• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Haruskah Sakit Tenggorokan Berulang ke Dokter Spesialis THT?

Haruskah Sakit Tenggorokan Berulang ke Dokter Spesialis THT?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Haruskah Sakit Tenggorokan Berulang ke Dokter Spesialis THT?

“Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Meskipun kondisi ini dapat ditangani dengan perawatan mandiri, tetapi sebaiknya kunjungi dokter spesialis THT saat sakit tenggorokan terjadi secara berulang dan menunjukkan beberapa gejala yang memburuk pada kesehatan”

Halodoc, Jakarta – Mengalami sakit tenggorokan tentunya membuat pengidapnya merasakan kondisi yang tidak nyaman. Selain tenggorokan yang terasa nyeri, kondisi ini juga kerap menyebabkan pengidapnya mengalami batuk, demam ringan, hingga nyeri otot.

Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi sakit tenggorokan juga akan disesuaikan dengan penyebabnya. Lalu, perlukah sakit tenggorokan yang berulang mendapatkan penanganan dari dokter spesialis THT? Yuk, simak ulasannya dalam artikel ini!

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan?

Kenali Penyebab Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai penyebab. Mulai dari infeksi virus hingga infeksi bakteri. Ada berbagai jenis virus yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit tenggorokan, seperti virus influenza, virus mononucleosis, hingga virus yang menyebabkan penyakit campak dan gondongan.

Sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Berbagai jenis bakteri dapat menyebabkan sakit tenggorokan, tetapi umumnya kondisi ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes. Bakteri jenis ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit strep throat.

Selain bakteri dan virus, sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh pemicu lainnya, seperti:

  1. Alergi terhadap bulu hewan, debu, hingga tanaman.
  2. Cuaca yang kering.
  3. Terpapar iritan, seperti polusi udara atau asap rokok.
  4. Ketegangan otot akibat terlalu banyak berbicara atau berteriak.
  5. Memiliki riwayat GERD.
  6. Memiliki daya tahan tubuh yang rendah.

Itulah beberapa penyebab sakit tenggorokan. Tidak ada salahnya kenali beberapa gejala yang dialami oleh pengidap sakit tenggorokan agar kondisi ini dapat ditangani dengan baik.

Baca juga: Ini Bedanya Sakit Tenggorokan Biasa dengan Gejala COVID-19

Sakit Tenggorokan dan Dokter Spesialis THT

Rasa nyeri pada tenggorokan khususnya saat menelan menjadi gejala utama dari sakit tenggorokan. Selain itu, tenggorokan akan terasa lebih kering dan gatal sehingga dapat menyebabkan pengidap sakit tenggorokan mengalami batuk, suara yang menjadi lebih berat atau serak, hidung berair, nyeri yang semakin parah ketika berbicara, dan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening pada area leher.

Umumnya, sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus dapat pulih dengan melakukan perawatan yang tepat di rumah. Namun, jika sakit tenggorokan terjadi secara berulang, tidak ada salahnya untuk mengunjungi dokter spesialis THT dan melakukan pemeriksaan terkait keluhan kesehatan yang kamu alami. 

Apalagi jika gejala semakin memburuk dan menyebabkan pengidap sakit tenggorokan kesulitan bernapas, kesulitan menelan, sakit tenggorokan berlangsung lebih dari seminggu, menyebabkan gangguan pada telinga, demam tinggi, muncul ruam kemerahan, terdapat darah pada dahak yang dikeluarkan, dan pembengkakan pada area wajah.

Tidak perlu repot, kini kamu bisa membuat janji di rumah sakit pilihan menggunakan Halodoc. Dengan begitu, pemeriksaan yang kamu lakukan dapat berjalan lebih cepat tanpa antre. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Pengobatan dan Perawatan Sakit Tenggorokan

Pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan penyebab sakit tenggorokan yang kamu alami. Jika kamu sakit tenggorokan disebabkan oleh bakteri, biasanya dokter akan meresepkan obat antiobiotik untuk dihabiskan agar bakteri yang menginfeksi benar-benar hilang.

Baca juga: Cara Tepat Memilih Obat Radang Tenggorokan Berdasarkan Penyebabnya

Namun, untuk sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus biasanya akan reda dengan perawatan yang tepat dalam waktu 5–7 hari. Pengobatan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus tidak membutuhkan antibiotik, tetapi sebaiknya perhatikan asupan makanan yang kamu konsumsi agar kondisi imun tubuh kembali meningkat. Dengan begitu, kondisi kesehatan dapat kembali membaik.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. Sore Throat.

Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Sore Throat.

Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Sore Throat.