• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Fenomena FODA, Takut Jalin Hubungan karena Pandemi COVID-19

Fenomena FODA, Takut Jalin Hubungan karena Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Fenomena FODA, Takut Jalin Hubungan karena Pandemi COVID-19

“Menghabiskan hari demi hari di rumah, minim interaksi sosial, membuat banyak orang merasa gugup dan takut untuk menjalin hubungan lagi setelah pandemi COVID-19. Kondisi ini disebut juga dengan istilah fenomena FODA atau fear of dating again.”

Halodoc, Jakarta – Meski pandemi COVID-19 belum usai, tingkat vaksinasi yang terus meningkat membuat banyak orang berharap bisa kembali ke kehidupan normal. Kembali berkumpul dengan keluarga, bepergian, nongkrong di cafe favorit, bahkan berkencan. Namun, muncul tren baru yang disebut fenomena FODA (fear of dating again).

Fenomena FODA adalah istilah untuk menggambarkan keraguan dan ketakutan untuk menjalin hubungan lagi karena pandemi COVID-19. Ingin tahu lebih lanjut tentang fenomena ini? Yuk simak pembahasannya!

Baca juga: 4 Cara Menjalani Hubungan yang Sehat

Apa Itu Fenomena FODA?

Nama fenomena FODA pertama kali diciptakan oleh Logan Ury, direktur ilmu hubungan untuk aplikasi kencan Hinge. Ia mengatakan bahwa 51 persen pengguna Hinge melaporkan merasakan FODA. Banyak yang merasa resah saat akan berkencan, terlebih di masa pandemi COVID-19.

Ury dan perwakilan dari situs kencan lainnya mengatakan bahwa data yang dikumpulkan oleh berbagai tim menunjukkan bahwa banyak orang ragu untuk memulai kembali kehidupan kencan mereka. Banyak juga yang tampaknya mencari koneksi jangka panjang, daripada teman kencan singkat.

Banyak juga yang merasa khawatir tentang bagaimana berinteraksi dengan orang lain lagi, setelah begitu banyak waktu yang dihabiskan dalam isolasi atau hanya dengan beberapa orang.

“Banyak orang memberi tahu kami bahwa meski ada keinginan untuk menemukan cinta, ada juga banyak keraguan, dan itu muncul karena fakta bahwa orang-orang merasa keterampilan bersosialnya menurun. Tentu saja ada juga ketakutan seputar tindakan pencegahan COVID-19 secara umum,” kata Ury.

“Efek samping” dari fenomena FODA tidak hanya mencakup kegelisahan dan ketakutan, tetapi juga terlalu memikirkan hal-hal kecil. Data Hinge menemukan bahwa satu dari tiga (38 persen) pengguna mengatakan bahwa pandemi telah membuat mereka terlalu memikirkan detail kecil dan lebih dari setengah (53 persen) memutuskan pada tahun 2021 untuk tidak terlalu memikirkan kehidupan kencan mereka saat ini.

Tips Mengatasi FODA

Meski berurusan dengan FODA bisa benar-benar melumpuhkan bagi siapa pun yang mencari cinta di dunia pasca-vaksinasi, kabar baiknya adalah hal ini bisa diatasi. Mayoritas pengguna Hinge mencatat bahwa mereka mengambil langkah-langkah untuk berinvestasi dalam kesehatan mental mereka, seperti lebih banyak berolahraga atau menetapkan batasan yang lebih baik dengan media sosial. 

Berikut ini tips untuk mengatasi fenomena FODA, bila kamu mengalaminya:

  1. Beri Waktu Untuk Menenangkan Diri

Tennesha Wood, pelatih kencan dan bintang serial FYI Black Love, mengatakan bahwa berkencan mungkin tidak lagi terasa sama seperti sebelum pandemi. Untuk alasan itu, sebaiknya beri diri sendiri waktu untuk beradaptasi dengan berkencan dalam kenyataan baru.

Abaikan tekanan untuk segera menemukan pasangan atau cinta sejati. Cobalah untuk berjalan perlahan, dan jujur pada diri sendiri tentang hubungan dengan seseorang, daripada terburu-buru menjalin hubungan hanya karena kamu tidak ingin sendirian. 

Baca juga: Hubungan Asmara Juga Butuh Ilmu Psikologi

  1. Ketahuilah Bahwa Kamu Tidak Sendirian

Selama pandemi, banyak orang merasa kesepian ketika menghabiskan waktu di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain. Jadi, adalah hal yang wajar bila ada rasa canggung atau gugup ketika mulai berkencan lagi. Kamu bukan satu-satunya yang mengalami hal itu.

  1. Persiapkan Mental sebelum Berkencan

Berlatihlah di cermin dan lakukan teknik pernapasan, sebagai persiapan mental sebelum berkencan. Lakukan berbagai cara yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, seperti membeli baju baru, atau mencoba teknik make-up baru.

  1. Berusaha Jadi Pendengar yang Baik

Banyak yang gugup saat kencan karena terlalu fokus pada diri sendiri. Apakah saya akan terlihat baik? Apa riasan saya terlalu mencolok? Mungkinkah berlebihan untuk bicara santai? Sebaiknya hindari kekhawatiran semacam itu.

Alih-alih hanya fokus pada diri sendiri, cobalah fokus pada pasangan kencan kamu. Dalam hal ini maksudnya, cobalah untuk fokus menjadi pendengar yang baik. Daripada berusaha tampil menarik, cobalah untuk bersikap tertarik pada pasangan kencan kamu, dengan mengajukan pertanyaan lanjutan, ketimbang hanya bicara tentang diri sendiri. 

Di masa pandemi COVID-19 yang serba tidak pasti, sebaiknya jangan terlalu menaruh ekspektasi terlalu tinggi, termasuk dalam hal berkencan. Menemukan pasangan sejati dan membuat komitmen bisa jadi penting, tetapi tidak semua orang menginginkan hal yang sama.

Jadi, buang jauh-jauh kekhawatiran berlebihan dan jalani saja waktu yang ada untuk berkencan dan mengenal pasangan lebih jauh. Bila waktunya tiba, kamu pasti akan menemukan orang yang tepat. Namun, jika butuh saran ahli soal hubungan, kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bicara pada psikolog kapan saja.

Referensi:

The New York Post. Diakses pada 2021. FODA is The New FOMO: Scary Dating Trend for Singles After COVID-19.

Today. Diakses pada 2021. What is FODA? Experts Explain The Pandemic Dating Phenomenon.

InStyle. Diakses pada 2021. Fear of Dating Again, aka FODA, Is Very Much a Thing Right Now.