• Home
  • /
  • Foreign Accent Syndrome, Penyakit Langka Bisa Bicara Banyak Bahasa

Foreign Accent Syndrome, Penyakit Langka Bisa Bicara Banyak Bahasa

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Foreign Accent Syndrome, Penyakit Langka Bisa Bicara Banyak Bahasa

Halodoc, Jakarta - Foreign accent syndrome (FAS) adalah sebutan untuk gangguan bicara cukup langka yang menyebabkan seseorang mengalami perubahan aksen bahasa secara tiba-tiba. Jadi seseorang seakan berbicara seperti penutur asing. Misalnya orang Inggris yang tiba-tiba bicara dengan aksen seperti orang Australia atau Singapura. 

Melansir jurnal yang dituliskan The University of Texas at Dallas, Foreign Accent Syndrome paling sering terjadi akibat kerusakan otak yang disebabkan oleh stroke atau cedera otak traumatis. Penyebab lainnya termasuk multiple sclerosis dan gangguan konversi. 

FAS pernah tercatat dalam kasus-kasus di seluruh dunia, termasuk perubahan aksen dari Jepang ke Korea, British-English ke Prancis, American-English ke British-English, dan Spanyol ke Hongaria.

Baca juga: 5 Manfaat Belajar Bahasa Asing untuk Anak

Gejala dari Foreign Accent Syndrome

Mereka yang memiliki sindrom ini dapat berbicara dengan irama dan nada yang terdistorsi, misalnya:

  • Membuat suara vokal lebih lama dan lebih rendah;

  • Substitusi, penghapusan, atau distorsi konsonan;

  • Mengubah kualitas suara dengan menggerakkan lidah atau rahang berbeda saat berbicara;

  • Mengganti kata atau menggunakan kata-kata yang tidak pantas untuk menggambarkan sesuatu;

  • Merangkai kalimat dengan cara yang salah.

Gejala dapat berlangsung berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau mungkin permanen.

Baca juga: Awas, Inilah 4 Gangguan Bicara yang Bisa Dialami Anak

Penyebab Foreign Accent Syndrome

Penyakit FAS disebabkan oleh kerusakan pada bagian otak yang mengontrol ritme dan melodi bicara. Kerusakan mungkin disebabkan oleh:

  • Stroke;

  • Trauma ke otak, seperti pukulan tajam ke tengkorak;

  • Pendarahan pada otak;

  • Multiple sclerosis

  • Tumor otak;

FAS juga dikaitkan dengan gejala lain, seperti:

  • Aphasia — gangguan komunikasi yang memengaruhi kemampuan untuk memahami dan mengekspresikan bahasa;
  • Apraxia  — gangguan bicara yang memengaruhi kemampuan untuk membuat suara, suku kata, dan kata-kata.

Baca juga: 13 Penyebab Gangguan Bicara Disartria

Langkah Diagnosis Foreign Accent Syndrome

Cara untuk mendiagnosis penyakit FAS, pengidapnya akan ditanya tentang gejala dan riwayat medis. Pemeriksaan fisik juga dilakukan dengan memperhatikan otot-otot yang digunakan dalam berbicara. Evaluasi psikologis juga dilakukan untuk mengesampingkan kondisi kejiwaan. Keterampilan bahasa juga akan dinilai, dengan cara:

  • Tes untuk menilai kemampuan membaca, menulis, dan bahasa;

  • Menggunakan rekaman untuk menganalisis pola bicara.

Beberapa tes skrining juga dilakukan untuk mengambil gambar otak, yaitu dengan cara:

  • Pemindaian MRI;

  • CT scan;

  • Pemindaian computed tomography (SPECT) emisi foton tunggal;

  • PET scan;

  • Aktivitas listrik otak dapat diukur. Ini dapat dilakukan dengan electroencephalogram (EEG).

Kondisi ini langka terjadi, kemungkinan besar kamu akan dievaluasi oleh tim spesialis, termasuk ahli patologi wicara-bahasa, ahli saraf, dan psikolog.

Pengobatan dan Pencegahan Foreign Accent Syndrome

Segera periksakan diri ke rumah sakit untuk membicarakan dengan dokter tentang rencana perawatan terbaik untuk kondisi ini. Sebelumnya kamu bisa buat janji dengan dokter melalui Halodoc supaya lebih mudah. Nah, opsi pengobatan yang bisa diberikan meliputi:

  • Terapi wicara — pengidapnya dapat diajari cara menggerakkan bibir dan rahang dengan lebih baik saat berbicara;

  • Konseling — FAS adalah gangguan langka, pengidapnya mungkin merasa terisolasi dan malu. Konseling dapat membantu untuk merasa lebih baik dalam mengatasi kondisi tersebut.

Sementara itu, karena FAS terkait erat dengan stroke, ikutilah panduan berikut ini untuk mencegah stroke yaitu dengan berolahraga secara teratur, menerapkan pola makan sehat, mempertahankan berat badan yang sehat. Jika kamu perokok aktif, maka sebaiknya segera berhenti dari kebiasaan tersebut. Pemeriksaan rutin juga bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan dengan baik.

Referensi:
Winchester Hospital. Diakses pada 2020. Foreign Accent Syndrome.
The University of Texas at Dallas. Diakses pada 2020. Foreign Accent Syndrome.