Gejala Mirip Lupus, Bisa Jadi 5 Jenis Obat Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Gejala Mirip Lupus, Bisa Jadi 5 Jenis Obat Ini Penyebabnya

Halodoc, Jakarta - Lupus adalah kondisi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh  menyerang jaringan dan organ-organ yang sehat. Ternyata, munculnya lupus dipicu oleh konsumsi obat selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Sementara penyakit lupus sendiri dapat merusak ginjal atau paru-paru, lupus yang diinduksi obat jarang mempengaruhi organ utama tubuh. 

Baca Juga: 10 Tanda dan Gejala Lupus, Penyakit yang Diidap Selena Gomez

Biasanya gejala lupus ini berkurang atau hilang dalam beberapa minggu atau bulan setelah kamu berhenti mengonsumsi obat yang diduga memicunya. Lupus yang diinduksi obat umumnya rentan dialami oleh seseorang yang berusia 50 tahun atau lebih.

Jenis Obat yang Dapat Memicu Gejala Lupus

Berikut jenis-jenis obat yang diduga bisa memicu gejala lupus, yaitu:

  • Hydralazine untuk mengobati tekanan darah tinggi;
  • Isoniazid untuk mengobati TBC;
  • Minocycline yang sering digunakan untuk mengobati infeksi dan jerawat;
  • Procainamide untuk mengobati masalah irama jantung;
  • Quinidine untuk mengobati masalah irama jantung.

Tidak semua orang yang menggunakan obat-obatan ini bisa mengembangkan lupus yang diinduksi oleh obat. Munculnya kondisi ini ditentukan berdasarkan usia dan kondisi kesehatan seseorang. 

Ketahui Gejala Lupus yang Diinduksi Obat

Gejalanya sebenarnya mirip dengan lupus pada umumnya, yaitu:

  • Nyeri otot;
  • Nyeri sendi yang terkadang disertai dengan pembengkakan;
  • Demam;
  • Perasaan lelah;
  • Penurunan berat badan;
  • Peradangan di sekitar paru-paru atau jantung yang menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman.

Apabila kamu mengalami gejala di atas, periksakan ke dokter untuk memastikannya. Sebelum periksa, buat janji terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Lewat Halodoc, kamu bisa tahu estimasi waktu bertemu dokter, sehingga enggak perlu ngantre lama-lama.

Baca Juga : Ini Jenis-Jenis Lupus yang Perlu Diketahui

Seberapa Cepat Lupus yang Diinduksi Obat Berkembang?

Gejala mungkin terasa setelah 3 minggu setelah mulai mengonsumsi obat. Tetapi biasanya, dibutuhkan beberapa bulan hingga 2 tahun penggunaan rutin sebelum gejala-gejala di atas muncul. Dilansir dari Lupus.org, bagi orang yang diobati selama 1-2 tahun dengan obat yang berisiko tinggi, sekitar 5% dari mereka yang menggunakan hydralazine dan 20% dari mereka yang menggunakan procainamide akan mengembangkan lupus yang diinduksi oleh obat. 

Dengan sebagian besar obat lain risikonya kurang dari 1% dan biasanya kurang dari 0,1% mereka yang memakai obat lainnya dapat mengembangkan lupus yang diinduksi obat.

Adakah Perawatan untuk Mengobati Kondisi Ini?

Tidak ada pengobatan khusus untuk lupus yang diinduksi obat selain berhenti meminum obat tersebut. Pengidap biasanya mulai membaik dalam beberapa minggu, meskipun perlu waktu lebih lama untuk menghilangkan gejala sepenuhnya. Pada umumnya, lupus yang diinduksi obat tidak memerlukan perawatan lain. Ketika seseorang mulai menggunakan obat itu kembali, gejala kemungkinan besar akan kembali. 

Baca Juga: 10 Fakta Tentang Lupus yang Perlu Diketahui

Dokter biasanya mencari pengganti obat yang menyebabkan masalah. Jika gejalanya sudah parah, dokter dapat mempertimbangkan untuk meresepkan kortikosteroid atau NSAID untuk membantu mengendalikan peradangan. Kortikosteroid topikal juga dapat digunakan pada ruam kulit, jika diperlukan.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. What Is Drug-Induced Lupus?.
Healthline. Diakses pada 2019. Drug Induced Lupus: What Is It and Are You At Risk?.
Lupus Foundation Of America. Diakses pada 2019. What is drug-induced lupus?.