• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Lambung Bocor yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Lambung Bocor yang Perlu Diketahui

Gejala Lambung Bocor yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 08 September 2021
Gejala Lambung Bocor yang Perlu Diketahui

Lambung bocor bisa menimbulkan gejala yang amat menyakitkan. Pengidapnya dapat mengalami nyeri perut hebat, demam, mual, muntah, panas dingin dan lain-lain. Penting untuk mengenali gejala lambung bocor supaya bisa segera diobati. Pasalnya, kondisi ini berisiko mengancam nyawa jika tak segera ditangani.”

Halodoc, Jakarta – Lambung merupakan organ pencernaan yang sangat vital. Pasalnya, organ yang satu ini berfungsi mengolah makanan yang kamu konsumsi. Ketika mengalami kebocoran, tentu akan ada sejumlah gejala yang menyakitkan. Lambung bocor bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari trauma atau penyakit pencernaan tertentu.

Terbentuknya lubang pada lambung juga berisiko menyebabkan peritonitis. Peritonitis adalah peradangan pada selaput yang melapisi rongga perut. Ini terjadi ketika bakteri, asam lambung atau makanan yang baru dicerna sebagian memasuki rongga perut. 

Lambung bocor termasuk keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan medis segera karena bisa mengancam nyawa pengidapnya. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala lambung bocor.

Baca juga: Nyeri Lambung Tandai Munculnya Ulkus

Kenali Gejala Lambung Bocor

Kebocoran lambung dapat menimbulkan gejala yang tiba-tiba. Gejala yang timbul ini mungkin akan terasa sangat menyakitkan. Berikut gejala lambung bocor yang perlu kamu waspadai:

  • Sakit perut parah.
  • Panas dingin.
  • Demam.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Kelelahan.
  • Urine dan tinja yang lebih sedikit.
  • Sesak napas.
  • Detak jantung meningkat.
  • Pusing.

Apabila kondisi lambung bocor telah berkembang menjadi peritonitis, perut akan terasa sangat nyeri. Nyeri sering memburuk saat seseorang menyentuh atau meraba area tersebut atau saat bergerak. Rasa nyeri umumnya membaik ketika pengidap berbaring diam. Selain nyeri hebat, perut mungkin akan terlihat menonjol keluar dari biasanya dan terasa keras.

Diagnosis dan Pengobatan Lambung Bocor

Dokter perlu melakukan rontgen dada atau perut untuk memeriksa udara di rongga perut. Selain rontgen, dokter juga dapat melakukan CT scan untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik. Tak hanya rontgen dan CT scan, tes darah juga diperlukan untuk:

  • Mencari tanda-tanda infeksi, seperti jumlah sel darah putih yang tinggi.
  • Mengevaluasi kadar hemoglobin.
  • Mengevaluasi elektrolit.
  • Melihat kadar asam dalam darah.
  • Menilai fungsi ginjal.
  • Menilai fungsi hati.

Dalam kebanyakan kasus, pembedahan diperlukan untuk menutup lubang dan mengobati kondisi lambung bocor. Tujuan dari pembedahan adalah untuk memperbaiki masalah anatomi, memperbaiki penyebab peritonitis dan menghilangkan benda asing di rongga perut yang dapat menyebabkan masalah. Contohnya seperti feses, empedu, dan makanan. Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter tidak melakukan operasi dan meresepkan antibiotik saja jika lubangnya tertutup dengan sendirinya.

Baca juga: Jangan Sepelekan 3 Bahaya Akibat Asam Lambung

Waspadai Komplikasi Lambung Bocor

Lambung bocor berisiko mengancam nyawa. Sebab, jika tidak segera ditangani, lambung bocor dapat menyebabkan komplikasi berikut:

  • Sepsis, infeksi bakteri yang mengancam jiwa.
  • Abses di perut.
  • Infeksi luka.
  • Infark usus atau kematian sebagian usus.
  • Ileostomi atau kolostomi permanen.

Selain komplikasi di atas, lambung bocor juga berisiko menyebabkan kegagalan luka. Artinya luka tidak bisa atau tidak sembuh. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko ini meliputi:

  • Malnutrisi, atau pola makan yang buruk.
  • Merokok.
  • Penggunaan alkohol berlebihan.
  • Penyalahgunaan narkoba.
  • Kebersihan yang buruk.
  • Sepsis.
  • Uremia.
  • Kegemukan.
  • Hematoma.
  • Diabetes tipe 2 .
  • Terapi steroid atau penggunaan kortikosteroid, yang merupakan obat antiinflamasi untuk menekan sistem kekebalan tubuh.
  • Penggunaan agen biologis untuk kondisi seperti penyakit Crohn, kolitis ulserativa,rheumatoid arthritis.

Baca juga: Pola Makan Sehat untuk Mencegah Asam Lambung Kambuh

Jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami tanda-tanda lambung bocor. Kini kamu bisa membuat janji rumah sakit terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc sebelum pergi ke rumah sakit. Mudah dan praktis bukan? Download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Gastrointestinal Perforation.
WebMD. Diakses pada 2021. What Is Gastrointestinal Perforation?
Medical News Today. Diakses pada 2021. What to know about leaky gut syndrome