• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Harus Tahu, Apakah Bipolar Bisa Disembuhkan Total?

Harus Tahu, Apakah Bipolar Bisa Disembuhkan Total?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Harus Tahu, Apakah Bipolar Bisa Disembuhkan Total?

Halodoc, Jakarta – Penyakit bipolar tidak bisa disembuhkan total dan merupakan penyakit seumur hidup. Namun, dengan pengelolaan yang baik melalui pengobatan dan terapi, penyakit bipolar bisa ditangani.

Pengidap penyakit bipolar juga perlu menghindari stres, mempertahankan pola tidur, makan makanan yang sehat, dan olahraga yang teratur. Informasi selengkapnya mengenai penyakit bipolar dan penanganannya bisa dibaca di sini!

Bagaimana Bipolar Disembuhkan

Tanpa pengobatan, gangguan bipolar dapat menyebabkan episode mood yang tidak biasa. Mulai dari periode tinggi yang disebut episode manik, dan periode rendah atau episode depresi. Selama episode manik, pengidap bipolar akan merasa bahagia, memiliki banyak energi, dan sangat mudah bergaul. 

Baca juga: Kenali Fase Gejala Gangguan Bipolar

Dan sebaliknya selama episode depresi, orang tersebut mungkin merasa sedih, memiliki energi rendah, dan menarik diri secara sosial. Orang sering bertanya apakah gangguan bipolar dapat disembuhkan, dan jawaban singkatnya adalah tidak. 

Meskipun gangguan bipolar tidak dapat disembuhkan, orang dengan kondisi ini dapat mengalami periode yang lama tanpa gejala. Dengan pengobatan dan pengelolaan diri yang berkelanjutan, pengidap bipolar dapat mempertahankan suasana hati yang stabil untuk waktu yang lama. Selama interval pemulihan ini, mereka mungkin memiliki sedikit atau tanpa gejala.

Setiap pengidap bipolar memiliki pengalaman yang berbeda tentang kondisi dan pengobatannya. Jika seseorang terus mengalami gejala meskipun telah diobati, penting untuk tidak menyalahkan orang tersebut tetapi terus mencari cara untuk meningkatkan teknik pengobatan. Perlu diingat episode mood yang berulang sering terjadi pada banyak orang dengan kondisi bipolar.

Informasi selengkapnya mengenai penanganan penyakit bipolar bisa ditanyakan langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: Pengaruh Mood Disorder pada Hubungan Asmara

Pengobatan untuk Pengidap Bipolar

Ada banyak pilihan pengobatan untuk gangguan bipolar. Setiap orang dengan gangguan bipolar mungkin merespons pengobatan yang berbeda, dan biasanya memerlukan kombinasi pengobatan yang unik.

Kombinasi pengobatan dan terapi bicara adalah yang paling efektif. Obat-obatan umum termasuk:

1. Penstabil suasana hati, seperti litium.

2. Antipsikotik atipikal, seperti quetiapine, yang dapat mengobati episode manik dan depresi serta membantu menjaga suasana hati yang stabil.

3. Antidepresan, meskipun tidak semua orang dengan gangguan bipolar merespons dengan baik terhadap antidepresan. Obat ini dapat memicu episode manik pada beberapa orang.

Jenis terapi bicara yang dapat membantu seseorang mengelola gangguan bipolar meliputi:

1. Psikoedukasi.

2. Terapi perilaku kognitif (CBT).

3. Remediasi fungsional.

4. Psikoterapi yang berfokus pada keluarga.

5. Terapi ritme interpersonal dan sosial.

6. Manajemen perawatan terintegrasi.

Jenis terapi bicara yang paling efektif berbeda-beda untuk setiap orang. Seseorang dengan gangguan bipolar dapat mendiskusikan semua pilihan ini dengan dokter mereka untuk memutuskan perawatan mana yang paling cocok untuk mereka.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Gangguan Bipolar

Berpegang pada rencana pengobatan dapat mengurangi keparahan dan kekambuhan episode suasana hati. Strategi manajemen diri dapat mencakup:

1. Menciptakan keseimbangan kehidupan kerja yang baik.

2. Membangun hubungan yang positif.

3. Makan makanan yang sehat.

4. Sering berolahraga.

5. Cukup tidur.

Dukungan interpersonal dan perawatan diri dapat meningkatkan pemulihan dengan meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Rasa takut akan perubahan suasana hati dapat mengurangi kemampuan seseorang untuk menahannya.

Memang, perubahan suasana hati karena gangguan bipolar mungkin tidak selalu dapat dihindari. Namun, seiring waktu, seseorang mungkin menjadi lebih baik dalam mengenali tanda-tanda awal perubahan suasana hati dan mengembangkan strategi untuk mengurangi efeknya.

Strategi seperti yoga, mindfulness, dan meditasi dapat membawa lebih banyak kesadaran pada perubahan suasana hati. Aktivitas perawatan diri, termasuk mandi, membaca, mendengarkan musik, atau menulis jurnal, juga dapat membantu perubahan suasana hati yang moderat sebelum meningkat.


Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. Is there a cure for bipolar disorder?
Healthline. Diakses pada 2020. Please Stop Believing These 8 Harmful Bipolar Disorder Myths