• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Fakta Soal Anak ADHD yang Harus Orang Tua Tahu
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Fakta Soal Anak ADHD yang Harus Orang Tua Tahu

Fakta Soal Anak ADHD yang Harus Orang Tua Tahu

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 04 Maret 2022

Fakta ADHD perlu diketahui dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Sebab, anak dengan gangguan mental ini seringkali dianggap sebagai “anak nakal” karena hiperaktif, padahal kondisi tersebut terjadi karena ada gangguan pada perkembangan otaknya.

Fakta Soal Anak ADHD yang Harus Orang Tua Tahu

Halodoc, Jakarta – Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder alias ADHD seringkali disalahpahami sebagai “anak nakal”. Pasalnya, kondisi ini menyebabkan pengidapnya menjadi hiperaktif, impulsif, dan sulit untuk memusatkan perhatian. Hal tersebut terjadi karena ada gangguan pada perkembangan otak anak. 

Maka dari itu, penting untuk mengetahui fakta ADHD dengan baik, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Faktanya, kondisi ini membutuhkan penanganan agar gejala-gejala yang muncul pada Si Kecil bisa lebih dikontrol. Dengan begitu, anak akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan lebih mudah dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Beragam Fakta ADHD yang Umum 

ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, dan sulit memusatkan perhatian. Oleh karena perilakunya tersebut, beberapa orang menganggap anak ADHD sebagai anak yang nakal dan sulit diatur. Namun, apakah iya anak ADHD memang seperti itu? Mengapa anak ADHD bersikap hiperaktif? Coba simak beberapa fakta ADHD di bawah ini, yuk!

  1. Penyebab ADHD 

ADHD adalah gangguan kesehatan mental. Selain pada anak-anak, kondisi ini sebenarnya juga bisa dialami oleh orang dewasa. Ada yang menganggap bahwa ADHD disebabkan karena terlalu banyak menonton TV. Padahal, ADHD bukan disebabkan karena terlalu banyak menonton TV, kemiskinan, atau masalah keluarga. 

Penyakit ini disebabkan oleh faktor genetik serta gangguan pada perkembangan otak. Pada anak dengan ADHD, terdapat gangguan pada pusat perhatian dan saraf otak motorik yang membuatnya kesulitan untuk memusatkan perhatian dan mengendalikan perilaku.

  1. Apa Saja Gejalanya? 

Sebenarnya, normal bagi anak-anak untuk bersikap aktif dan senang bermain. Namun, anak dengan ADHD memiliki gejala yang membuatnya kesulitan mengendalikan perilaku, sehingga dapat mengganggu aktivitasnya di sekolah atau di rumah. Biasanya, sebagian besar kasus  ADHD dapat terdeteksi pada usia 6 hingga 12 tahun dengan gejala:

  • Mudah lupa.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Sulit mematuhi instruksi.
  • Terus-menerus berbicara.
  • Sering memotong pembicaraan orang lain.
  • Tidak bisa diam atau selalu gelisah.
  • Sangat aktif atau selalu bergerak (hiperaktif).
  • Kurang memahami konsekuensi buruk.
  • Cenderung mudah berganti aktivitas dalam waktu singkat.
  1. Bagaimana Diagnosa ADHD?

Untuk mendapatkan diagnosa yang tepat tentang ADHD, ahli medis, seperti dokter anak dan psikiater akan melakukan serangkaian pemeriksaan berupa wawancara dan observasi. Hal ini dilakukan untuk mencari penyebab anak bersikap tidak wajar, sebelum dilakukan upaya pengobatan yang tepat.

  1. Bagaimana Pengobatan ADHD?

Walaupun ADHD tidak bisa disembuhkan, tetapi ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengendalikan gejala ADHD. Tindakan ini dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan belajar, dan menjaga mereka dari tingkah laku yang dapat membahayakan diri mereka sendiri. Biasanya, pengobatan ADHD dapat berupa obat-obatan atau terapi. 

Obat-obatan diberikan dokter untuk membuat penderita menjadi lebih tenang dan menurunkan sikap impulsifnya, sehingga penderita bisa lebih fokus. Sementara itu, terapi dilakukan untuk menangani gangguan yang mungkin menyertai ADHD, seperti depresi. Terapi yang biasanya diberikan pada penderita ADHD adalah terapi perilaku kognitif, terapi psikologi, atau pelatihan interaksi sosial.

Jika Si Kecil mengalami gejala penyakit dan membutuhkan penanganan medis, segera bawa ke rumah sakit terdekat. Biar lebih mudah, gunakan aplikasi Halodoc untuk mencari daftar rumah sakit yang bisa dikunjungi. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
NHS UK. Diakses pada 2022.Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
Healthline. Diakses pada 2022.Everything to Know About ADHD.