• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gunakan Obat Diabetes untuk Turunkan Berat Badan, Amankah?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gunakan Obat Diabetes untuk Turunkan Berat Badan, Amankah?

Gunakan Obat Diabetes untuk Turunkan Berat Badan, Amankah?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 28 Oktober 2022

“Elon Musk mengaku menggunakan obat diabetes untuk turunkan berat badan. Namun, ada risiko efek samping dari obat ini yang perlu diwaspadai.”

Gunakan Obat Diabetes untuk Turunkan Berat Badan, Amankah?Gunakan Obat Diabetes untuk Turunkan Berat Badan, Amankah?

Halodoc, Jakarta – Setiap cuitan Elon Musk di Twitter selalu mendapat sorotan. Belum lama ini, ia mengungkapkan penggunaan obat diabetes untuk turunkan berat badan, sebagai rahasia tubuh bugarnya. 

Obat yang disebutkannya adalah Wegovy, obat diabetes dengan kandungan semaglutide dosis tinggi. Ia mengaku menggunakan obat ini bersamaan dengan diet puasa, untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan bugar. 

Sebenarnya, obat apa sih Wegovy itu? Apakah obat ini aman digunakan untuk turunkan berat badan? Yuk simak penjelasannya!

Tentang Obat Diabetes untuk Turunkan Berat Badan

Wegovy adalah obat yang awalnya dikembangkan untuk membantu mengelola penyakit diabetes. Di Amerika, U.S. Food and Drug Administration (FDA) telah memberikan izin penggunaan Wegovy sebagai obat pengelola berat badan jangka panjang atau kronis pada orang dewasa.

Namun, biasanya obat ini diresepkan dokter untuk untuk orang obesitas yang memiliki kondisi kronis lainnya terkait berat badan. Seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, atau kolesterol tinggi. Penggunaan obat diabetes ini untuk tujuan penurunan berat badan juga perlu disertai diet rendah kalori dan peningkatan aktivitas fisik. 

Obat ini bekerja dengan cara meniru hormon yang disebut glukagon-like peptide-1 (GLP-1), yang menargetkan area otak yang mengatur nafsu makan dan asupan makanan. Dosis obat harus ditingkatkan secara bertahap selama 16-20 minggu menjadi 2,4 mg sekali seminggu untuk mengurangi efek samping gastrointestinal.

Keamanan dan Risiko Efek Sampingnya

Penting untuk dicatat bahwa Wegovy sebagai obat diabetes untuk turunkan berat badan tidak boleh digunakan dengan agonis glukagon-like peptide-1 (GLP-1) lainnya. Agonist GLP-1 adalah kelompok obat milik Wegovy.

Tidak diketahui apakah obat ini aman atau efektif bila digunakan dengan obat penurun berat badan lainnya. Selain itu juga tidak diketahui apakah obat ini aman untuk orang dengan riwayat pankreatitis (radang pankreas).

Lantas, adakah risiko efek sampingnya? Seperti kebanyakan obat, Wegovy dapat menyebabkan efek samping ringan atau serius. Efek samping obat dapat bergantung pada usia, kondisi kesehatan yang dimiliki, dan obat lain yang sedang diminum.

Oleh karena itu, penting untuk tidak menggunakan obat ini tanpa resep dan pengawasan dari dokter. Sebab, dokter dapat menyarankan cara untuk membantu mengurangi efek samping.

Berikut ini beberapa efek samping ringan yang dapat disebabkan oleh Wegovy:

  • Kembung atau nyeri di daerah perut.
  • Bersendawa.
  • Diare.
  • Pusing.
  • Gas.
  • Sakit kepala.
  • Gangguan pencernaan, mulas, atau penyakit refluks gastroesofagus (GERD).
  • Kelelahan (energi rendah).
  • Flu perut.
  • Muntah.
  • Sembelit.
  • Mual.

Efek samping ringan dari obat diabetes untuk turunkan berat badan ini dapat hilang dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun, jika efek samping terasa semakin mengganggu, bicarakan dengan dokter.

Selain efek samping ringan, ada juga beberapa risiko efek samping serius dari Wegovy. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Masalah kandung empedu, termasuk batu empedu atau peradangan kandung empedu (pembengkakan dan kerusakan).
  • Peningkatan denyut jantung.
  • Gula darah rendah.
  • Pankreatitis.
  • Risiko kanker tiroid.
  • Reaksi alergi.

Itulah pembahasan mengenai obat diabetes Wegovy yang disebut-sebut bisa untuk turunkan berat badan. Karena ada risiko efek sampingnya, jangan gunakan obat ini sembarangan, ya. 

Jika kamu sakit dan mendapat resep obat dari dokter, download Halodoc saja untuk cek kebutuhan medis kamu dengan mudah.

Referensi:
US Food and Drug Administration. Diakses pada 2022. FDA Approves New Drug Treatment for Chronic Weight Management, First Since 2014.
Healthline. Diakses pada 2022. All About Wegovy.
Medical News Today. Diakses pada 2022. Wegovy (Semaglutide).