• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gerakan Renang yang Aman untuk Ibu Hamil

Gerakan Renang yang Aman untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Halodoc, Jakarta – Nyatanya ibu hamil juga membutuhkan olahraga. Banyak manfaat yang akan dirasakan oleh ibu hamil ketika melakukan olahraga saat hamil. Namun, ibu hamil harus memilih olahraga yang aman dilakukan. Memilih melakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau berenang adalah pilihan terbaik yang bisa dilakukan ibu hamil selama masa kehamilan.

Baca juga: Lebih Rileks dan Sehat dengan Berenang Saat Hamil

Banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh ibu hamil ketika rutin melakukan renang pada masa kehamilan. Berenang nyatanya dapat membantu sistem pernapasan agar lebih teratur dan ibu tidak merasa cepat sesak saat perut ibu bertambah besar. Selain itu, olahraga renang pada masa kehamilan akan menguatkan otot panggul dan otot rahim ibu sehingga akan lebih membuat persalinan ibu semakin lancar. Tidak hanya itu, berenang juga dapat membuat ibu melepaskan penat dan stres yang ibu rasakan selama masa kehamilan.

Sebelum berenang, ibu bisa memilih gerakan-gerakan yang aman untuk dilakukan. Jangan asal pilih, inilah gaya renang dan manfaatnya untuk ibu hamil:

1. Gaya Dada

Gaya dada merupakan salah satu gerakan renang yang aman dilakukan oleh ibu hamil. Selain berenang dengan gaya dada termasuk mudah, gerakan ini juga tergolong sangat minim mengeluarkan energi. Namun meskipun begitu, manfaatnya cukup besar. Dengan melakukan gaya dada, ibu bisa menggerakan otot-otot tangan dan kaki yang memberikan efek peregangan pada kedua bagian tersebut. Saat melakukan gerakan kaki sebaiknya ibu lakukan perlahan. Jangan menyentak atau terlalu kuat saat melakukan gerakan menendang untuk menghindari guncangan pada bayi dalam kandungan.

2. Gaya Bebas

Gaya bebas juga tergolong sebagai gerakan yang aman dilakukan oleh ibu hamil. Pada saat melakukan gaya bebas, ibu bisa melatih pernapasan lebih teratur. Gerakan ini juga sangat aman untuk ibu hamil karena gerakan dari gaya bebas hanya memerlukan gerakan dari tangan dan kaki. Gerakan ini tidak memerlukan gerakan berlebihan pada bagian pinggang maupun perut sehingga sangat aman untuk bayi dalam kandungan.

3. Gaya Punggung

Nah, gaya punggung ini cocok untuk dilakukan pada ibu hamil yang masuk trimester kedua. Manfaat berenang dengan posisi telentang ini akan membuat otot punggung kamu menjadi rileks dan lebih santai. Gerakan tangan yang memutar ke belakang juga bisa melatih otot di bagian tangan, bahu dan punggung. Namun perlu diingat, jika ibu belum begitu mahir dengan gaya punggung, sebaiknya hindari dan pilih gaya renang yang paling ibu bisa lakukan.

Hal yang Perlu Dihindari saat Olahraga Renang

Sebaiknya, ibu hamil menghindari gerakan gaya kupu-kupu pada saat kehamilan. Banyak hentakan di sekitar pinggul dan perut. Tentu hal ini akan membahayakan kondisi bayi dalam kandungan. Tidak hanya itu, gerakan ini juga banyak sekali menguras tenaga otot perut pada saat mengangkat perut dan juga mengambil napas.

Tidak hanya itu, ibu hamil juga tidak boleh melakukan loncat dari pinggir kolam ke dalam kolam. Tentu hal ini akan membahayakan bayi dalam kandungan. Sebaiknya perhatikan sekeliling kolam renang, berhati-hatilah saat berjalan di pinggiran kolam renang agar tidak terjatuh dan membahayakan bayi dalam kandungan.

Baca juga: Ibu Hamil Berenang Perlu Tahu 5 Syarat Ini

Yang terpenting, saat melakukan olahraga renang, sebaiknya ibu berhati-hati dan perlahan. Nikmati setiap gerakan renang yang ibu lakukan agar manfaatnya bisa dirasakan. Tidak ada salahnya untuk konsultasikan dulu pada dokter sebelum melakukan olahraga. Ibu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!