• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gastroenteritis Bisa Sebabkan Demam pada Anak

Gastroenteritis Bisa Sebabkan Demam pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Gastroenteritis Bisa Sebabkan Demam pada Anak

Halodoc, Jakarta – Gastroenteritis atau flu perut ternyata tidak hanya dapat menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya dapat mengalami muntah dan diare sebagai gejala awal. Namun, tidak hanya itu, gastroenteritis dapat menyebabkan demam pada anak. Bahkan, demam tinggi yang tidak hilang dalam beberapa hari merupakan tanda bahwa gastroenteritis membutuhkan penanganan tim medis.

Baca juga: Dikenal Sebagai Muntaber, Apa Itu Gastroenteritis?

Gastroenteritis sendiri merupakan salah satu kondisi infeksi yang terjadi pada dinding saluran pencernaan. Meskipun begitu, gastroenteritis yang menimbulkan gejala ringan dapat diatasi secara mandiri di rumah. Namun, perawatan yang dilakukan harus tepat agar tidak terjadi penyebaran dan penularan virus. Mengingat, penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dengan proses penularan yang terbilang sangat mudah. 

Demam Akibat Gastroenteritis Tanda Perlu Penanganan Medis

Gastroenteritis menjadi salah satu penyakit yang sangat rentan terjadi pada anak-anak. Meskipun kondisi ini dikenal dengan nama flu perut, tetapi penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang serupa dengan penyakit flu. Gastroenteritis merupakan penyakit yang menyerang saluran pencernaan, seperti usus dan juga lambung.

Adanya gangguan pada saluran pencernaan menyebabkan anak-anak dengan kondisi ini memiliki gejala khas, seperti muntah dan diare. Biasanya, gejala ini juga akan disertai dengan tanda lain, seperti nyeri otot dan sakit kepala. Tidak hanya itu, kondisi gastroenteritis dapat menyebabkan demam pada anak. Hal ini terjadi akibat adanya iritasi atau infeksi pada dinding saluran pencernaan. 

Segera gunakan aplikasi Halodoc dan tanyakan langsung pada dokter jika anak mengalami demam ringan. Namun, segera kunjungi rumah sakit terdekat jika anak mengalami demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius. Kondisi ini menandakan anak memerlukan penanganan medis dengan tepat. 

Tidak hanya itu, segera perhatikan kesehatan anak jika anak menangis tanpa air mata, muntah cukup banyak dalam waktu beberapa jam, tidak buang air kecil dalam waktu yang cukup lama, dan diare yang disertai darah. Kondisi ini dapat menandakan anak mengalami dehidrasi.

Baca juga: Rotavirus Penyebab Diare pada Bayi, Benarkah?

Inilah Penyebab Gastroenteritis

Sebagian besar kondisi gastroenteritis pada anak-anak disebabkan oleh adanya infeksi virus. Ada dua jenis virus yang dapat menyebabkan kondisi ini, yaitu rotavirus dan norovirus. Namun, melansir Kids Health, tidak jarang gastroenteritis pada anak dapat disebabkan adanya infeksi bakteri. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan munculnya darah pada diare anak.

Lalu, bagaimana penularan dapat terjadi? Virus penyebab gastroenteritis dapat menyebar dan menular melalui kontak langsung dengan pengidap gastroenteritis. Selain itu, virus ini juga dapat menyebar melalui cipratan air liur atau droplets pengidap. Benda-benda yang terpapar virus juga dapat menularkan penyakit ini pada orang lain yang menyentuh barang terkontaminasi.

Untuk itu, sangat penting selalu menjaga kebersihan tubuh serta tangan anak sebagai langkah pencegahan dari paparan virus penyebab gastroenteritis.

Penanganan Gastroenteritis

Gastroenteritis yang menyebabkan gejala ringan, tentunya dapat diatasi melalui perawatan mandiri di rumah. Penanganan utama dari gastroenteritis pada anak yang tergolong ringan dengan memberikan anak cairan secukupnya. Jika anak belum berusia 6 bulan, berikan ASI sebanyak-banyaknya agar kebutuhan cairan dalam tubuh terpenuhi. Namun, jika anak sudah memasuki usia MPASI, ibu dapat berikan air putih.

Baca juga: 3 Gejala Gastroenteritis yang Dapat Terjadi pada Anak

Berikan anak makanan yang lunak dan mudah dikonsumsi serta hindari memberikan anak obat diare yang dijual bebas. Sebaiknya segera kunjungi rumah sakit jika anak menunjukkan gejala dehidrasi. Perawatan medis dilakukan untuk mengatasi dehidrasi yang dialami anak. Penanganan dilakukan untuk mengganti cairan tubuh serta nutrisi yang hilang dengan cairan infus.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Viral Gastroenteritis.
Kids Health. Diakses pada 2020. Gastroenteritis in Children.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. Gastroenteritis in Children.