Gagal Ginjal Akut, Bisakah Dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Gagal Ginjal Akut, Bisakah Dicegah?

Halodoc, Jakarta – Ketika ginjal berhenti bekerja tiba-tiba, dalam waktu yang sangat singkat (biasanya dua hari atau kurang), kondisi ini disebut gagal ginjal akut. Karena gagal ginjal akut  terjadi secara tiba-tiba, mungkin sulit untuk memprediksi atau mencegahnya. 

Sejatinya merawat ginjal dengan baik dapat membantu mencegah gagal ginjal akut. Pola makan dan olahraga yang konsisten bisa menjadi upaya untuk mencegah gagal ginjal akut. Selengkapnya, mengenai perawatan kesehatan ginjal dapat ditemukan di sini.

Supaya Ginjal Sehat

Kalau kamu mengidap diabetes dan tekanan darah tinggi, kamu harus bisa mengelola kedua penyakit ini agar jangan sampai mengganggu ginjalmu. Hidup sehat dengan cara mengonsumsi  makanan rendah garam dan lemak, berolahraga selama 30 menit setidaknya lima hari per minggu, batasi alkohol dan minum semua obat yang diresepkan dokter.

Jika kamu minum obat penghilang rasa sakit, seperti aspirin atau ibuprofen, jangan minum lebih dari yang direkomendasikan. Mengonsumsi terlalu banyak dari obat-obatan ini dapat melukai ginjal dan dapat menyebabkan gagal ginjal akut.

Baca juga: 7 Sayuran untuk Kesehatan Ginjal

Siapa pun bisa mengidap gagal ginjal akut. Sebagian besar gagal ginjal akut terjadi pada orang yang sudah sakit atau  berada di rumah sakit. Orang yang berada di unit perawatan intensif (ICU), bahkan lebih mungkin mendapatkan gagal ginjal akut ketimbang di unit yang umum. 

Selain itu, berikut ini beberapa kondisi yang dapat meningkatkan seseorang mengidap gagal ginjal akut, yaitu:

  1. Berusia 65 tahun ke atas.

  2. Memiliki penyakit ginjal atau masalah ginjal.

  3. Memiliki tekanan darah tinggi.

  4. Memiliki penyakit kronis, seperti penyakit jantung, penyakit hati atau diabetes.

  5. Memiliki penyakit arteri perifer (suatu kondisi yang membuat darah sulit untuk sampai ke lengan dan kaki)

Ingin tahu lebih lanjut mengenai gagal ginjal, tanyakan langsung ke Halodoc untuk informasi lebih lengkapnya. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Tidak selamanya datang tiba-tiba, gagal ginjal akut biasanya diiringi oleh beberapa masalah berikut: 

  1. Urine yang tidak cukup.

  2. Pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, ataupun kaki.

  3. Merasa lelah.

  4. Kesulitan menarik napas.

  5. Merasa bingung.

  6. Mual.

  7. Nyeri atau tekanan di dada.

  8. Jika kamu sudah memiliki gagal ginjal yang akut, biasanya akan mengalami kejang atau koma.

Perawatan untuk gagal ginjal akut tergantung pada apa yang menyebabkannya terjadi. Kebanyakan orang perlu tinggal di rumah sakit selama perawatan dan sampai ginjalnya pulih. Ketika kamu sedang dirawat untuk masalah yang menyebabkan gagal ginjal akut, kamu mungkin juga memiliki perawatan yang dapat membuat ginjal lebih sulit untuk sembuh. 

Baca juga: Panduan Hidup Sehat untuk Jaga Fungsi Ginjal

Beberapa kemungkinan perawatan termasuk:

  1. Hemodialisis sementara untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan ginjal, sampai benar-benar dapat pulih.

  2. Obat-obatan untuk mengontrol jumlah vitamin dan mineral dalam darah. 

  3. Perawatan untuk menjaga jumlah cairan yang tepat dalam darah.

  4. Ketika kembali ke rumah, dokter mungkin meminta kamu untuk mengikuti rencana diet ramah ginjal untuk membantu ginjal kembali pulih. Dokter mungkin dapat merujuk kamu ke ahli gizi, yang dapat membantu kamu membuat rencana diet ramah ginjal yang cocok untuk kondisi kesehatan yang sekarang.

Referensi:

ACP Hospitalist.org. Diakses pada 2019. Preventing AKI.
American Kidney Fund. Diakses pada 2019. Acute kidney injury.