Hal yang Perlu Diketahui Tentang BPJS

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Hal yang Perlu Diketahui Tentang BPJS

Halodoc, Jakarta – Punya tubuh yang senantiasa sehat pasti menjadi dambaan setiap orang. Pasalnya, dengan tubuh sehat, kamu dapat beraktivitas lebih maksimal dan menyenangkan. Bayangkan jika kamu mengalami pilek, pasti tidak enak rasanya. Kamu akan merasakan ketidaknyamanan karena hidung selalu berair, belum lagi kepala pusing sepanjang waktu. Intinya, hidup sehat pasti membuat kamu lebih produktif.

Meski begitu, tetap saja ada saat ketika imunitas tubuh melemah dan kamu rentan terserang berbagai jenis penyakit. Pada beberapa kondisi, tubuh akhirnya menyerah dan kamu harus bertemu dengan dokter untuk bisa menyembuhkan sakit yang kamu alami.

Kini, membayar biaya kesehatan tidak perlu lagi menggunakan uang sendiri, karena pemerintah telah memberikan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau yang disingkat dengan BPJS Kesehatan. Sebelum menggunakan layanan kesehatan milik negara ini, kamu perlu tahu bagaimana prosedur BPJS.

Mendaftar BPJS

Pertama adalah pendaftaran. Jika kamu seorang pekerja yang menerima upah, maka kamu bisa mendaftar BPJS melalui perusahaan tempat bekerja. Nantinya, kamu dikenakan potongan iuran bulanan dari gaji yang kamu peroleh sebesar 2 persen dari total beban iuran.

Baca juga: 8 Istilah Kesehatan yang Perlu DIketahui Orang Awam

Jika kamu bukan pekerja kantoran atau mendaftar secara mandiri, bisa kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat atau melalui laman resmi BPJS untuk melakukan pendaftaran. Lampirkan salinan KK, KTP, buku tabungan, pasfoto. Nantinya, kamu bisa membayar iuran setiap bulan melalui bank yang bekerja sama atau melalui e-commerce yang bekerja sama dengan BPJS.

Iuran BPJS

Prosedur BPJS berikutnya adalah iuran bulanan. Khusus untuk anggota yang merupakan penerima bantuan atau PBI, iuran bulanan ditanggung oleh pemerintah. Sementara untuk pekerja yang bekerja di kantor atau lembaga pemerintahan, iuran yang dibebankan adalah sebesar 5 persen dengan pembagian 3 persen dibebankan kepada perusahaan, dan 2 persen dibebankan kepada pekerja.

Jumlah iuran yang dibebankan bergantung pada kelas perawatan yang diinginkan. Seperti misalnya, ruang perawatan kelas I dikenai biaya sebesar Rp80 ribu, sementara untuk kelas II adalah sebesar Rp51 ribu, dan kelas III sebesar Rp25.500. Pembayaran harus dilakukan selambatnya tanggal 10 setiap bulannya. Khusus untuk pekerja, pembayaran dilakukan oleh perusahaan pada tanggal tersebut, tetapi pemotongan telah dilakukan bersamaan dengan gaji bulanan yang diterima.

Baca juga: Pakai BPJS, Ketahui 5 Hal Ini Lebih Dulu

Manfaat BPJS

Manfaat dari menggunakan BPJS adalah kamu akan mendapatkan berbagai fasilitas kesehatan, seperti pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pelayanan yang termasuk adalah administrasi, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi, pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium, transfusi darah, hingga rawat inap untuk tingkat pertama.

Selain itu, biaya rawat jalan kamu akan ditanggung oleh layanan kesehatan milik negara ini. Rawat jalan ini termasuk pula pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi, pelayanan obat, rehabilitasi medis, pelayanan darah, pelayanan pengobatan dan bahan medis habis pakai, hingga tindakan medis spesialistik yang sesuai dengan indikasi medis. Ada pula rawat inap, yang termasuk adalah rawat inap non intensif, perawatan inap di ruang intensif dan pelayanan kesehatan lain yang ditetapkan oleh menteri.

Baca juga: Begini Cara Cek Kesehatan Pakai BPJS

Itu tadi hal yang perlu kamu tahu seputar prosedur BPJS. Jika kurang jelas, kamu bisa langsung mengakses website resmi BPJS. Selain itu, sekarang beli obat dan cek lab juga lebih mudah dengan adanya aplikasi Halodoc. Segera download aplikasi Halodoc di ponsel kamu ya!