• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Fakta Seputar Cream Temulawak yang Perlu Diketahui

Fakta Seputar Cream Temulawak yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Temulawak memiliki nama Latin Curcuma xanthorrhiza Roxb (Zingiberaceae). Ini adalah tanaman obat yang tumbuh tersebar luas di Asia Tenggara. Umumnya, temulawak digunakan sebagai bumbu masakan dan obat. Namun, di Indonesia, temulawak sebagai obat juga biasa digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi jerawat.

Lanjut ke ranah kecantikan, belakangan ini muncul dan populer cream temulawak dari Malaysia, yang diklaim dapat mengatasi jerawat, memutihkan, dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Tak hanya impor dari Malaysia, produsen kecantikan Indonesia pun mengeluarkan produk serupa. Namun, untuk menguak kebenaran klaimnya, kamu perlu mengamati apa yang terkandung dalam komposisi cream temulawak tersebut.

Baca juga: Temulawak sebagai Obat Alami Atasi Penyakit Liver

Manfaat Cream Temulawak

Jika dilihat dari kandungannya, berikut manfaat cream temulawak secara umum:

  • Sebagai Obat Antijerawat

Dalam jurnal internasional karya para peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), diungkapkan bahwa temulawak memiliki khasiat bagi kesehatan kulit. Dalam hasil studi tersebut, tanaman rempah ini diamati bagian bunganya yang kemudian dikeringkan untuk diambil ekstrak minyak atsirinya, atau essential oil dari temulawak.

Hasilnya ditemukan bahwa minyak atsiri dari bunga temulawak memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes, penyebab peradangan saat kulit berjerawat. Minyak tersebut bahkan bisa menghambat bakteri jerawat 50 persen lebih baik dibandingkan antibiotik tetrasiklin, yang biasa digunakan dalam pengobatan jerawat.  

  • Sebagai Krim Pemutih Kulit

Masih mengutip dari jurnal yang sama, diketahui juga bahwa temulawak memiliki potensi untuk memutihkan kulit. Baik ekstrak maupun minyak atsirinya, ternyata dapat menghambat aktivitas enzim tyrosinase. Enzim tersebut bertanggung jawab atas pembentukan melanin yang dapat membuat kulit menjadi gelap.

Baca juga: Selain Mengatasi Osteoarthritis, Ini 7 Manfaat Lain Temulawak

  • Melindungi Kulit dari Efek Buruk Sinar UV

Paparan sinar UV dapat berakibat buruk pada kulit. Sinar ini bisa menyebabkan kulit kusam, muncul bercak hitam di wajah, serta memicu kanker kulit. Dalam sebuah studi, diungkapkan bahwa sifat antioksidan yang dimiliki temulawak dapat melindungi kulit dari berbagai efek buruk dari sinar UV tersebut.

  • Menenangkan Kulit yang Bengkak

Sifat antiradang dalam temulawak dapat membantu meredakan berbagai kondisi kulit yang berhubungan dengan peradangan, misalnya pada kondisi eksim. Manfaat ini secara umum juga dapat mengurangi pembengkakan atau radang dalam berbagai bentuk.

  • Membuat Awet Muda

Temulawak juga termasuk ke dalam golongan antioksidan topikal, yang memiliki manfaat untuk membuat kulit terlihat lebih muda. Hal ini karena temulawak dapat melindungi kulit dari penuaan dini yang disebabkan oleh faktor eksternal, seperti paparan sinar matahari yang berlebihan, merokok, polusi, dan lainnya.

Baca juga: Manfaat Temulawak untuk Kecantikan

Ada Bahaya yang Perlu Diketahui dari Cream Temulawak

Meski manfaat cream temulawak sangat banyak dan sudah terbukti secara ilmiah, kamu tetap harus berhati-hati dengan maraknya produk yang beredar di pasaran. Sebab, banyak produk yang mencampur cream ini dengan berbagai bahan kimia yang tidak baik bagi kulit. 

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari produk cream temulawak yang berbahaya:

  • Pastikan produk cream temulawak memiliki izin edar dari BPOM atau lembaga serupa. Untuk memeriksa izin edarnya valid atau tidak, kamu dapat membuka situs BPOM dan masukkan data produk yang diminta.

  • Lihat komposisi dalam kemasan. Hindari produk cream temulawak tersebut jika tidak mengandung ekstrak temulawak asli, mengandung titanium dioksida (zat yang digolongkan sebagai karsigonen, sehingga dapat memicu kanker), dan mengandung paraben (zat yang dapat mengganggu sistem hormon).

Jika produk cream temulawak sudah memiliki izin edar yang valid, tetapi memiliki kandungan beberapa zat yang telah disebut tadi, sebaiknya hindari pemakaian produk tersebut. Carilah produk cream temulawak yang terbuat dari bahan alami, agar kamu bisa menikmati khasiatnya. 

Kalau kamu merasakan efek atau gejala yang tidak biasa setelah penggunaan cream temulawak, segera download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter atau buat janji dengan dokter kulit di rumah sakit. Indikasi ketidakcocokan dan efek buruk yang mungkin ditimbulkan dapat lebih mudah diantisipasi, jika kamu segera berkonsultasi pada dokter.

Referensi:
Sciencedirect. Diakses pada 2020. Flower Bracts of Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) for Skin Care: Anti-acne and Whitening Agents.
NCBI. Diakses pada 2020. Interference of Paraben Compounds with Estrogen Metabolism by Inhibition of 17β-Hydroxysteroid Dehydrogenases.
NCBI. Diakses pada 2020. Cancer Chemoprotective Effects of Curcuma Xanthorrhiza.
NCBI. Diakses pada 2020. Protective effect of curcumin against ultraviolet A irradiation-induced photoaging in human dermal fibroblasts.
Cosmeticdesign. Diakses pada 2020. European Comission Publishes Titanium Dioxide Classification.