Gemar Angkat Beban, Lakukan 3 Cara Ini Biar Puasa Lancar

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Gemar Angkat Beban, Lakukan 3 Cara Ini Biar Puasa Lancar

Halodoc, Jakarta – Ketika kamu berolahraga saat puasa, pada dasarnya memaksa tubuh untuk membuang lemak. Ini dikarenakan proses pembakaran lemak di tubuh dikendalikan oleh sistem saraf simpatik (SNS), dan SNS diaktifkan dengan olahraga dan kekurangan makanan.

Berolahraga dan berpuasa bersama juga menghasilkan peningkatan akut pada stres oksidatif, yang sebenarnya menguntungkan otot. Kamu bisa mendapatkan banyak manfaat yang sama dari puasa dan olahraga dengan berolahraga hal pertama di pagi hari, sebelum sarapan ketika perut kosong.

Jika latihan termasuk angkat berat, penting untuk makan dalam waktu 30 menit setelah latihan, dan makananmu harus mencakup protein asimilasi cepat. Beberapa orang mengalami kesulitan berolahraga tanpa makan sesuatu terlebih dahulu, karenanya sangat penting untuk mengonsumsi makanan berprotein untuk memberikan sensasi kenyang lebih lama, selain meningkatkan stamina tentunya.

Baca juga: Jangan Khawatir Sakit, 6 Manfaat Puasa

Biasanya orang-orang ini lebih sensitif terhadap perubahan kadar gula darah mereka, yang dapat menurun selama 15–25 menit pertama latihan mereka. Penurunan gula darah inilah yang menyebabkan pusing, pingsan, mual, atau pusing. Ini terutama benar jika kamu berolahraga saat puasa.

Tentu saja, sejumlah faktor lain dapat berperan dalam menentukan apakah itu tepat untuk berolahraga sambil berpuasa, seperti usia, kapan terakhir kali kamu makan, apakah kamu sedang hamil, mengonsumsi obat-obatan tertentu, riwayat kesehatan, tingkat kebugaran, dan jenis latihan yang kamu ikuti.

Tips Angkat Beban Saat Puasa

Selain mempertimbangkan waktu untuk melakukan olahraga angkat beban, apakah sebelum sahur, saat puasa, atau setelah berbuka, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan supaya puasa tetap lancar dan bisa terus berolahraga.

  1. Jenis Makanan

Pastinya, kamu harus meningkatkan makanan berprotein supaya tetap memiliki tenaga dan stamina terjaga. Berikut  jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi:

  • Ikan: Ada daftar lengkap manfaat untuk makan ikan, namun hal utama yang harus difokuskan sesuatu yang segar, seperti salmon dan tuna yang mengandung asam lemak omega-3.

  • Telur: Telur adalah penyedia protein yang bagus, kaya vitamin E, D, dan A, sehingga layak dimasukkan ke dalam menu harianmu.

  • Yoghurt: Tinggi kalsium dan protein, serta membantu menjaga otot saat bepergian dengan memberi mereka aliran asam amino.

  • Sayuran Hijau: Bayam, kangkung, chard dan semua makanan lain yang disebut “makanan kelinci”, merupakan  sumber zat besi, serat, vitamin, dan protein.

Baca juga: Kandungan Kopi yang Berbahaya Bagi Orang Berpuasa

  • Air: Minum antara 2 hingga 3 liter air sehari di sela berbuka sampai sahur adalah ideal untuk menghindari dehidrasi.

  1. Ukuran Beban

Ada baiknya kamu mempertimbangkan ukuran barbel yang akan digunakan saat latihan yang disesuaikan dengan staminamu. Tentunya, ada perbedaan stamina saat berpuasa dan tidak berpuasa. Untuk di awal-awal puasa, dimulai dengan berat yang standar baru kemudian seiring kamu sudah terbiasa, baru sedikit demi sedikit menambah kuantitas beban secara perkala.

  1. Variasikan dengan Waktu Istirahat

Pastinya jangan memaksakan diri, ambil beberapa kali jeda dan lagi-lagi sesuaikan dengan stamina serta kondisi fisikmu.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai panduan melakukan olahraga angkat beban saat puasa, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat