• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Fakta tentang Sindrom Eisenmenger

4 Fakta tentang Sindrom Eisenmenger

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Sindrom Eisenmenger merupakan komplikasi dari kelainan jantung yang dialami sejak lahir (bawaan). Cacat jantung yang menyebabkan lubang berkembang di antara dua ruang jantung adalah penyebab paling umum sindrom Eisenmenger. Lubang ini menyebabkan darah bersirkulasi secara tidak normal di jantung dan paru-paru. 

Pembuluh darah di arteri paru-paru menjadi kaku dan sempit, meningkatkan tekanan di arteri paru-paru. Ini secara permanen merusak pembuluh darah di paru-paru. Perlu diketahui juga sindrom Eisenmenger terjadi saat peningkatan aliran darah di paru-paru begitu hebat, sehingga aliran darah melalui shunt berbalik. Untuk mengetahui tentang sindrom Eisenmenger, ketahui fakta selengkapnya:

Baca juga: Sindrom Eisenmenger Dapat Sebabkan Komplikasi pada Jantung

1. Kondisi yang Mengancam Jiwa

Sindrom Eisenmenger mengakibatkan darah kekurangan oksigen (hingga kebiruan) dari sisi kanan jantung mengalir ke sisi kiri jantung dan dipompa ke tubuh. Akibatnya, kamu tidak menerima oksigen yang cukup untuk semua organ dan dari jaringan. 

Melihat keadaan yang seperti ini, sindrom Eisenmenger dapat mengancam jiwa yang membutuhkan pemantauan medis yang cermat. Dengan konsumsi obat dapat memperbaiki gejala dan prognosis. Sindrom Eisenmenger berkembang paling sering karena adanya lubang di antara ruang-ruang jantung. Untuk memahami bagaimana sindrom Eisenmenger memengaruhi jantung dan paru-paru, maka perlu diketahui cara jantung bekerja.

2. Terjadi Akibat Cacat Jantung

Bagi kebanyakan orang yang memiliki sindrom Eisenmenger, penyebab kondisinya adalah karena lubang (shunt) antara pembuluh darah utama atau ruang jantung. Shunt ini adalah kelainan jantung yang dialami sejak lahir (bawaan). Cacat jantung yang dapat menyebabkan sindrom Eisenmenger meliputi:

  • Defek septum ventrikel. Pirau di dinding jaringan yang membagi sisi kanan dan kiri ruang pemompa utama jantung (ventrikel) adalah penyebab paling umum dari sindrom Eisenmenger. 
  • Cacat septum atrium. Cacat septum atrium adalah pirau di dinding jaringan yang membelah sisi kanan dan kiri bilik atas jantung (atria).
  • Duktus arteriosus paten. Cacat jantung ini adalah celah antara arteri pulmonalis yang membawa darah miskin oksigen ke paru-paru dan arteri yang membawa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh (aorta).
  • Cacat kana atrioventrikular. Pada cacat jantung ini, ada lubang besar di tengah jantung tempat dinding antara bilik atas (atrium) dan bilik bawah (ventrikel) bertemu. 

Baca juga: Ketahui Penyebab Terjadinya Sindrom Eisenmenger pada Anak

3. Kondisi Bawaan Lahir dan Turunan

Riwayat keluarga dengan kelainan jantung juga meningkatkan risiko bayi dilahirkan dengan kelainan jantung bawaan, termasuk kemungkinan mengembangkan sindrom Eisenmenger. 

4. Berdampak pada Sejumlah Komplikasi

Memiliki terlalu banyak sel darah merah dapat mengurangi aliran darah ke organ lain dan meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah. Karenanya komplikasi berikut bisa terjadi:

  • Aritmia. Pembesaran dan penebalan dinding di jantung, bersama dengan kadar oksigen yang rendah, dapat menyebabkan irama jantung tidak teratur (aritmia).
  • Serangan jantung mendadak. Jika kamu mengembangkan aritmia sebagai komplikasi dari sindrom Eisenmenger, ada kemungkinan aritmia bisa tiba-tiba menghentikan detak jantung. 
  • Henti jantung. Kehilangan fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran yang mendadak tidak terduga bisa terjadi. Jika tidak segera menerima pertolongan medis, dapat mengancam jiwa karena serangan jantung mendadak dalam hitungan menit. 
  • Gagal jantung. Tekanan yang meningkat di jantung dapat menyebabkan otot-otot jantung melemah, mengurangi efektivitas pemompaan jantung. 

Baca juga: Cegah Penyakit Jantung dengan Konsumsi Makanan Ini

Itulah beberapa fakta mengenai sindrom Eisenmenger. Jika kamu mempunyai pertanyaan lain tentang penyakit, jangan ragu untuk menanyakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Berdiskusi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Eisenmenger syndrome
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Eisenmenger Syndrome?