• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Tipes pada Orang Dewasa yang Perlu Diwaspadai
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Tipes pada Orang Dewasa yang Perlu Diwaspadai

Gejala Tipes pada Orang Dewasa yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 15 Desember 2021
Gejala Tipes pada Orang Dewasa yang Perlu Diwaspadai

“Penyakit tipes terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Masalah kesehatan ini sangat rentan terjadi pada orang-orang yang bertempat tinggal di wilayah yang kotor serta kualitas air dan sanitasi yang buruk. Ketahui apa saja gejala tipes pada orang dewasa yang perlu diwaspadai.”

Halodoc, Jakarta – Salmonella typhi yang menjadi penyebab penyakit tipes banyak ditemukan pada makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. Paparan akan segera terjadi setelah kamu mengonsumsi makanan maupun minuman tersebut. Meski begitu, gejala tipes tidak langsung muncul setelah terjadinya paparan. Biasanya, gejala tipes pada orang dewasa baru terlihat setelah bakteri selesai melalui masa inkubasinya.

Masa inkubasi sendiri merupakan waktu antara masuknya bakteri ke dalam tubuh hingga munculnya gejala pertama. Nah, untuk orang dewasa, gejala biasanya baru akan terlihat setelah 7 atau 14 hari dari hari pertama paparan. Waktu munculnya gejala paling lama adalah selama 30 hari. Apabila imunitas tubuh sedang lemah, gejala bisa muncul setelah 3 hari. 

Apa Saja Tanda dan Gejala Tipes pada Orang Dewasa?

Setelah muncul pertama kali, gejala tipes pada orang bisa bisa terjadi selama tiga sampai empat minggu dan bisa saja berlangsung lebih lama. Tingkat keparahannya pun sangat beragam, ada yang merasakan gejala ringan dan ada pula yang merasakan gejala yang lebih berat. 

Namun, tak menutup kemungkinan pula tipes terjadi tanpa adanya gejala. Nah, berikut ini gejala tipes pada orang dewasa yang perlu kamu waspadai:

  • Tubuh Demam
Tubuh Demam

Demam menjadi gejala tipes yang paling sering terjadi pada orang dewasa. Sebenarnya, demam menjadi respon alami tubuh saat adanya paparan infeksi atau peradangan. Proses ini membuat tubuh akan membentuk antibodi, sel darah putih, dan zat baik lain yang dibawa menuju bagian hipotalamus oleh aliran darah untuk membuat suhu tubuh meningkat. 

Umumnya, suhu tubuh akan secara perlahan meningkat pada minggu pertama muncul gejala tipes. Beberapa kondisi menyebutkan demam akan memburuk saat malam hari. Ketika tubuh demam, kamu mungkin akan turut mengeluarkan keringat dalam jumlah lebih banyak dan menjadi lebih sering sakit kepala.

  • Sembelit
Sembelit

Sembelit yang terjadi pada pengidap penyakit tipes disebabkan karena gerakan usus yang mengalami perlambatan karena telah terinfeksi oleh bakteri. Meski begitu, sembelit pun menjadi tanda penyakit tipes yang berhubungan dengan naiknya suhu tubuh. Perlu diketahui bahwa pengidap tipes akan rentan mengalami dehidrasi. 

Padahal, organ usus membutuhkan air dalam jumlah cukup untuk membuat feses lebih lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui dubur. Tubuh yang tidak mendapatkan cukup asupan cairan tidak akan mampu bekerja dengan baik untuk mencerna dan memproses makan menjadi feses. Inilah yang membuat sembelit terjadi saat kamu mengidap tipes.

  • Sakit Perut
Sakit Perut

Ketika bakteri memasuki tubuh dan menginfeksi usus, kamu akan merasakan sakit perut sebagai gejala tipes pada orang dewasa lain yang perlu diwaspadai. Kondisi ini terjadi ketika sel yang berada di bagian dalam lapisan pelindung usus turut terinfeksi oleh bakteri. Akhirnya, usus pun akan mengeluarkan respon terhadap peradangan yang ditandai dengan rasa nyeri. Gejala satu ini juga sering dikaitkan dengan sembelit pada pengidap tipes.

  • Mual dan Muntah
Mual dan Muntah

Peradangan yang terjadi dalam sistem pencernaan akan membuat kamu merasa mual dan muntah. Saat bakteri menginfeksi bagian dinding lambung serta usus, sistem kekebalan tubuh akan memberikan respon dengan mengirim sinyal ke bagian otak untuk memunculkan rasa mual. 

Selanjutnya, otak akan memicu bagian organ pencernaan untuk membuat lebih banyak cairan yang mengakibatkan perut terasa sangat tidak nyaman. Inilah yang membuat kamu mengalami muntah. Jadi, muntah sendiri juga bisa disebut sebagai respons alami tubuh untuk membantu mengeluarkan bakteri dan racun dari saluran pencernaan. 

  • Penurunan Nafsu Makan
Penurunan Nafsu Makan

Gejala lainnya adalah terjadi penurunan nafsu makan. Sistem kekebalan akan merangsang otak untuk merilis suatu senyawa kimia dalam tubuh berupa leptin yang bertugas untuk menurunkan nafsu makan. Sementara itu, kondisi ini juga menjadi cara untuk mencegah masuknya lebih banyak bakteri melalui makanan atau minuman. 

Gejala satu ini biasanya menandakan bahwa tubuh sedang terus berusaha untuk memulihkan diri dari penyakit tipes. Bagi orang dewasa, gangguan kesehatan ini cenderung terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun, pastikan perut tidak kosong, ya. Makan dengan teratur untuk membantu imunitas tubuh bekerja dengan maksimal. 

Nah, itu tadi beberapa gejala tipes pada orang dewasa yang perlu diwaspadai. Jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin jika memang diperlukan supaya segera sembuh. Kamu bisa pesan langsung melalui fitur pharmacy delivery di aplikasi Halodoc. Caranya tentu saja dengan download aplikasi Halodoc di ponselmu.

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2021. Typhoid.
Medical News Today. Diakses pada 2021. What can cause a rash after a fever in toddlers?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Typhoid Fever.