• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Donor Darah

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Donor Darah

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Mendonorkan darah berarti kamu telah menyelamatkan nyawa orang lain. Tak hanya itu, kamu juga berarti telah berupaya untuk bisa lebih sehat. Sebab, melakukan donor darah secara rutin bisa mendatangkan banyak manfaat kesehatan. 

Namun, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan donor darah. Termasuk persyaratan wajib untuk bisa donor darah, apa yang perlu dilakukan sebelum prosedur, serta setelahnya. Agar lebih memahami apa saja yang perlu diketahui sebelum donor darah, simak pembahasan berikut hingga tuntas, ya!

Baca juga: 5 Alasan Donor Darah Harus Dilakukan Rutin

Syarat Melakukan Donor Darah

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seseorang, untuk bisa melakukan donor darah, yaitu: 

  • Sehat secara jasmani maupun rohani.
  • Berusia minimal 17 dan maksimal 65 tahun.
  • Memiliki berat badan minimal 45 kilogram.
  • Memiliki tekanan darah sistolik minimal 100-170, dan tekanan darah diastolik 70-100.
  • Memiliki kadar hemoglobin antara 12,5 g/dl sampai 17 g/dl.
  • Jarak waktu antar donor donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya, dan maksimal 5 kali dalam 1 tahun.

Jika tidak memenuhi syarat tersebut, kamu tidak bisa melakukan donor darah. Selain tidak memenuhi syarat, kamu tidak bisa mendonorkan darah apabila memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung dan paru-paru, kanker, hipertensi, diabetes mellitus, HIV/AIDS, sifilis, epilepsi, serta sedang atau pernah mengidap hepatitis B dan C. Kamu juga tidak boleh mendonorkan darah jika memakai narkoba atau mengalami kecanduan alkohol.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang membuat kamu boleh melakukan donor darah, tetapi harus menunda atau menunggu beberapa waktu, yaitu:

  • Sedang demam atau flu, tunggu kira-kira 1 minggu setelah sembuh.
  • Setelah cabut gigi, tunggu 5 hari setelah sembuh.
  • Setelah menjalani operasi kecil, tunggu 6 bulan.
  • Setelah menjalani operasi besar, tunggu 1 tahun.
  • Setelah menjalani transfusi darah, tunggu hingga 1 tahun.
  • Setelah ditato, tindik, tusuk jarum, atau transplantasi, tunggu 1 tahun.
  • Setelah melahirkan, tunggu setidaknya 6 bulan.
  • Setelah berhenti menyusui, tunggu hingga 3 bulan.
  • Setelah mengidap malaria, tunggu 3 bulan setelah sembuh.
  • Setelah berkunjung dari daerah endemis malaria, tunggu setidaknya 12 bulan.
  • Jika memiliki kontak dekat dengan pengidap hepatitis, tunggu 12 bulan.
  • Setelah mengidap tifus, tunggu 6 bulan setelah sembuh.
  • Setelah mendapat vaksin, tunggu 8 minggu.
  • Jika mengalami gejala alergi, tunggu 1 minggu setelah sembuh.
  • Jika mengalami infeksi kulit pada daerah yang akan ditusuk jarum, tunggu 1 minggu setelah sembuh.

Baca juga: 9 Orang Ini Enggak Boleh Lakukan Donor Darah

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum dan saat Donor Darah

Ketahuilah risiko bahwa saat melakukan donor darah, volume darah akan menurun. Jadi, penting untuk banyak minum air putih sebelum menjalani donor darah. Kamu bisa mengonsumsi makanan asin kira-kira 12 jam sebelum donor darah, karena setelah darah diambil, kamu akan kehilangan kurang lebih 3 gram garam dari tubuh.

Beberapa hari sebelum donor darah, cukupi kebutuhan zat besi harian, dengan mengonsumsi makanan yang mengandung besi seperti daging sapi, ikan, dan bayam. Jangan lupa untuk tidur dan makan yang cukup, untuk mencegah rasa lemas setelah donor darah.

Lalu, pada hari donor darah, kenakanlah pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat, sehingga memudahkan proses pengambilan darah. Jika sudah biasa mendonorkan darah, kamu mungkin memiliki lengan yang lebih mudah untuk dicari pembuluh darahnya. Informasikan hal tersebut kepada petugas donor. Ingat, jangan terlalu tegang selama proses donor darah berlangsung. 

Baca juga: Ketahui Manfaat Donor Darah Bagi Wanita

Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Donor Darah

Setelah proses donor darah selesai, ada hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu:

  • Rileks dan beristirahat sejenak, setidaknya 10-15 menit setelah selesai donor darah. Kamu bisa mengonsumsi susu dan kudapan yang disediakan oleh petugas donor.
  • Untuk menghindari pembengkakan di bekas tusukan jarum, jangan mengangkat beban berat selama 12 jam setelah donor.
  • Minum air putih yang banyak, terutama 3 hari setelah mendonorkan darah.
  • Jika seorang perokok, sebaiknya jangan merokok dahulu setelah donor darah.
  • Hindari melakukan olahraga berat setidaknya 6 jam setelah mendonorkan darah.
  • Jangan terlalu lama berdiri atau terkena panas 6 jam setelah mendonorkan darah.
  • Hindari konsumsi alkohol setelah donor darah.

Jika mengalami gangguan kesehatan setelah mendonorkan darah, segera informasikan pada petugas donor darah, atau download aplikasi Halodoc untuk membicarakannya pada dokter


Referensi:
Palang Merah Indonesia. Diakses pada 2020. Syarat Untuk Menjadi Donor Darah.
Australian Red Cross Blood Service. Diakses pada 2020. Before and After You Donate Blood.
American Red Cross. Diakses pada 2020. Tips for a Successful Donation.