• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gangguan Emosional Ternyata Bisa Dipengaruhi Hal Ini
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gangguan Emosional Ternyata Bisa Dipengaruhi Hal Ini

Gangguan Emosional Ternyata Bisa Dipengaruhi Hal Ini

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 13 Mei 2022

“Gangguan emosional nyatanya bisa diturunkan dalam keluarga. Selain faktor genetik, faktor lingkungan seperti tekanan emosional di tempat kerja dan di rumah juga bisa memicunya.”

Gangguan Emosional Ternyata Bisa Dipengaruhi Hal Ini

Halodoc, Jakarta – Gangguan emosional umumnya ditandai dengan perilaku mudah marah, cemas, takut, sedih bahkan senang sekalipun. Kondisi ini pun bisa dipicu oleh faktor genetik maupun reaksi terhadap lingkungan.

Salah satu dampak negatif yang perlu diwaspadai dari kondisi ini adalah timbulnya perilaku tidak pantas, risiko kecelakaan, penilaian yang buruk, menyakiti diri sendiri, kekerasan, hingga bunuh diri.

Ada pun sejumlah gangguan mental yang mendasari terbentuknya gangguan emosional seseorang, misalnya  gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan distimik, depresi berat, depresi pasca melahirkan, dan penyalahgunaan zat. Namun sebenarnya ia tidak selalu disebabkan oleh genetik, pengaruh-pengaruh di bawah ini juga mampu memicu gangguan emosional.

Berbagai Hal yang Dapat Memicu Gangguan Emosional

Faktor situasional atau lingkungan sangat berperan dalam gejala emosional. Bagi sebagian orang, gangguan emosional terbentuk akibat oleh pengalaman atau peristiwa traumatis, seperti kematian dalam keluarga. Dalam kasus lain, situasi tertentu memicu tekanan emosional, seperti berikut ini:

1. Tekanan Emosional di Tempat Kerja

Tempat kerja bisa menjadi lingkungan yang penuh tekanan. Pada akhirnya, stres dan tekanan di tempat kerja mampu membuat seseorang kewalahan. Beberapa faktor lain yang mampu meningkatkan tekanan emosional di tempat kerja, misalnya:

  • Khawatir tentang keamanan kerja dan kinerja. 
  • Bekerja berjam-jam.
  • Mendapat bayaran rendah.
  • Kondisi tempat kerja yang buruk.
  • Peningkatan tanggung jawab.
  • Kurangnya kontrol atas pekerjaan.
  • Masalah hubungan dengan rekan kerja atau manajer.

2. Tekanan Emosional di Rumah

Bukan hanya di tempat kerja, gangguan emosional nyatanya juga bisa datang dari lingkungan di sekitar rumah, seperti:

  • Mengalami masalah hubungan dengan pasangan, anggota keluarga lain atau tetangga.
  • Mengalami perubahan besar dalam hidup, seperti pindah rumah atau memiliki anak
  • Tinggal di lingkungan yang menghadapi ketidakadilan dan kekurangan sumber daya.
  • Berpenghasilan rendah.
  • Mengalami diskriminasi.
  • Merasa kesepian atau terisolasi.
  • Memiliki hutang.
  • Memiliki gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok atau jarang olahraga.

Tanda Seseorang Alami Gangguan Emosional

Gejala emosional dapat bervariasi tergantung pada penyakit, gangguan atau kondisi yang mendasarinya. Namun, kondisi ini umumnya disertai dengan gejala psikologis atau kognitif lainnya seperti:

  • Agresi, lekas marah atau agitasi.
  • Perubahan suasana hati, kepribadian atau perilaku.
  • Kebingungan atau mudah lupa.
  • Sulit berkonsentrasi .
  • Kesulitan dengan memori, berpikir, berbicara, pemahaman, menulis atau membaca.
  • Mengalami halusinasi atau delusi.
  • Penilaian yang buruk.
  • Perilaku sembrono atau tidak pantas.

Bahaya Gangguan Emosional yang Tidak Ditangani

Gangguan emosional kerap kali diabaikan karena cenderung mereda dengan sendirinya. Padahal dalam jangka panjang, gangguan emosional bisa memberikan dampak serius pada kehidupan pengidapnya maupun orang-orang disekitarnya.

Oleh sebab itu, penting untuk menangani kondisi ini dengan mencari pemicu atau penyebabnya. Setelah penyebab berhasil didiagnosis, penting untuk terus mengikuti rencana perawatan yang dianjurkan dokter maupun psikiater guna mencegah potensi berbahaya.

Ada beberapa kondisi berbahaya yang bisa terjadi akibat gangguan ini termasuk:

  • Kesulitan di tempat kerja, di sekolah, di lingkungan sosial, dan sulit berhubungan dengan orang lain.
  • Penggunaan dan penyalahgunaan narkoba dan alkohol.
  • Overdosis obat atau keracunan alkohol.
  • Terganggunya interaksi sosial.
  • Peningkatan risiko cedera,
  • Masalah hukum atau keuangan.
  • Merugikan diri.
  • Isolasi sosial.
  • Bunuh diri atau kekerasan.

Itulah informasi seputar gangguan emosional yang perlu kamu ketahui. Jika kamu mengalami tanda-tanda gangguan ini, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke psikiater atau psikolog. Kamu bisa membuat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih praktis. Jangan tunda sebelum situasinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Health Grades. Diakses pada 2022. Emotional Symptoms.
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. Mood Disorders.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Mood disorders