• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal yang Terjadi pada Tubuh Pria saat Alami Ejakulasi Dini

Hal yang Terjadi pada Tubuh Pria saat Alami Ejakulasi Dini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Hal yang Terjadi pada Tubuh Pria saat Alami Ejakulasi Dini

Halodoc, Jakarta - Berhubungan intim menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri untuk meningkatkan hubungan dalam rumah tangga. Namun, bagaimana jika suami mengalami ejakulasi dini? Kondisi ini terjadi ketika seorang pria mengeluarkan sperma terlalu cepat saat melakukan hubungan intim.

Baca juga: Pria Harus Tahu, Ini Mitos dan Fakta Ejakulasi Dini

Sesekali mengalami ejakulasi dini, tentunya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika ejakulasi dini terjadi cukup sering hingga mengganggu hubungan rumah tangga, tidak ada salahnya lakukan pemeriksaan agar segera ditangani dengan tepat. Ada berbagai penyebab yang memicu seorang pria alami ejakulasi dini. Untuk itu, tidak ada salahnya ketahui hal yang terjadi pada tubuh saat pria mengalami ejakulasi dini!

Inilah yang Terjadi pada Tubuh Ketika Mengalami Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan kondisi di mana seorang pria akan mengeluarkan sperma lebih cepat saat berhubungan intim. Meskipun tidak ada waktu pasti yang menentukan kapan seorang pria perlu melakukan ejakulasi, tetapi ejakulasi dini terkadang membuat pasangan belum merasakan kepuasan seksual bagi dirinya sendiri maupun pasangan.

Lalu, apa yang terjadi pada tubuh ketika mengalami ejakulasi dini? Ejakulasi yang dialami oleh pria dikendalikan oleh sistem saraf pusat. Ketika pria dirangsang secara seksual, sinyal akan dikirim menuju otak. Saat pria menikmati rangsangan seksual tersebut, dari otak sinyal akan dikirim menuju organ reproduksi. Setelah itu, terjadilah ejakulasi.

Namun, pada pengidap ejakulasi dini, kondisi ini akan terjadi sedikit berbeda. Pengidap ejakulasi dini mengalami ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi lebih dari satu menit setelah penetrasi. Bukan hanya saat melakukan penetrasi, kondisi ejakulasi dini pun kerap terjadi saat melakukan masturbasi.

Baca juga: Ejakulasi Dini, Masalah Kesehatan atau Emosional?

Kenali Penyebab Ejakulasi Dini pada Pria

Ejakulasi dini karena adanya gangguan emosional, seperti stres, depresi, rasa cemas, hingga perasaan bersalah menjadi kondisi yang cukup umum terjadi. Tidak hanya itu, adanya gangguan dalam hubungan rumah tangga, hingga menurunnya rasa percaya diri dalam tubuh menjadi alasan lain mengapa kondisi ini kerap terjadi.

Jika kondisi ini hanya terjadi sesekali, sebaiknya jangan khawatir. Kamu bisa gunakan Halodoc dan bertanya langsung pada dokter mengenai kondisi kesehatan yang kamu alami. Namun, jika kondisi ini terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama dan mengganggu kehidupan rumah tangga hingga gangguan mental, sebaiknya lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat.

Ejakulasi dini dapat menjadi kondisi yang berkaitan langsung dengan disfungsi ereksi. Dengan begitu, kamu dapat melakukan perawatan dan pengobatan dengan tepat.

Lakukan Ini untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

Tidak ada salahnya untuk berbagi keluhan mengenai kondisi seksual yang kamu hadapi dengan pasangan. Dengan mendapatkan dukungan dari pasangan, kondisi ini akan membuat kamu lebih nyaman dan tenang. Kondisi ini akan membuat tingkat stres menjadi lebih rendah atau menurun. 

Melakukan pengobatan yang disarankan oleh dokter juga menjadi cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini. Pengobatan menggunakan beberapa jenis obat-obatan hingga konseling pada psikiater atau psikolog menjadi pilihan yang bisa kamu lakukan.

Selain itu, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan di rumah:

  1. Kamu bisa menggunakan kondom yang cukup tebal untuk mengurangi sensitivitas dari Mr.P saat melakukan penetrasi.
  2. Tidak ada salahnya untuk berhenti sebentar saat kamu mulai terangsang dan mengalami ejakulasi dini.

Baca juga: Begini Cara Alami Mengobati Ejakulasi Dini

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi ejakulasi dini di rumah. Tentunya, cara itu akan lebih efektif jika dilakukan bersama dengan pengobatan yang disarankan oleh dokter.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2021. Premature Ejaculation.
Urology Care Foundation. Diakses pada 2021. Premature Ejaculation.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Premature Ejaculation.
National Health Service. Diakses pada 2021. Ejaculation Problems.