7 Manfaat Senam Zumba untuk Kesehatan

Perlu diperhatikan bahwa zumba untuk ibu hamil bisa menjadi olahraga yang baik. Namun, pastikan untuk memperlambat dan membatasi gerakan, serta hindari bergerak secara berlebihan. Jika terjadi kebocoran cairan melalui Miss V, flek, pusing, nyeri dada, sesak napas, kontraksi rahim, atau menurunnya gerakan janin, segera hentikan kegiatan zumba dan hubungi dokter.

Namun alangkah lebih baik lagi jika ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan zumba, atau olahraga lainnya selama kehamilan. Jika ibu hamil mengalami gangguan kesehatan selama kehamilan, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Senam Neurobik Tingkatkan Daya Ingat, Kok Bisa?

Manfaat Di Balik Menyenangkannya Gerakan Zumba

Di balik gerakannya yang menyenangkan, zumba memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Lebih dari sekadar menurunkan berat badan, gerakan zumba dirancang untuk dilakukan berulang kali dengan menggerakkan sebagian besar otot tubuh, sehingga bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan oksigen ke seluruh tubuh.

Lebih jelasnya, berikut ini manfaat-manfaat yang dapat diperoleh dari zumba:

  • Membakar sekitar 450 kalori setiap 60 menit.

  • Memadukan berbagai gerakan, mulai dari hip-hop, cha-cha, salsa, hingga tari perut, yang dapat membentuk tubuh menjadi lebih ideal.

  • Melatih fokus. 

  • Meningkatkan koordinasi antar anggota tubuh.

  • Meningkatkan stamina.

  • Meningkatkan massa otot dan kepadatan tulang.

  • Menurunkan tekanan darah.

  • Membuat percaya diri, meningkatkan mood, dan energi.

Baca juga: Agar Tidur Lebih Nyenyak, Coba Biasakan Senam Ini

Gerakan-gerakan zumba memang dirancang untuk mudah dipraktikkan oleh orang dengan berbagai usia, tingkat kebugaran, dan kemampuan. Selain itu, olahraga ini juga dapat dimodifikasi menjadi lebih ringan, sehingga dapat menjadi olahraga low-impact yang bisa dipraktikkan oleh lansia dan pemula.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. I've Heard Friends Talk About Zumba. What Does It Involve, and Is It an Effective Workout? 
Everyday Health. Diakses pada 2019. Getting Fit With Zumba. 
WebMD. Diakses pada 2019. Zumba: Fun is Secret Ingredient of Latin Dance Workout.