• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Eksim Bisa Sebabkan Otitis Eksterna, Ini Alasannya

Eksim Bisa Sebabkan Otitis Eksterna, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Otitis eksterna merupakan infeksi di saluran telinga yang membentang dari gendang telinga ke bagian luar kepala. Gangguan telinga ini biasanya terjadi karena air yang tertinggal setelah selesai berenang, sehingga menciptakan lingkungan lembap yang membantu pertumbuhan bakteri.

Meletakkan jari, kapas, atau benda lain di telinga juga dapat menyebabkan gangguan otitis eksterna dengan merusak lapisan tipis kulit yang melapisi saluran telinga. Penyebab paling umum dari infeksi ini adalah bakteri yang menyerang kulit di dalam saluran telinga seperti eksim. Biasanya, kamu dapat merawat telinga dengan otitis eksterna dengan obat tetes telinga. Perawatan segera dapat membantu mencegah komplikasi dan infeksi yang lebih serius. 

Baca juga: 3 Cara Tangani Otitis Eksterna di Rumah

Penyebab Terjadinya Otitis Eksterna

Gangguan otitis eksterna merupakan infeksi yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Eksim, jamur, atau virus sebenarnya lebih jarang menyebabkan otitis eksterna. Telinga memiliki pertahanan alami. Saluran telinga luar memiliki pertahanan alami yang membantu menjaga mereka tetap bersih dan mencegah infeksi. Fitur pelindung tersebut meliputi:

  • Kelenjar yang mengeluarkan zat lilin (cerumen). Sekresi-sekresi ini membantu lapisan tipis yang anti-air pada kulit dalam telinga. Cerumen juga sedikit asam yang membantu lebih lanjut mencegah pertumbuhan bakteri. Cerumen juga mengumpulkan kotoran, sel-sel kulit mati dan puing-puing lainnya dan membantu memindahkan partikel-partikel ini dari telinga, meninggalkan kotoran telinga yang kamu temukan pada pembukaan saluran telinga. 
  • Tulang rawan yang sebagian menutupi saluran telinga. Ini dapat membantu mencegah benda asing memasuki kanal. 

Infeksi dapat terjadi jika pertahanan alami telinga sudah kewalahan menghadapi faktor penyebab. Kondisi yang dapat melemahkan pertahanan telinga dan meningkatkan pertumbuhan bakteri termasuk:

  • Kelembapan berlebih di telinga. Keringat, cuaca lembap yang berkepanjangan atau air yang tertinggal di telinga setelah berenang dapat menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi bakteri.

  • Goresan atau lecet di saluran telinga. Membersihkan telinga dengan kapas atau jepit rambut, menggaruk bagian dalam telinga dengan jari, atau memakai earbud atau alat bantu dengar dapat menyebabkan kerusakan kecil pada kulit yang memungkinkan bakteri tumbuh. 

  • Reaksi sensitivitas. Produk atau perhiasan rambut dapat menyebabkan alergi dan kondisi kulit yang memicu infeksi.

Baca juga: Ini 3 Gangguan Telinga yang Bisa Ditangani Dokter THT

Jagalah Agar Telinga Tetap Kering

Untuk menghindari otitis eksterna, lakukan tips berikut ini:

  • Jaga telinga tetap kering. Keringkan telinga secara menyeluruh setelah berenang atau mandi. Keringkan hanya telinga bagian luar, usap perlahan dan lembut dengan handuk atau kain lembut.

  • Angkat kepala ke samping untuk membantu mengalirkan air dari saluran telinga. Kamu bisa mengeringkan telinga dengan alat pengering rambut jika meletakkannya di pengaturan terendah dan menahannya setidaknya 0,3 meter dari telinga. 

  • Pencegahan di rumah. Jika kamu tahu tidak memiliki gendang telinga yang tertusuk, kamu dapat menggunakan obat tetes telinga preventif buatan sendiri sebelum dan sesudah berenang. Campuran 1 bagian cuka putih dengan 1 bagian alkohol dapat membantu mengeringkan dan mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan telinga perenang. 

  • Berenang dengan hati-hati. Perhatikan tanda-tanda yang memperingatkan perenang pada jumlah bakteri yang tinggi dan jangan berenang pada hari-hari di mana pengunjung lebih banyak datang untuk berenang. 

  • Hindari meletakkan benda asing di telinga. Jangan pernah mencoba menggaruk gatal atau menggali kotoran telinga dengan benda-benda seperti kapas, klip kertas, atau jepit rambut. 

  • Lindungi telinga dari iritasi. Letakkan bola kapas di telinga kamu saat menerapkan produk seperti semprotan rambut dan pewarna rambut.

Baca juga: Hati-Hati, Penyakit Telinga Ini Bisa Sebabkan Infeksi dan Peradangan

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai penyebab otitis eksterna. Jika kamu mengalami gangguan telinga ini, sebaiknya segera periksakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kini memeriksakan kesehatan pada dokter lebih mudah hanya melalui aplikasi Halodoc karena bisa diakses kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Swimmer's ear.
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Swimmer's Ear?