• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal yang Terjadi Jika Tubuh Terpapar Benzena
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal yang Terjadi Jika Tubuh Terpapar Benzena

Hal yang Terjadi Jika Tubuh Terpapar Benzena

2 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 26 Oktober 2022

“Benzena merupakan bahan kimia bertekstur cair dan tidak berwarna. Dampaknya akan tergantung pada jumlah, jangka waktu dan daya tahan tubuh orang.”

Hal yang Terjadi Jika Tubuh Terpapar BenzenaHal yang Terjadi Jika Tubuh Terpapar Benzena

Halodoc, Jakarta – Benzena merupakan bahan kimia bertekstur cair dan tidak berwarna. Namun, warnanya bisa berubah menjadi kuning muda ketika berada di dalam suhu ruang. Bahan kimia ini memiliki aroma manis dan mudah terbakar. 

Senyawa ini mudah menguap ketika terpapar langsung dengan udara. Uap ini mudah larut dan mengapung di atas air. Paparan uap secara berulang ini yang menyebabkan gangguan pada kesehatan.

Benzena terbentuk dari proses alam dan aktivitas manusia. Sumber alaminya terdapat pada lava gunung berapi dan kebakaran hutan. Kandungannya juga ada di dalam minyak mentah, bensin dan asap rokok.

Zat kimia ini bisa masuk ke dalam tubuh lewat asap tembakau, knalpot kendaraan, pompa bensin dan emisi industri. Di dalam ruangan, kadarnya terdapat pada cat, lilin furniture, detergen dan lem.

Dampaknya Bagi Tubuh

Benzena adalah bahan kimia yang berpotensi membahayakan. Paparan tingkat tinggi bisa berdampak pada kesehatan dalam jangka pendek dan panjang. Adapun gangguan yang muncul pada tubuh, yakni:

Efek Jangka Pendek

Menghirup benzena dalam dosis tinggi berdampak pada sistem saraf. Kondisi ini  menyebabkan kantuk, pusing, sakit kepala, tremor, kebingungan dan/atau tidak sadarkan diri. 

Dampaknya juga bisa muncul akibat mengkonsumsi makanan atau cairan yang terkontaminasi dengan benzena. Ini menyebabkan muntah, iritasi lambung, pusing, mengantuk, kejang dan peningkatan detak jantung. 

Dalam kasus ekstrim, menghirup atau menelan benzena bisa berdampak pada kematian. Sementara paparan cairan atau uapnya berisiko berisiko mengiritasi kulit, mata dan tenggorokan.

Efek Jangka Panjang

Paparan jangka panjang benzena berisiko merusak sumsum tulang, yakni bagian dalam tulang tempat sel darah baru diproduksi. Ini dapat mengakibatkan:

  • Anemia akibat menurunnya jumlah sel darah merah dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan pengidap merasa lemah, lelah dan tampak pucat.
  • Penurunan jumlah sel darah putih. Kondisi ini dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Bahkan, bisa mengancam jiwa.
  • Penurunan jumlah trombosit darah. Kondisi ini dapat menyebabkan memar dan pendarahan berlebihan.

Paparan jangka panjang benzena juga berisiko membahayakan organ reproduksi. Kondisi ini ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur dan penyusutan ukuran ovarium.

Guna mencegah dampak yang disebutkan, disarankan untuk menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah. Dampaknya tidak selalu sama, ini tergantung pada jumlah, jangka waktu dan daya tahan tubuh setiap orang.

Agar daya tahan tubuh tetap prima, disarankan untuk mengubah pola hidup jadi lebih sehat. Salah satu caranya dengan mengonsumsi multivitamin. Untuk mendapatkannya, silakan download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Facts About Benzene.
American Cancer Society. Diakses pada 2022. Benzene and Cancer Risk.
INSIDER. Diakses pada 2022. FDA releases list of dry shampoo products that may contain a chemical linked to blood cancer, and are being recalled.