• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gastritis Bisa Muncul dari Gejala Maag yang Dianggap Sepele?

Gastritis Bisa Muncul dari Gejala Maag yang Dianggap Sepele?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Jangan anggap sepele gejala maag. Jika tidak ditangani dengan baik, maag bisa muncul secara berulang dalam jangka panjang, dan menyebabkan gastritis kronis. Pada gastritis kronis, peradangan dinding lambung yang muncul secara perlahan dan bisa bertahan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Munculnya gastritis kronis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping obat-obatan tertentu, konsumsi minuman beralkohol berlebihan, riwayat penyakit diabetes atau gagal ginjal, hingga gangguan sistem imun. Untuk tahu lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut ini!

Baca juga: Ini Bedanya Sakit Maag dengan Tukak Lambung

Tanda dan Gejala Gastritis Kronis

Gastritis kronis punya banyak gejala. Pada beberapa orang, gejala bisa saja tidak muncul, atau baru muncul ketika sudah parah. Berikut ini gejala gastritis kronis yang perlu diwaspadai:

  • Sakit perut bagian atas.
  • Sembelit.
  • Perut kembung.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Bersendawa.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan.

Jika kamu mengalami berbagai gejala tersebut, sebaiknya segera gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit, agar bisa menjalani pemeriksaan. Gastritis kronis yang semakin parah dapat membuat lambung kehilangan kemampuan untuk menghasilkan asam. Selain itu, lambung juga mengalami kesulitan untuk menyerap nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin B12.

Diagnosis dan perawatan sesegera mungkin dapat menghentikan gastritis kronis memburuk dan mencegah kondisi medis serius lainnya. Oleh karena itu, bicarakan pada dokter segera untuk bisa mendapatkan penanganan.

Baca juga: Hal-Hal Ini Bisa Terjadi pada Pengidap Maag Kronis

Ketahui Berbagai Penyebab Gastritis Kronis

Gastritis kronis bisa disebabkan oleh banyak hal. Berdasarkan penyebabnya, gastritis kronis terbagi menjadi tiga tipe, yaitu tipe A, B, dan C. Berikut ini penjelasannya:

1.Gastritis Kronis Tipe A

Gastritis kronis tipe ini disebabkan oleh sistem imun yang menghancurkan sel-sel lambung yang sehat. Padahal, seharusnya sistem imun bekerja untuk menjaga sel lambung dari zat asing yang mengancam, seperti kuman.

Namun, pada kondisi tertentu, sistem imun malah keliru dan mengira sel-sel lambung yang sehat sebagai ancaman dan akhirnya menyerangnya. Setelah lambung mengalami peradangan, kondisi ini bisa meningkatkan risiko defisiensi vitamin, anemia, dan kanker.

2.Gastritis Kronis Tipe B

Gastritis kronis tipe ini adalah yang paling umum. Disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori dan dapat menyebabkan ulkus (luka) lambung, ulkus usus, dan kanker. Bakteri tersebut sebenarnya sudah ada di usus dan tidak berbahaya. Namun, jika berkembang biak tanpa kendali, bakteri dapat menyebabkan infeksi lapisan lambung dan usus dua belas jari.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Maag

3.Gastritis Kronis Tipe C

Gastritis kronis tipe ini terjadi akibat iritan kimiawi seperti obat pereda nyeri NSAID atau alkohol. Lama-kelamaan, kondisi ini juga dapat menyebabkan erosi dan perdarahan lapisan lambung.

Selain tiga tipe gastritis kronis tersebut, masih ada jenis lainnya, yaitu giant hypertrophic gastritis, yang dapat terkait dengan defisiensi protein, juga ada eosinophilic gastritis, yang dapat terjadi bersamaan dengan kondisi alergi seperti asma atau eksim.

Selain penyebab yang dijelaskan tadi, gastritis kronis bisa terjadi akibat faktor lain. Misalnya, konsumsi alkohol berlebihan, penyakit tertentu (diabetes dan gagal ginjal), sistem imun yang melemah, stres kronis, pola makan tinggi lemak dan garam, dan kebiasaan merokok.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Chronic Gastritis.
Verywell Health. Diakses pada 2021. What Is Gastritis?
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2021. Definition & Facts for Gastritis & Gastropathy.