Harus Tahu, 12 Gejala Umum Kanker Limfoma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
gejala kanker limfoma

Halodoc, Jakarta - Limfoma merupakan sejenis kanker yang menyerang sel limfosit. Sel limfosit sendiri merupakan sel darah putih yang membentuk sistem kekebalan tubuh. Pada pengidap kanker limfoma, sel-sel limfosit ini akan tumbuh dan berkembang secara tak terkendali. Akibatnya, tumor akan tumbuh dan berkembang menjadi kanker. Pertumbuhan yang abnormal ini akan menghambat kerja sel darah putih sebagai pelindung tubuh dari infeksi dan berbagai macam penyakit.

Baca juga: Kenali Gejala Kanker Limfoma pada Anak

Limfoma dapat tumbuh pada bagian tubuh manapun, karena kelenjar getah bening sendiri tersebar di seluruh bagian tubuh. Jika sel-sel ini berkembang dan menyebar ke seluruh tubuh, maka dapat memengaruhi organ tubuh lain. Akibatnya, kanker akan tumbuh. ketahui gejala umum dari kanker limfoma, agar kamu dapat segera melakukan penanganan dengan tepat.

Harus Tahu, Gejala Umum Kanker Limfoma 

Gejala awal yang menjadi gejala utama pada pengidap kanker limfoma adalah munculnya benjolan pada leher dan ketiak. Benjolan ini tidak terasa nyeri. Bahkan, benjolan dapat muncul pada area tertutup, seperti selangkangan. Benjolan bukan satu-satunya gejala yang muncul, gejala lainnya meliputi:

  1. Pengidap akan sering berkeringat pada malam hari.

  2. Pengidap akan selalu merasa kelelahan.

  3. Pengidap akan mengalami demam tinggi dan menggigil

  4. Pengidap akan sering mengalami infeksi.

  5. Pengidap akan mengalami batuk yang tak kunjung sembuh.

  6. Pengidap akan mengalami penurunan berat badan tanpa sebab.

  7. Pengidap akan mengalami penurunan nafsu makan.

  8. Pengidap akan mengalami gatal di sekujur tubuh.

  9. Pengidap akan mengalami pembengkakan pada perut.

  10. Pengidap akan mengalami gangguan pernapasan.

  11. Pengidap akan mengalami pendarahan dengan volume darah yang berlebihan, seperti saat sedang haid atau mimisan.

  12. Pengidap akan mengalami sakit pada dada.

Baca juga: Perbedaan dari Limfoma Hodgkin dan Non-Hodgkin yang Perlu Diketahui 

Jika muncul sejumlah gejala, sebaiknya segera periksakan diri di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Penanganan yang tepat akan menghindarimu dari komplikasi kanker limfoma yang dapat membahayakan nyawa. Perlu diketahui bahwa memiliki benjolan di area tubuh tertentu tidak selalu gejala dari kanker limfoma, pemeriksaan dini diperlukan untuk mendiagnosis secara pasti apa yang sedang kamu alami.

Faktor Risiko yang Jadi Pemicu Kanker Limfoma

Mulanya, kanker limfoma terjadi ketika adanya mutasi genetik pada sel-sel limfosit. Namun, sampai saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti dari mutasi genetik tersebut. Meski begitu, beberapa faktor risiko dapat menjadi pemicu terjadinya kondisi ini. Beberapa faktor risiko tersebut, meliputi:

  • Sebagian besar pengidap kanker limfoma berusia di atas 60 tahun.

  • Seseorang yang pernah terpapar virus Epstein-Barr atau EBV.

  • Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah.

  • Seseorang dengan kelebihan berat badan.

Baca juga: Ketahui Cara Pencegahan Terserang Penyakit Limfoma

Ketika kamu memiliki salah satu faktor risikonya, tak perlu takut memeriksakan diri ke dokter. Sebaiknya, sebelum kamu mengalami sejumlah faktor risikonya, kanker limfoma dapat dicegah dengan sejumlah upaya berikut ini:

  • Menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap baik.

  • Mencegah paparan infeksi virus, seperti virus Epstein-Barr atau EBV.

  • Melakukan diet sehat dengan mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang.

  • Menghindari paparan senyawa kimia berbahaya.

  • Melakukan hubungan seksual dengan menggunakan kondom.

  • Ketika terkena penyakit infeksi, atasi penyakit dengan tepat dan cepat.

Pencegahan yang dilakukan akan menghindarimu dari kanker limfoma yang berbahaya. Jika kamu menemukan sejumlah gejalanya, jangan asal mendiagnosa, ya. Lebih baik temui ahlinya, agar penyakit yang kamu alami dapat diatasi dengan baik. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan di mana pun kamu berada.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. What is Lymphoma?
Healthline. Diakses pada 2019. Everything You Need to Know About Lymphoma.