• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Mirip Corona, Kenali Leukemia Limfoblastik Akut

Gejala Mirip Corona, Kenali Leukemia Limfoblastik Akut

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Gejala Mirip Corona, Kenali Leukemia Limfoblastik Akut

Halodoc, Jakarta – Seorang anak laki-laki bernama Cody Lockey (12) dibawa oleh ibunya menuju salah satu rumah sakit di Darlington, County Durham, Inggris untuk menjalani pemeriksaan setelah ia mengalami gejala, seperti demam tinggi, flu, dan nyeri pada beberapa bagian tubuh. Pemeriksaan dilakukan karena sang ibu khawatir anaknya terinfeksi COVID-19. Namun, pemeriksaan menunjukkan hasil yang negatif pada COVID-19. Ternyata baru diketahui bahwa Cody mengalami penyakit leukemia limfoblastik akut.

Baca juga: Leukemia Limfoblastik Akut Menyerang Anak, Ini Cara Menanganinya

Penyakit leukemia limfoblastik akut adalah salah satu jenis kanker darah. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak, meskipun orang dewasa juga masih rentan mengalami hal yang serupa. Beberapa gejala, seperti lemas, pusing, hingga sesak napas menjadi tanda dari adanya penyakit leukemia limfoblastik akut yang hampir serupa dengan gejala COVID-19. Jadi, sebaiknya kenali gejala yang menjadi tanda dari leukemia limfoblastik akut agar dapat mengatasi kondisi ini dengan tepat.

Kenali Gejala Leukemia Limfoblastik Akut

Leukemia limfoblastik akut menjadi salah satu jenis kanker darah yang menyerang sumsum tulang. Penyakit ini dapat berkembang dengan sangat cepat jika tidak segera ditangani dengan tepat. Adanya perubahan mutasi atau genetik sel punca pada sumsum tulang membuat proses pematangan sel darah terganggu. 

Mutasi genetik pada sumsum tulang juga menyebabkan produksi limfosit yang terlalu banyak, sehingga dapat memengaruhi kondisi organ tubuh yang lainnya, seperti kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, dan testis pada pria.

Lalu, gejala apa yang menyerupai COVID-19? Melansir dari American Cancer Society, gejala dapat muncul akibat kekurangan sel darah yang sehat. Gejala dapat berupa, kelelahan, lemas, pusing, sesak napas atau napas yang pendek-pendek, dan kulit yang menjadi lebih pucat. Inilah yang menyebabkan mengapa anak dengan leukemia limfoblastik akut dikhawatirkan terinfeksi virus COVID-19.

Baca juga: 5 Penyebab Leukemia Limfoblastik AKut yang Perlu Diketahui

Padahal, gejala COVID-19 dan leukemia limfoblastik akut memiliki perbedaan yang begitu jelas. Selain beberapa gejala tersebut, pengidap leukemia limfoblastik akut akan mengalami perdarahan pada area gusi, gigi, atau mulut. Infeksi yang tidak kunjung membaik dan munculnya memar pada beberapa bagian tubuh menjadi ciri khas dari adanya gangguan kesehatan pada darah, salah satunya leukemia limfoblastik akut.

Demam menjadi gejala lain dari kondisi ini yang disertai dengan berkeringat pada malam hari, mengalami penurunan nafsu makan yang disertai dengan penurunan berat badan. Segera kunjungi ke rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut ketika anak mengalami beberapa gejala tersebut. Kini pemeriksaan kesehatan lebih mudah menggunakan aplikasi Halodoc, jadi kamu bisa membuat janji dengan dokter sebelum ke rumah sakit. 

Lalu, apa yang menyebabkan pengidap leukemia limfoblastik akut juga mengalami gejala nyeri sendi seperti COVID-19? Hal ini disebabkan karena sel-sel kanker yang menumpuk pada permukaan tulang maupun permukaan sendi sehingga menyebabkan nyeri pada sendi maupun tulang.

Mulai Tes Darah Hingga Tes Genetik

Selain memeriksa gejala yang dialami oleh anak, ada beberapa pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan untuk memastikan leukemia limfoblastik akut pada anak. Tes darah, aspirasi sumsum tulang, pungsi lumbal, dan tes genetik menjadi beberapa pemeriksaan yang akan dilakukan untuk memastikan kesehatan anak.

Melansir dari Mayo Clinic, leukemia limfoblastik akut yang dialami anak dapat diatasi dengan melakukan berbagai pengobatan, seperti kemoterapi, transplantasi sumsum tulang, radioterapi, dan targeted therapy. Leukemia limfoblastik akut pada anak-anak lebih mudah diatasi dibandingkan kondisi serupa yang menyerang orang dewasa.

Baca juga: Mengapa Leukemia Limfoblastik Akut Kerap Menyerang Anak?

Hal ini disebabkan proses pemulihan dipengaruhi oleh faktor lain, seperti jenis leukemia limfoblastik akut, jumlah sel darah putih, dan penyebaran sel kanker dalam tubuh.

Ada beberapa pencegahan yang bisa ibu lakukan untuk meminimalkan risiko leukemia limfoblastik akut jika anak memiliki risiko penyakit ini. Caranya dengan menghindari paparan asap rokok secara langsung maupun tidak langsung dan meningkatkan sistem imun tubuh anak agar tetap dalam kondisi yang optimal.

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Acute Lymphocytic Leukemia in Adults
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Acute Lymphocytic Leukemia
Healthline. Diakses pada 2020. Acute Lymphocytic Leukemia