• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Faktor Risiko yang Sebabkan Kanker Tulang

Faktor Risiko yang Sebabkan Kanker Tulang

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Faktor Risiko yang Sebabkan Kanker Tulang

Halodoc, Jakarta – Osteoporosis bukan satu-satunya penyakit yang bisa menyerang dan melemahkan tulang. Kanker tulang juga merupakan penyakit tulang berbahaya yang mesti diwaspadai. Jenis kanker ini terjadi ketika sel-sel yang tidak normal tumbuh secara tidak terkendali di tulang.

Kanker tulang bisa muncul di tulang manapun di tubuh, namun paling sering menyerang panggul atau tulang panjang di lengan dan tungkai. Meskipun penyebab penyakit ini masih belum diketahui secara pasti, namun beberapa faktor diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker tulang. Berikut ulasannya.

Baca juga: Alasan Kanker Tulang Menjadi Jenis Penyakit yang Mematikan

Mengenal Jenis-jenis Kanker Tulang

Kanker tulang bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu kanker tulang primer dan sekunder. Kanker tulang primer atau sarkoma tulang adalah kanker yang dimulai di tulang. Para ahli tidak mengetahui pasti apa penyebabnya, tapi faktor genetik mungkin berperan terhadap terjadinya jenis kanker tulang satu ini.

Beberapa jenis kanker tulang primer yang paling umum, yaitu:

  • Osteosarcoma. Ini adalah jenis kanker tulang yang paling umum. Dalam tumor ini, sel kanker menghasilkan tulang. Osteosarcoma paling sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa muda, pada tulang kaki atau lengan. 
  • Chondrosarcoma. Ini adalah jenis kanker tulang kedua paling umum setelah osteosarcoma. Pada tumor ini, sel-sel kanker menghasilkan tulang rawan. Chondrosarcoma biasanya terjadi di panggul, tungkai atau lengan pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua.
  • Sarkoma Ewing. Jenis kanker tulang ini paling sering muncul di panggul, tungkai atau lengan anak-anak dan dewasa muda.

Sementara itu, kanker tulang sekunder adalah jenis kanker tulang yang biasanya dimulai di tempat lain di tubuh. Misalnya, kanker paru-paru yang sudah menyebar ke tulang. Jenis kanker yang biasanya bisa menyebar ke tulang, antara lain kanker payudara, kanker prostat, dan kanker paru-paru.

Faktor Risiko Kanker Tulang

Beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker tulang, antara lain:

  • Pernah Menjalani Pengobatan Kanker

Kanker tulang lebih sering terjadi pada orang yang pernah menjalani radiasi, transplantasi sel induk atau obat kemoterapi tertentu untuk kanker lain.

  • Memiliki Sindrom Genetik yang Diturunkan

Sindrom genetik langka tertentu yang diturunkan melalui keluarga bisa meningkatkan risiko kamu terkena kanker tulang, termasuk sindrom Li-Fraumeni dan retinoblastoma herediter.

  • Penyakit Tulang Paget 

Penyakit yang biasanya terjadi pada orang tua ini bisa meningkatkan risiko kanker tulang berkembang di kemudian hari.

Baca juga: Ketahui Komplikasi yang Disebabkan oleh Kanker Tulang

Gejala Kanker Tulang yang Perlu Diwaspadai

Sayangnya, cara untuk mencegah kanker tulang sampai saat ini belum ditemukan. Jadi, bila kamu termasuk orang yang berisiko tinggi untuk terkena kanker tulang, penting bagi kamu untuk mengetahui dan mewaspadai gejala kanker tulang. Dengan mendeteksi kanker tulang sedini mungkin, pengobatan bisa segera dilakukan dan peluang kanker untuk bisa disembuhkan pun lebih tinggi.

Gejala kanker tulang sering kali tidak disadari pada awalnya. Biasanya, penyakit ini ditemukan ketika dokter melakukan pemeriksaan dengan sinar-X untuk masalah tulang lain, seperti keseleo. Namun, gejala kanker tulang bisa berupa rasa nyeri di area tulang yang terkena, yang bisa bertambah parah saat beraktivitas, bahkan bisa membuat kamu terbangun di malam hari.

Selain itu, gejala kanker tulang lain yang juga bisa terjadi, antara lain:

  • Demam.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Bengkak di sekitar tulang.
  • Kelelahan.
  • Penurunan berat badan.

Baca juga: Mengidap Tumor Tulang, Apakah Bisa Disembuhkan?

Bila kamu mengalami gejala kanker tulang seperti di atas, segera periksakan diri ke dokter. Agar lebih mudah, buat janji saja dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Bone cancer
WebMD. Diakses pada 2021. Bone Cancer