Gejala yang Menandakan Kerusakan pada Jaringan Saraf

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   07 Mei 2021
Gejala yang Menandakan Kerusakan pada Jaringan SarafGejala yang Menandakan Kerusakan pada Jaringan Saraf

Halodoc, Jakarta - Sistem saraf manusia terdiri dari jaringan sel-sel saraf yang bertugas untuk mentransfer impuls dari otak ke seluruh tubuh, agar fungsi organ dapat berjalan dengan baik. Jika sampai terjadi kerusakan jaringan saraf, maka fungsi normal tubuh pun dapat terganggu. Kerusakan jaringan saraf biasanya terjadi akibat cedera, penyakit autoimun, stroke, diabetes, atau efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Ini yang menjadi gejalanya:

Baca juga: Inilah Tanda saat Seseorang Mengalami Gangguan Saraf

1. Sering Sakit Kepala

Jika sering mengalami sakit kepala dan terjadi secara berulang dalam waktu yang lama, bisa jadi kamu terkena occipital neuralgia, yaitu kondisi yang terjadi akibat saraf di leher terjepit. Jadi, pastikan untuk mendapat penanganan yang tepat dari gejala pertama ini, ya.

2. Kebas atau Mati Rasa

Jika kamu merasakan kebas atau mati rasa, kesemutan, atau sensasi rasa terbakar yang menyebar di sekitar tangan dan kaki, terutama di bagian jari-jari, waspadai, ya. Jika sejumlah gejala tersebut dialami saat sedang tidur dan bersifat sementara, hal ini masih relatif wajar. Namun jika kondisi tersebut terjadi secara berulang dalam jangka waktu yang lama, segera periksakan diri di rumah sakit terdekat, ya.

3. Respon Otak Melambat

Saraf sensorik seharusnya memberi tahu otak jika ada hal-hal yang berbahaya bagi tubuh. Berkaitan dengan adanya kerusakan jaringan saraf, saraf sensorik justru tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Contohnya saja, kamu tidak akan menyadari jika mengalami luka bakar, sayatan, atau trauma karena respon otak menuju area sakit melambat.

4. Sulit Bergerak

Kerusakan saraf dapat menurunkan aliran darah ke bagian tubuh tertentu, sehingga kamu merasakan kekakuan yang menyebabkan sulit bergerak. Jika kerusakan saraf terjadi di saraf motorik, maka pengidap bisa saja mengalami kelumpuhan. Gejala ini bisa juga memberikan sinyal jika ada masalah serius yang membutuhkan pertolongan medis segera, seperti stroke.

Baca juga: Mengenal Fungsi Sistem Saraf pada Manusia

5. Kehilangan Keseimbangan

Jika kamu sering merasa hilang keseimbangan atau tersandung, bahkan jatuh secara tiba-tiba, waspadai, ya. Kondisi tersebut bisa jadi pertanda jika ada kerusakan saraf pada tubuh.

6. Nyeri pada Kaki

Nyeri pada kaki akibat kerusakan jaringan saraf ditandai dengan rasa sakit intens, sensasi panas, dan kesemutan yang dimulai dari punggung bagian bawah, dan menjalar ke bagian kaki. Pada beberapa kasus, pengidap bisa saja mengalami linu di panggul. Kondisi tersebut menandakan jika saraf siatik tengah mengalami kerusakan akibat jatuh atau lelang pada tulang belakang.

7. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa menjadi tanda jika kandung kemih tengah mengalami kerusakan. Terlebih jika kamu melahirkan anak secara normal, sekaligus mengidap diabetes. Risiko mengalami kerusakan saraf pada bagian kandung kemih akan semakin tinggi.

8. Keringat Berlebihan

Gejala kerusakan jaringan saraf yang terakhir adalah mengeluarkan keringat berlebihan. Jika kamu sering berkeringat atau bahkan terlalu sedikit berkeringat, bisa jadi ada yang tidak beres dengan saraf di dalam tubuh. Kondisi tersebut menjadi salah satu tanda jika saraf yang membawa informasi dari otak ke kelenjar keringat mengalami gangguan. 

Baca juga: Ternyata, Sistem Saraf Bisa Jadi Penyebab Gangguan Tidur

itulah beberapa gejala kerusakan jaringan saraf yang perlu kamu waspadai. Jika kamu mengalami salah satunya, silahkan diskusikan gangguan tersebut dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan langkah penanganan yang tepat. Jangan sampai terlambat, karena kerusakan jaringan saraf dapat memengaruhi fungsi organ dalam tubuh.



Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Nerve Pain and Nerve Damage.
WebMD. Diakses pada 2021. Nerve Pain Explained.
Prevention. Diakses pada 2021. 8 Signs You Might Have Nerve Damage, According to Doctors.


Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan