05 March 2019

Harus Coba! Ini Pola Makan Sehat untuk Cegah Trombositosis

Harus Coba! Ini Pola Makan Sehat untuk Cegah Trombositosis

Halodoc, Jakarta - Trombositosis adalah gangguan pada tubuh ketika memproduksi terlalu banyak trombosit, yaitu partikel darah yang diproduksi di sumsum tulang. Trombosit berfungsi untuk pembentukan gumpalan darah. Apabila trombositosis yang terjadi disebabkan oleh infeksi, kondisi tersebut disebut dengan trombositosis reaktif atau trombositosis sekunder.

Selain itu, apabila trombositosis yang terjadi tidak memiliki kondisi yang mendasarinya, hal tersebut disebut dengan trombositosis primer atau trombositosis esensial. Hal ini dapat disebabkan oleh penyakit pada darah dan/atau pada sumsum tulang.

Apabila dokter mendeteksi kamu mengidap trombositosis melalui hasil tes darah, artinya tingkat trombosit kamu terlalu tinggi. Apabila sudah dipastikan kamu mengidap trombositosis, penting untuk menentukan apakah kelainan yang menyerang kamu termasuk dalam trombositosis reaktif atau trombositosis esensial. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui langkah selanjutnya yang dapat diambil untuk menanggulangi penyakit tersebut.

Trombosit dalam darah takarannya sangat kecil pada total volume darah. Fungsi trombosit yang berguna untuk mencegah perdarahan terjadi dengan cara menggumpalkan darah. Apabila trombositosis terjadi, darah menjadi mudah untuk menggumpal, sehingga dapat menyebabkan masalah yang fatal, seperti stroke atau masalah pada jantung.

Baca Juga: Inilah Pengobatan yang Tepat bagi Pengidap Trombositosis

Pola Makan Sehat untuk Cegah Trombositosis

Terdapat beberapa pola makan sehat yang dapat berguna untuk mencegah terjadinya trombositosis. Pola makan yang dapat kamu lakukan adalah:

1. Banyak Mengonsumsi Bawang Putih Mentah

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya trombositosis adalah dengan mengonsumsi bawang putih mentah. Hal tersebut dapat mengurangi jumlah trombosit dalam darah. Bawang putih yang dikonsumsi secara mentah mengandung senyawa yang disebut "allicin" yang dapat memengaruhi tubuh untuk memproduksi trombosit, sehingga jumlah trombosit dalam darah tetap seimbang.

2. Mengonsumsi Ginkgo Biloba

Salah satu hal yang dapat mencegah terjadinya trombositosis adalah dengan mengonsumsi ginkgo biloba. Hal tersebut dikarenakan kandungan dari ginkgo biloba dapat mengurangi kekentalan darah. Kandungan dari ginkgo biloba, yaitu terpenoid, dapat mengurangi kekentalan darah dan mencegah pembentukan gumpalan. Selain itu, asupan tersebut juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu melarutkan gumpalan darah.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Seseorang Dapat Terkena Trombositosis

3. Mengonsumsi Buah Delima

Cara mencegah trombositosis lainnya adalah dengan memperbanyak asupan buah delima. Kandungan dari buah tersebut mempunyai efek anti-platelet dari polifenol yang dapat mengurangi produksi trombosit tubuh dan mencegah pembekuan trombosit yang ada. Kamu dapat mengonsumsi buah delima secara langsung, dibuat jus, atau menambahkan ekstrak delima ke masakan kamu.

4. Banyak Mengonsumsi Makanan Laut

Mengonsumsi makanan laut yang kaya akan omega-3 dapat menghambat produksi trombosit. Asam lemak omega-3 dapat memengaruhi aktivitas trombosit, mengencerkan darah, dan mengurangi kemungkinan pembekuan darah. Kandungan tersebut terdapat pada makanan seperti tuna, salmon, kerang, sarden, dan kerang. Cukupkan asupan makanan laut dengan 2 hingga 3 porsi per minggu untuk memenuhi kandungan omega-3.

5. Mengonsumsi Buah dan Sayuran

Mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung "salisilat" dapat membantu tubuh untuk mengencerkan darah. Buah dan sayuran yang mengandung zat tersebut juga dapat mencegah pembekuan darah. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu tubuh untuk mempertahankan jumlah trombosit yang normal. Sayur-sayuran yang kaya akan salisilat adalah mentimun, jamur, dan lobak. Lalu, buah-buahan yang mengandung zat tersebut adalah beri, ceri, kismis, dan jeruk.

Baca Juga: 5 Makanan Untuk Dikonsumsi Ketika Terkena Trombositosis

Itulah pola makan sehat untuk mencegah trombositosis. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan ini, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya adalah dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!