• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Fobia dapat Memicu Gangguan Panik pada Seseorang

Fobia dapat Memicu Gangguan Panik pada Seseorang

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘fobia’? Ya, fobia adalah rasa takut yang luar biasa terhadap objek, tempat, situasi, perasaan atau hewan. Ketakutan yang berlebihan ini tidak jarang menyebabkan ketidakberdayaan, kecemasan, dan kepanikan yang parah. Itulah mengapa fobia dikatakan memicu gangguan panik pada seseorang. Namun, benarkah demikian?

Pertama-tama, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa fobia dan gangguan panik adalah dua kondisi yang berbeda. Sering dianggap sama karena punya gejala yang mirip, seperti rasa takut yang hebat, perasaan cemas dan serangan panik. Menurut informasi yang ditemukan dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM 5), fobia dan gangguan panik sama-sama diklasifikasikan sebagai ‘gangguan kecemasan’. Namun, fobia dan gangguan panik adalah kondisi yang berbeda, masing-masing dengan sejumlah kriteria diagnostik yang berbeda.

Baca juga: Fobia Dapat Sebabkan Gangguan Kecemasan, Ini Alasannya

Dapatkah Fobia Memicu Gangguan Panik?

Fobia adalah ketakutan yang intens terhadap sesuatu. Memiliki ketakutan terhadap hal-hal tertentu dalam hidup adalah wajar dan hampir semua orang punya sesuatu yang ditakutinya, namun fobia berbeda. Orang yang memiliki fobia dapat mengubah cara hidup mereka demi menghindari objek atau situasi yang ditakuti.

Misalnya, banyak orang takut untuk bepergian dengan menggunakan pesawat terbang, namun mereka akan tetap naik pesawat bila perlu. Namun, orang yang memiliki fobia terhadap pesawat terbang, bahkan mungkin tidak akan pergi ke bandara untuk menghindari pesawat. 

Menurut American Psychiatric Association (APA), ada tiga jenis fobia:

  • Fobia Spesifik

Ini adalah ketakutan yang intens dan tidak masuk akal terhadap pemicu tertentu.

  • Fobia Sosial atau Kecemasan Sosial

Ini adalah ketakutan yang mendalam terhadap penghinaan dari masyarakat umum dan dikucilkan atau dihakimi oleh orang lain dalam situasi sosial. Situasi seperti acara pertemuan yang dihadiri oleh banyak orang terasa sangat menakutkan bagi seseorang dengan fobia sosial. Namun, kondisi ini tidak sama dengan rasa malu.

  • Agoraphobia

Ini adalah ketakutan berada dalam situasi di mana melarikan diri mungkin sulit dilakukan atau tidak ada bantuan yang tersedia bila ada hal yang tidak beres. Agoraphobia sering dianggap sebagai ketakutan akan ruang terbuka, namun orang dengan fobia ini bisa takut pada ruangan kecil, seperti lift atau berada di transportasi umum. Nah, jenis fobia ini yang memicu gangguan panik pada seseorang.

Baca juga: Ini Penyebab Fobia Bisa Muncul

Mengenal Agoraphobia yang Dapat Memicu Gangguan Panik

Agoraphobia dikenal sebagai fobia kompleks, karena pemicunya tidak mudah dikenali. Selain itu, orang dengan agoraphobia bisa merasa takut pada hal-hal yang sulit dihindari, seperti meninggalkan rumah, mengunjungi pusat perbelanjaan, atau berada di tengah orang banyak.

Bila pengidap agoraphobia berada dalam situasi tersebut, mereka biasanya mengalami gejala serangan panik, seperti:

  • Detak jantung meningkat.
  • Pernapasan menjadi cepat (hiperventilasi).
  • Merasa panas dan berkeringat.
  • Merasa sakit.

Orang yang mengidap agoraphobia berisiko lebih tinggi mengalami gangguan panik, yaitu gangguan yang melibatkan serangan panik yang berulang dan tidak terduga. Dengan adanya gangguan panik, pengidap takut mengalami lebih banyak serangan panik dan khawatir bahwa sesuatu yang buruk dapat terjadi akibat serangan panik tersebut.

Akibatnya, pengidap agoraphobia yang juga mengalami gangguan panik akan cenderung menghindari situasi yang menyebabkan serangan panik. Mereka hanya mau meninggalkan rumah bersama teman atau pasangan, atau mungkin akan memesan bahan makanan secara online agar tidak perlu meninggalkan rumah untuk pergi ke supermarket. Perilaku ini dikenal sebagai penghindaran atau avoidance.

Baca juga: Mengidap Agoraphobia? Begini Cara Mengatasinya

Itulah penjelasan mengenai agorafobia, jenis fobia yang dapat memicu gangguan panik pada seseorang. Bila kamu ingin mengetahui lebih jauh tentang fobia dan gangguan panik, tanyakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang.

Referensi:
National Health Service. Diakses pada 2020. Phobia.
National Health Service. Diakses pada 2020. Agoraphobia.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything you need to know about phobias.
Canadian Mental Health Association. Diakses pada 2020. Phobias and Panic Disorders.