• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala yang Menyertai Patah Pergelangan Tangan

Gejala yang Menyertai Patah Pergelangan Tangan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Gejala yang Menyertai Patah Pergelangan Tangan

Halodoc, Jakarta - Berbagai kondisi bisa mengakibatkan terjadinya patah pergelangan tangan, seperti kecelakaan, terpeleset, atau berolahraga. Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang terjatuh dan menggunakan tangan, terutama bagian telapak tangan untuk menyangga tubuh. Sudah pasti, kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan medis. 

Selain kecelakaan kala berkendara atau berolahraga dan jatuh terpeleset, patah pergelangan tangan juga rentan terjadi pada orang-orang yang mengidap osteoporosis, memiliki kebiasaan merokok, mengidap obesitas, kekurangan kalsium dan vitamin D yang membuat tulang menjadi rapuh dan lemah, kelainan genetik, dan mengonsumsi obat tertentu, terutama yang memiliki efek samping penurunan kepadatan tulang. 

Gejala yang Muncul saat Mengalami Patah Pergelangan Tangan

Saat mengalami patah pada pergelangan tangan, kamu akan merasakan nyeri yang hebat disertai dengan pembengkakan dan memar pada bagian pergelangan tangan. Tidak hanya itu, kamu juga akan merasakan kaku pada bagian pergelangan tangan. Gejala lain yang biasanya muncul ketika kamu mengalami kondisi ini, yaitu:

  • Kesulitan menggerakkan jari tangan.
  • Mati rasa.
  • Terjadi perubahan bentuk pada pergelangan tangan, seperti bengkok.
  • Terjadi perdarahan apabila patahan tulang menembus kulit atau merusak jaringan otot.

Baca juga: Patah Pergelangan Tangan, Waspadai Komplikasinya

Saat pergelangan tangan patah, kamu biasanya akan bisa mendengar suara tulang patah, terlebih ketika kamu menggerakkannya. Jika kamu merasakan gejala ini, bahkan dengan nyeri yang hebat, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Agar prosesnya lebih mudah, kamu bisa buat janji di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc.

Namun, gejala tadi tidak selalu menandakan kamu mengalami patah pergelangan tangan, karena jaringan yang robek atau terkilir juga mengindikasikan gejala yang serupa. Namun, kamu tetap harus bertanya pada dokter dan mendapatkan penanganan. Tanya dokter kapan saja juga bisa melalui aplikasi Halodoc.

Diagnosis dan Penanganan Patah Pergelangan Tangan

Agar mendapatkan diagnosis yang tepat, dokter akan menanyakan kronologis terjadinya kondisi yang dialami berikut gejala yang kamu rasakan. Lalu, dokter akan melakukan pemeriksaan pada area terjadinya patahan. Tidak hanya itu, dokter pun akan memeriksa apakah terjadi pembengkakan, luka terbuka, perubahan bentuk, kerusakan saraf, dan kemampuan pergerakan pergelangan tangan. 

Baca juga: Perawatan Rumahan untuk Patah Pergelangan Tangan

Apabila diperlukan, kamu akan disarankan untuk menjalani pemeriksaan medis penunjang guna mengetahui lokasi terjadinya patahan dan tingkat keparahan yang terjadi. Pemeriksaan penunjang bisa dilakukan dengan prosedur MRI, CT scan, atau rontgen.

Sebelum ke rumah sakit, kamu bisa memberikan penanganan pertama saat mengalami patah pergelangan tangan. Batasi pergerakan tangan yang patah agar tulang tidak bergeser dan pemulihan terjadi lebih cepat. Guna mengurangi rasa nyeri, kamu bisa memberikan kompres dingin pada area patahan dan dibantu dengan mengonsumsi obat pereda nyeri. Penanganan untuk patah pergelangan tangan di rumah sakit termasuk: 

  • Pemasangan gips atau bidai jika patah tulang bersifat ringan guna menjaga posisi pergelangan tangan agar tidak terlalu banyak melakukan gerakan.
  • Reposisi tulang, dilakukan jika terjadi pergeseran tetapi tidak terlalu parah. Setelah diperbaiki posisinya, dokter akan memasang gips.
  • Pemasangan pen, jika patah pergelangan tangan bersifat parah guna menstabilkan posisi tulang.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Bedanya Patah atau Keseleo Pergelangan Tangan

Waktu penyembuhan patah pergelangan tangan pada setiap orang tidak sama. Ini bergantung pada usia, tingkat keparahan, dan seberapa parah kerusakan jaringan di area sekitar patahan. Sampai benar-benar sembuh, kamu dianjurkan untuk tidak melepas gips atau bidai dan menunda melakukan aktivitas yang bisa memicu kerusakan lanjutan.

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Broken Wrist/Broken Hand.
American Society for Surgery of the Hand. Diakses pada 2020. Wrist Fractures.
NHS UK. Diakses pada 2020. Broken Arm or Wrist.